Destinasi kuliner baru di Senayan Park
Langit Nusantara adalah destinasi bersantap di Senayan Park yang menyatukan 38 tenant kuliner khas berbagai daerah dengan pilihan ruang indoor dan outdoor di tepi danau. Resmi dibuka pada Jumat, 30 Oktober 2026, tempat ini menempati area lebih dari 600 meter persegi di lantai satu. Pembukaannya diresmikan CEO Lippo Malls Indonesia Henry Riady, didampingi Mal Director Senayan Park Josef N.A. Lumbantobing. Daya tariknya bukan sekadar banyaknya gerai: suasana tepi danau memberi alasan untuk datang dan menikmati waktu, bukan hanya mengambil makanan lalu pergi. Bagi pencari kuliner Senayan Park dengan latar yang berbeda dari suasana mal biasa, Langit Nusantara menawarkan kombinasi yang terasa tepat untuk makan bersama keluarga, bertemu teman, atau mengadakan pertemuan informal.
Ragam rasa Nusantara dalam satu area
Dengan 38 tenant, pilihan menjadi kekuatan utama Langit Nusantara. Tema pembukaannya, “Jelajah Rasa Nusantara”, menghadirkan hidangan dari sejumlah daerah dan memberi pengunjung banyak alasan untuk kembali mencoba menu lain. Di antara tenant kuliner Nusantara yang disebutkan adalah Bakmi Kepiting Oukie Since 1948, Mie Balap Wahidin Medan, Es Podeng Daplun Since 1980, Asinan & Rujak Juhi Pak Tata Since 1978, serta Nasi Goreng Kambing HaeL. Variasi ini membuat area tersebut lebih menarik daripada deretan gerai dengan pilihan yang seragam: pengunjung dapat memilih sajian berbeda dalam satu kunjungan bersama. Langit Nusantara juga merencanakan tema kuliner berbeda setiap tiga bulan, sehingga konsepnya berpotensi tetap segar. Namun, daya tarik utamanya tetap pada kesempatan menjelajahi ragam hidangan tanpa berpindah jauh.

Makan dengan panorama danau dan sunset Jakarta
Area outdoor menjadi pembeda paling kuat. Menghadap langsung ke danau SPARK, ruang terbuka ini memungkinkan pengunjung menikmati hidangan dengan panorama air, pemandangan matahari terbenam, hingga gemerlap Jakarta. Kombinasi tersebut memberi Langit Nusantara karakter sebagai kuliner panorama danau, bukan sekadar tempat makan baru di dalam pusat perbelanjaan. Pengunjung yang ingin suasana lebih terlindung juga dapat memilih area indoor. Desain interiornya mengambil inspirasi dari budaya Indonesia lewat motif batik serta perpaduan warna cokelat dan terakota yang menghadirkan kesan hangat. Pilihan ruang dan suasana ini cocok untuk makan bersama keluarga, berkumpul dengan teman, maupun pertemuan informal. Waktu menjelang senja tampak sebagai momen yang paling pas untuk menikmati keunggulan lokasinya, ketika pemandangan danau dan sunset menjadi bagian dari pengalaman bersantap.
Tambahan menarik bagi pilihan kuliner SPARK
Langit Nusantara menambah pilihan kuliner di Senayan Park, yang sebelumnya telah memiliki restoran dan gerai seperti Danau Sentani, Dion, Bakerzin, Terastime, PAUL, Toby's Estate, Telaga Senayan, dan Taliwang Bali. Kehadiran destinasi baru ini paling meyakinkan bagi mereka yang menginginkan ragam masakan lokal sekaligus suasana santai di tepi air. Luas area lebih dari 600 meter persegi dan 38 tenant memberi banyak pilihan, sedangkan area outdoor menghadirkan daya tarik yang tidak bergantung pada menu saja. Kesimpulannya, Langit Nusantara layak dicatat sebagai tambahan segar dalam peta kuliner Jakarta: perpaduan sajian Nusantara, ruang berkumpul, dan panorama danau menjadikannya pilihan yang menonjol di SPARK. Nilai utamanya bukan hanya apa yang tersaji di meja, tetapi juga suasana yang menemani pengunjung selama bersantap.






