Kepedulian sejak dini dapat mengubah langkah berikutnya
Deteksi dini kanker payudara adalah upaya mengenali perubahan pada payudara dan mencari penilaian medis sedini mungkin, sebelum keluhan berkembang menjadi berat. Bagi perempuan, perhatian pada tubuh bukan perkara menunggu rasa sakit, melainkan kebiasaan yang layak dijaga.
Pesan Yurike Prastika tentang kewaspadaan lahir dari pengalaman yang tak ringan. Aktris senior itu mengajak perempuan meningkatkan kesadaran kanker payudara setelah menghadapi penyakit tersebut hingga stadium 4, yang telah menyebar ke tulang belakang. Ia menyampaikan ajakan itu dalam kegiatan PINK MOVE – A Movement for Better Health di kawasan Car Free Day Bekasi, Jawa Barat, pada Minggu.
Peringatan Yurike terasa penting karena banyak orang mudah menganggap tubuh baik-baik saja selama belum ada keluhan serius. Padahal, menunda perhatian sampai gejala terasa berat bukan sikap yang patut dinormalisasi. Kewaspadaan tidak berarti panik; artinya memberi ruang bagi kesehatan untuk diperiksa dan ditangani dengan tepat.

Pengalaman stadium lanjut memberi bobot pada pesannya
Yurike menggambarkan perjuangan menghadapi kanker payudara stadium 4 yang menyebar ke tulang belakang sebagai perjalanan berat bagi fisik dan mental. Ia mengatakan pengobatan menuntut ketahanan, penerimaan diri, dan kesabaran menjalani setiap tahap. Kini, ia bersyukur dapat kembali beraktivitas.
Pengalaman itu tidak seharusnya dibaca sebagai alasan untuk takut, melainkan sebagai pengingat agar tidak mengabaikan kesehatan. Yurike menekankan bahwa perempuan tak perlu menunggu keluhan berat untuk mulai peduli pada diri sendiri. Inti pesan Yurike Prastika sederhana dan tegas: kesehatan layak mendapat perhatian sejak dini.
Kisahnya juga mengingatkan bahwa perjuangan pasien bukan hanya urusan pengobatan. Dukungan keluarga dan orang terdekat dapat membantu seseorang melewati masa sulit, sementara proses pemulihan setiap pasien berbeda. Karena itu, dukungan sebaiknya diberikan tanpa membandingkan perjalanan satu orang dengan orang lain.
Pink Move menghubungkan pesan dengan tindakan
Ajakan Yurike disampaikan dalam PINK MOVE, kegiatan yang menjadi bagian dari Bulan Kesadaran Kanker Payudara 2026. Acara tersebut menghadirkan edukasi kesehatan payudara, pemeriksaan payudara sendiri (SADARI), diskusi nutrisi, dan olahraga bersama. Rangkaian ini memberi peserta cara konkret untuk mulai memberi perhatian pada kesehatan, bukan sekadar mendengar imbauan.
SADARI dan edukasi dapat membantu perempuan lebih mengenali tubuhnya, tetapi tidak menggantikan penilaian tenaga medis. Bila ada perubahan atau keluhan yang mengkhawatirkan, langkah yang masuk akal adalah berkonsultasi dengan tenaga kesehatan, bukan menunda atau mengandalkan satu kebiasaan saja. Kesadaran kanker payudara akan lebih bermakna jika mendorong tindakan yang sesuai.
PINK MOVE juga membahas nutrisi sebagai bagian pendukung perawatan. Dietisien Mentari Suci Ramadhini menjelaskan bahwa kebutuhan energi, protein, cairan, vitamin, dan mineral perlu disesuaikan dengan kondisi pasien. Konsultasi dengan dokter dan ahli gizi dapat membantu menyusun pola makan yang lebih sesuai; nutrisi bukan pengganti terapi kanker yang direkomendasikan tenaga medis.
Jangan menunggu sampai keluhan menjadi berat
Pelajaran terpenting dari kisah Yurike bukan bahwa setiap orang akan mengalami perjalanan yang sama, melainkan bahwa kepedulian tidak patut ditunda. Deteksi dini kanker payudara, perhatian terhadap perubahan tubuh, dan konsultasi saat ada kekhawatiran merupakan bagian dari sikap bertanggung jawab terhadap kesehatan.
PINK MOVE menyediakan ruang untuk belajar melalui edukasi, SADARI, diskusi nutrisi, dan olahraga. Namun, kegiatan sesaat hanya akan berdampak bila kesadaran dibawa ke kehidupan sehari-hari. Perempuan berhak mengambil keluhan tubuh dengan serius dan mencari arahan medis tanpa menunggu kondisi terasa berat.
Pesan Yurike Prastika patut diingat bukan sebagai slogan, tetapi sebagai dorongan untuk bertindak lebih awal. Perjuangannya melawan kanker payudara stadium 4 memberi konteks kuat pada ajakan tersebut: rawat kepedulian terhadap diri sendiri sebelum terlambat menjadi satu-satunya pilihan.






