Xiaomi Pad 9 Series: Tablet yang Serius untuk Kerja Serius
Xiaomi Pad 9 Series adalah lini tablet yang dirancang untuk pengguna profesional dan kreator konten, menggabungkan chipset kelas atas Snapdragon seri 8, layar 144Hz beresolusi tinggi, RAM besar hingga 16GB, serta baterai jumbo hingga 11.000 mAh untuk mendukung multitasking, desain, dan editing sepanjang hari tanpa kompromi pada performa maupun daya tahan.
Xiaomi tidak lagi bermain di kelas tablet kasual; Pad 9 dan Pad 9 Pro diposisikan sebagai tablet produktivitas profesional yang bisa menjadi alternatif serius bagi laptop tipis. Setelah pekan lalu memperkenalkan Pad 9 Pro Max dengan chipset Xring O3, perusahaan kemudian merilis dua model baru, Xiaomi Pad 9 dan Xiaomi Pad 9 Pro, dengan fokus pada dapur pacu Qualcomm semi-flagship. Salah satu tablet yang disinyalir sebagai Pad 9 bahkan sudah terdaftar di badan sertifikasi 3C dengan nomor model M656BA, lengkap dengan dukungan pengisian cepat kabel 45W. Ini bukan sekadar pembaruan kecil, tapi langkah agresif menyasar pengguna kerja dan kreatif yang butuh performa berkelanjutan.

Snapdragon 8 Gen 5 3nm: Mesin Utama Tablet Kreator
Kekuatan utama Xiaomi Pad 9 Pro ada pada kombinasi chipset dan memori. Tablet ini memakai Snapdragon 8 Gen 5, sebuah SoC semi-flagship yang berada satu tingkat di bawah Snapdragon 8 Elite Gen 5. Chip delapan inti ini dibangun dengan proses 3nm dan mampu mencapai kecepatan hingga 3,8GHz, berpadu dengan GPU Adreno untuk menangani beban grafis berat. Ini bukan sekadar angka di atas kertas; proses 3nm berarti efisiensi daya lebih baik, suhu lebih terkontrol, dan performa stabil untuk sesi editing panjang.
Untuk mendukung performa itu, Xiaomi Pad 9 Pro menyediakan RAM hingga 16GB dan penyimpanan UFS 4.1 sampai 256GB. Konfigurasi seperti ini jelas menyasar workflow profesional: multitasking dengan banyak tab browser, aplikasi desain, hingga timeline video 4K lebih realistis dijalankan tanpa lag. “Pad 9 Pro memiliki RAM maksimal 16GB dengan penyimpanan UFS 4.1 256GB,” kata salah satu laporan spesifikasi resmi. Di sisi lain, Xiaomi Pad 9 standar memakai Snapdragon 8s Gen 4 dengan RAM hingga 12GB, tetap cukup untuk kreator yang fokus pada ilustrasi, catatan, dan editing foto menengah.

Layar 144Hz dan 1000 Nits: Kanvas Digital untuk Desain dan Editing
Jika ada satu alasan kuat bagi desainer dan editor untuk melirik Xiaomi Pad 9 Pro, itu adalah layar. Tablet ini memakai panel IPS 12,5 inci dengan resolusi 3200 x 2136 piksel, refresh rate 144Hz, kedalaman warna 12-bit, dan cakupan warna DCI-P3. Dukungan HDR10, HDR Vivid, dan Dolby Vision, plus kecerahan puncak 1.000 nits, menjadikan layar ini sangat layak untuk color grading ringan dan konsumsi konten premium. Refresh rate tinggi juga berarti pengalaman menggambar dengan stylus terasa lebih halus dan responsif.
Menariknya, Xiaomi tidak membedakan kualitas dasar panel antara Pad 9 dan Pad 9 Pro: keduanya memakai layar LCD 12-bit ber-refresh 144Hz dengan rasio aspek 3:2 yang lebih ramah dokumen dan aplikasi produktivitas. Perbedaan utama adalah ukuran dan kecerahan: Pad 9 Pro 12,5 inci menawarkan 1.000 nits, sementara Pad 9 11,2 inci memiliki puncak 800 nits. Bagi editor foto dan video, ini berarti Pad 9 Pro lebih ideal untuk kerja lintas kondisi cahaya, sedangkan Pad 9 cukup mumpuni untuk kerja indoor. Kombinasi layar 144Hz baterai 11000 mAh membuat Pad 9 Pro tampak seperti kanvas digital yang tidak mudah kehabisan tenaga.
Baterai Jumbo dan RAM Besar: Tablet Produktivitas Profesional Seharian
Produktivitas profesional tidak bisa kompromi pada daya tahan. Di sini, Xiaomi Pad 9 Pro membawa baterai 11.000 mAh dengan pengisian kabel 67W dan kemampuan reverse charging 22,5W. Sementara itu, Xiaomi Pad 9 membawa baterai 9.720 mAh dengan fast charging 45W. Klaim siap menemani kerja seharian bukan sekadar slogan; kapasitas setinggi ini, dipadukan dengan efisiensi chipset 3nm di Pad 9 Pro, memberi ruang besar untuk meeting video berjam-jam, editing, hingga konsumsi media tanpa kecemasan mencari colokan.
Keduanya dimulai dari konfigurasi RAM 8GB/128GB, dengan opsi naik ke 16GB di Pad 9 Pro dan 12GB di Pad 9. Untuk tablet produktivitas profesional, angka ini masuk akal: 8GB cukup untuk kerja kantor intensif, sementara 16GB memberi headroom bagi aplikasi kreatif berat dan multitasking agresif. Xiaomi juga menambahkan dukungan stylus magnetik dan floating keyboard bergaya laptop, menjadikan kedua tablet ini lebih dekat ke laptop tipis dalam hal fungsi. Dengan bobot 580 gram dan ketebalan 5,8 mm untuk Pad 9 Pro serta 485 gram dan 5,75 mm untuk Pad 9, kompromi mobilitasnya masih bisa diterima.
Kamera, Harga, dan Prospek: Siap Menggoyang Pasar Tablet Flagship?
Di ranah kamera, Xiaomi Pad 9 Pro menawarkan modul utama 50MP dan kamera depan 32MP yang mampu merekam video 4K, jelas lebih dari cukup untuk meeting dan konten ringan. Pad 9 standar lebih sederhana dengan kamera utama 13MP dan kamera depan 8MP yang terbatas pada perekaman 1080p. Konfigurasi ini sejalan dengan positioning masing-masing: Pro untuk kreator serius, Pad 9 untuk produktivitas umum dan konsumsi konten. Untuk banderol, konfigurasi dasar 8GB/128GB Pad 9 Pro disebut mulai sekitar Rp9,9 juta, sementara Pad 9 berada di kisaran Rp7,8 juta, menandai keduanya sebagai tablet di kelas harga premium.
Soal ketersediaan, kehadiran Xiaomi Pad 9 dan Pad 9 Pro di pasar tertentu belum dikonfirmasi, meski Pad 9 Pro sudah terpantau lolos sertifikasi SDPPI Postel, indikasi kuat bahwa tablet ini berpotensi dipasarkan secara resmi. Salah satu tablet yang disinyalir sebagai Pad 9 juga telah terdaftar di situs sertifikasi 3C di Tiongkok. Pada akhirnya, Xiaomi Pad 9 Pro spesifikasi yang diusungnya—Snapdragon 8 Gen 5 tablet 3nm, layar 144Hz, baterai jumbo, RAM hingga 16GB—membuatnya salah satu kandidat paling menarik bagi pekerja kreatif yang ingin mengganti atau melengkapi laptop dengan tablet produktivitas profesional berfitur lengkap.






