Temukan minat Anda, bersama

Promo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Temukan minat Anda, bersamaPromo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Vivo X500 Series: Dimensity 9600, Kamera ZEISS 17EV, dan 4K 240fps

Vivo X500 Series: Dimensity 9600, Kamera ZEISS 17EV, dan 4K 240fps
Minat|Memilih dan Membeli Ponsel

Flagship Baru yang Berambisi Menguasai Mobile Imaging

Vivo X500 Series adalah lini smartphone flagship yang terdiri dari Vivo X500, X500 Pro, dan X500 Pro Max dengan fokus utama pada kemampuan mobile imaging profesional melalui kolaborasi teknologi kamera ZEISS, sensor dengan dynamic range hingga 17EV, serta dukungan video tingkat sinematik seperti perekaman 4K hingga 240fps yang ditenagai chipset Dimensity 9600 dan sistem operasi OriginOS 7 untuk menyasar pengguna kelas premium yang serius pada foto dan video.

Vivo merilis X500 Series secara global di West Bund ICEC, Shanghai, pada 21 September 2026, menandai babak baru ambisi mereka di fotografi dan videografi mobile. Ini bukan sekadar penerus generasi sebelumnya, tetapi pernyataan terbuka bahwa X Series kini ingin memimpin bukan hanya di foto, melainkan juga di video. Pernyataan resmi manajemen menyebutkan bahwa X500 adalah awal dari sepuluh tahun berikutnya dalam pengembangan imaging mereka, memperjelas bahwa fokus jangka panjang brand ini adalah menjadi nomor satu di mobile imaging.

Secara strategi, kehadiran tiga model sekaligus membuat Vivo tidak membagi lini antara “vanilla” yang kompromistis dan “Ultra” yang eksperimental. X500, X500 Pro, dan X500 Pro Max semua diposisikan sebagai flagship dengan trade-off yang berbeda: baterai lebih besar di model reguler, kamera lebih agresif di Pro/Pro Max, serta layar dan penyimpanan maksimal di varian tertinggi. Pendekatan ini menunjukkan bahwa Vivo ingin pengguna memilih gaya penggunaan, bukan sekadar level harga.

Vivo X500 Series: Dimensity 9600, Kamera ZEISS 17EV, dan 4K 240fps

Vivo X500 Series Spesifikasi: Dimensity 9600 dan OriginOS 7

Di jantung Vivo X500 Series, keputusan paling berani adalah mengadopsi keluarga MediaTek Dimensity 9600 sebagai otak utama di ketiga modelnya. Seri ini bahkan menjadi smartphone pertama yang menggunakan Dimensity 9600M dan 9600 Pro, menyalip kompetitor yang masih bersiap memakai chip yang sama. Langkah ini memperlihatkan bahwa Vivo tidak takut menjadikan MediaTek sebagai basis flagship, bukan sekadar opsi di kelas menengah. Untuk pengguna yang terbiasa melihat chipset lain sebagai “standar flagship”, X500 Series adalah ajakan untuk mengubah persepsi tersebut.

Spec kunciVivo X500X500 Pro / Pro Max
ChipsetDimensity 9600MDimensity 9600 Pro
RAM12 GB12 GB (hingga 16 GB di Pro Max)
Penyimpanan256 GB / 512 GBhingga 1 TB di Pro Max
Baterai7.500 mAh6.510 mAh (Pro) / 7.800 mAh (Pro Max) BlueVolt
OSOriginOS 7OriginOS 7
Refresh rate layarhingga 144Hz LTPShingga 144Hz LTPO / 2K di Pro Max

OriginOS 7 menjadi fondasi software yang mengikat seluruh hardware ini, terutama untuk memaksimalkan pengolahan gambar dan video. Dengan baterai besar di semua model dan dukungan pengisian 90W FlashCharge plus 40W Wireless FlashCharge, X500 Series jelas dirancang untuk penggunaan berat, dari rekaman video intensif sampai multitasking aplikasi berat. Dalam konteks flagship, kombinasi Dimensity 9600 dan paket daya seperti ini menempatkan Vivo X500 Series sebagai Dimensity 9600 flagship paling agresif yang tersedia saat ini.

Kamera ZEISS 17EV: Senjata Utama untuk Foto dan Video

Kekuatan terbesar Vivo X500 Series adalah sistem kamera ZEISS yang tak lagi hanya bermain di sisi optik, tetapi juga di sisi sensor dan algoritma dynamic imaging. Vivo menanamkan Blueprint LightGuard 900 yang dipadukan dengan ultra high dynamic range hingga 17 EV, sehingga detail tetap terjaga baik di area terang maupun gelap dalam satu frame. Di X500 Pro, kombinasi kamera utama ZEISS TrueDynamic 50 MP, telefoto ZEISS APO 64 MP, dan ultrawide 50 MP memperjelas orientasi profesional perangkat ini.

Pada varian Pro Max, Vivo menancapkan kamera telefoto ZEISS 200 MP sebagai kartu truf, didukung layar 2K 6,85 inci dan penyimpanan hingga 1 TB untuk menampung file besar. Di sisi lain, model reguler X500 pun tidak bisa diremehkan dengan set tiga kamera belakang 50 MP utama, 64 MP telefoto, dan 50 MP ultrawide, plus kamera depan ZEISS 50 MP dengan autofocus dan focal length ekuivalen 20 mm. Fitur seperti Stage Mode 3.0, 4K Dual-View, dan AI Creative Camera menunjukkan bahwa Vivo tidak sekadar mengejar angka megapiksel, tetapi juga skenario pemotretan yang lebih kreatif.

Yang menarik, Vivo secara terang-terangan menyatakan bahwa selama satu dekade terakhir mereka mengembangkan teknologi sendiri dengan tujuan menjadi brand nomor satu dalam mobile imaging. Klaim ini diperkuat oleh pernyataan resmi bahwa X500 Series bukan pergantian generasi biasa, melainkan “awal dari sepuluh tahun berikutnya” fokus mereka di imaging. Dengan ZEISS Master Color Display di layar dan sertifikasi seperti SGS Low Blue Light, pengalaman melihat hasil foto dan video juga ikut dipikirkan, bukan hanya proses pengambilan gambar.

Vivo X500 Series: Dimensity 9600, Kamera ZEISS 17EV, dan 4K 240fps

Video 4K 240fps: Mengincar Kreator Konten Serius

Jika generasi X terdahulu identik dengan fotografi, X500 Series adalah pernyataan bahwa video kini mendapat porsi yang sama pentingnya. Seluruh jajaran mendukung perekaman slow motion video 4K 240 fps, video HDR 4K 120 fps, encoding 10‑bit 4:2:2, dan dukungan ACES untuk kebutuhan produksi video yang lebih serius. Di atas kertas, kemampuan ini membuat X500 Series jauh melampaui standar perekaman yang biasanya berhenti di 4K 60 fps di banyak ponsel lain.

Vivo juga menyematkan fitur 17 EV TureDynamic Log Video di X500 Pro, plus 4K Dolby Vision Portrait Video, 4K Cinematic Color Video, dan Auto Framing Video. Kombinasi ini menunjukkan bahwa log profile, color grading, dan framing dinamis bukan lagi domain kamera profesional saja. Untuk pembuat konten, memiliki log video dengan dynamic range 17 EV di ponsel berarti fleksibilitas besar saat mengedit, terutama ketika digabung dengan encoding 10‑bit 4:2:2 dan workflow ACES yang biasanya hanya ditemui di produksi kelas studio.

Namun, pendekatan ini juga punya konsekuensi: X500 Series jelas lebih ditujukan pada pengguna yang mengerti manfaat fitur tersebut. Pengguna kasual mungkin tidak langsung memanfaatkan 4K 240 fps atau ACES, tetapi bagi sinematografer mobile dan kreator yang ingin menggantikan atau melengkapi kamera utama mereka, paket fitur video ini membuat X500 Series menjadi salah satu opsi paling menarik di kelas flagship saat ini.

Vivo X500 Series: Dimensity 9600, Kamera ZEISS 17EV, dan 4K 240fps

Kesimpulan: Flagship Serius untuk Pengguna yang Serius pada Foto dan Video

Vivo X500 Series bukan flagship yang bermain aman. Dengan Dimensity 9600 Series sebagai basis, OriginOS 7, baterai besar, dan layar hingga 144Hz, lini ini dengan percaya diri menempatkan diri sebagai Dimensity 9600 flagship yang berorientasi penuh pada mobile imaging. Keputusan mengganti varian Ultra dengan Pro Max yang membawa kamera telefoto ZEISS 200 MP dan layar 2K 6,85 inci memberi sinyal jelas bahwa Vivo ingin dikenal lewat ekstremnya kemampuan kamera mereka.

Bagi pengguna yang memprioritaskan fotografi dan videografi, terutama mereka yang ingin memanfaatkan dynamic range 17 EV, video 4K 240 fps, dan workflow sinematik seperti log dan ACES, X500 Series menawarkan paket yang sulit disamai di kelasnya. Sebaliknya, bila kebutuhan lebih sederhana dan tidak banyak bermain dengan produksi konten, sebagian fitur canggih ini mungkin terasa berlebihan. Intinya, Vivo X500 Series adalah smartphone untuk mereka yang menganggap kamera dan video bukan sekadar fitur tambahan, tetapi alasan utama memilih sebuah flagship.

Kuybeli memperoleh komisi saat Anda berbelanja melalui tautan kami, tanpa biaya tambahan untuk Anda. Artikel ini dibuat dengan AI dari sumber yang dipublikasikan dan data produk.

You May Also Like

Comments
Tulis sesuatu...
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berbagi pendapat!