Temukan minat Anda, bersama

Promo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Temukan minat Anda, bersamaPromo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Arema Bangkit, Dewa United Menelan Kekalahan Perdana

Arema Bangkit, Dewa United Menelan Kekalahan Perdana
Minat|CS2

Kemenangan telak yang mengubah suasana

Kemenangan Arema FC 4-0 atas Dewa United pada Super League pekan ketujuh adalah hasil yang menegaskan ketajaman tuan rumah sekaligus mengakhiri rekor tak terkalahkan tim tamu. Di Stadion Kanjuruhan, Minggu (25/10/2026), Arema meraih tiga poin dengan penampilan yang kian meyakinkan setelah sempat menghadapi tekanan pada awal laga. Hasil Arema Dewa United ini penting bukan hanya karena selisih empat gol, tetapi juga karena kontras dampaknya: Arema mendapat dorongan setelah tren negatif, sedangkan Dewa United kehilangan status sebagai tim yang belum terkalahkan. Kemenangan itu memberi Arema alasan untuk percaya diri, tetapi satu hasil besar belum cukup untuk membuktikan konsistensi. Bagi Dewa United, kekalahan ini menjadi ujian pertama atas kemampuan tim merespons kemunduran.

Arema Bangkit, Dewa United Menelan Kekalahan Perdana

Arema lebih tajam saat peluang datang

Dewa United sempat berusaha menekan dan mencari celah sejak awal, tetapi Arema mampu bertahan lalu menghukum lawan ketika kesempatan terbuka. Careca mencetak gol pembuka pada menit ke-30 dan menggandakan keunggulan pada menit ke-52. Samuel Otusanya menambah gol pada menit ke-65, sebelum Julian Guevara menutup skor pada menit ke-90+5. Skor Arema 4-0 mencerminkan perbedaan efisiensi di depan gawang: Arema mengubah peluang menjadi gol, sementara upaya Dewa United tak menghasilkan balasan. Careca menjadi pembeda dengan dua gol, sedangkan kontribusi pemain pengganti dan gol di penghujung laga menunjukkan bahwa ancaman Arema tidak berhenti setelah unggul. Namun, kemenangan ini sebaiknya dibaca sebagai awal pemulihan, bukan bukti bahwa masalah Arema sudah tuntas.

Dewa United mengakui perlunya pembenahan

Kekalahan perdana ini patut menjadi peringatan bagi Dewa United, terlebih tim datang ke Malang dengan rekor tak terkalahkan pada awal musim. Pelatih Osmar Loss menyatakan evaluasi Dewa United akan segera dilakukan dan tim sudah mengetahui persoalan yang perlu diperbaiki. Ia menyoroti efisiensi serta kemampuan pemain memaksimalkan peluang di area pertahanan lawan. Pengakuan itu penting: Dewa United bukan tanpa perlawanan, tetapi permainan mereka tidak berjalan maksimal, sementara Arema lebih efektif. Kekalahan 0-4 memang menyakitkan, tetapi respons setelahnya akan lebih menentukan daripada hasil buruk itu sendiri. Jika koreksi hanya berhenti pada pernyataan, masalah yang sama berisiko muncul lagi; tim perlu memperlihatkan perbaikan di pertandingan berikutnya.

Noah Sadaoui juga menyebut hasil tersebut sebagai alarm agar tim tidak cepat puas dan tetap bekerja keras. Dewa United dijadwalkan menghadapi Persija Jakarta pada Sabtu (31/10), sehingga waktu untuk menindaklanjuti evaluasi relatif singkat. Meski kalah, Dewa United masih berada di posisi kedua dengan 14 poin; Persija memimpin dengan 15 poin, sedangkan Bali United berada di urutan ketiga dengan 13 poin. Posisi itu memberi alasan untuk segera bangkit, tetapi tidak menghapus perlunya membenahi efektivitas permainan.

Arema Bangkit, Dewa United Menelan Kekalahan Perdana

Akhir tren buruk harus menjadi titik awal

Bagi Arema, kemenangan telak ini mengakhiri tren negatif dan menawarkan suntikan kepercayaan diri yang dibutuhkan, tetapi nilainya baru akan terbukti jika performa serupa bisa dipertahankan. Bagi Dewa United, kekalahan perdana bukan alasan untuk panik, melainkan tanda bahwa dominasi atau peluang saja tak cukup tanpa penyelesaian yang efisien. Hasil lain pada pekan yang sama—Persita bermain imbang 1-1 dengan Bali United—juga memperlihatkan betapa cepatnya momentum pertandingan berubah. Kesimpulannya, Arema pantas menikmati kemenangan 4-0 ini, sementara Dewa United perlu mengubah evaluasi menjadi pembenahan nyata sebelum laga berikutnya. Kedua tim mendapat pesan yang berbeda dari Kanjuruhan: Arema harus menjaga kebangkitan, Dewa United harus membuktikan bahwa mereka mampu belajar dari kekalahan.

Kuybeli memperoleh komisi saat Anda berbelanja melalui tautan kami, tanpa biaya tambahan untuk Anda.

You May Also Like

Comments
Tulis sesuatu...
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berbagi pendapat!