Temukan minat Anda, bersama

Promo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Temukan minat Anda, bersamaPromo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Dari Surabaya ke Eropa: UMKM Keramik Menembus Pasar Global

Dari Surabaya ke Eropa: UMKM Keramik Menembus Pasar Global
Minat|Tembikar

Lumosh Living dan Pelajaran Utama dari Keramik Surabaya ke Eropa

UMKM keramik ekspor adalah usaha mikro, kecil, dan menengah yang memproduksi dan memasarkan produk keramik ke luar negeri melalui kombinasi inovasi desain, standar kualitas tinggi, strategi pemasaran personal, dan dukungan kebijakan perdagangan yang membuka akses ke jejaring buyer global. Lumosh Living, produsen alat makan keramik dari Surabaya, menunjukkan bahwa menembus pasar ekspor keramik ke Eropa bukanlah mimpi elitis, melainkan hasil strategi terukur dan kolaborasi kuat antara pelaku usaha dan pemerintah. Alih-alih berhenti pada jargon “go international”, mereka membuktikan bahwa keramik Surabaya Eropa bisa menjadi kenyataan ketika orientasi ekspor dibangun sejak awal, proses produksi dirombak menjadi lebih ramah lingkungan, dan setiap piring maupun mangkuk diperlakukan sebagai produk keramik internasional dengan cerita yang layak dibayar mahal oleh konsumen luar negeri.

Dari Surabaya ke Eropa: UMKM Keramik Menembus Pasar Global

Ekonomi Sirkular: Inovasi Teknis yang Mengangkat Daya Saing

Kekuatan Lumosh Living bukan sekadar estetika, tetapi keberanian mengadopsi ekonomi sirkular dalam pasar ekspor keramik. Lini reclay tableware mereka memanfaatkan 40 persen limbah keramik dan 10 persen pasir besi, sehingga penggunaan bahan baku murni turun hingga 50 persen. Alih-alih menambah tumpukan limbah, pecahan retur konsumen dan produk gagal produksi diolah kembali menjadi tatakan, gelas, mangkuk, dan piring yang elegan serta tahan lama. Co-founder Raymon Tjiadi menyatakan, "Inovasi sirkular ini juga terbukti meningkatkan kepadatan dan ketahanan produk hingga 20 persen, mengurangi emisi karbon sebesar 30 persen, serta dipastikan bebas timbal dan kadmium dengan tingkat kualitas 99 persen setara dengan produk keramik baru". Bagi konsumen, ini berarti alat makan yang lebih aman, awet, dan memberi rasa ikut berkontribusi pada pengurangan emisi.

Pemasaran Humanis dan Cerita di Balik Setiap Mangkuk

Inovasi teknis tidak akan banyak berarti tanpa strategi pemasaran yang menyentuh manusia. Lumosh Living paham betul bahwa produk keramik internasional hari ini bukan hanya soal bentuk dan fungsi, tetapi juga narasi. Mereka menggunakan pendekatan humanis melalui storytelling personal, memperkenalkan pekerja di balik produk dan dampak sosial setiap pembelian, sehingga konsumen merasa terhubung pada level emosional. Contoh konkritnya adalah mangkuk matcha yang dibuat unik satu per satu, memanfaatkan tren teh hijau di kalangan generasi muda sekaligus memperkuat citra keramik Surabaya Eropa sebagai produk yang trendi dan bernilai. Pendekatan ini dikuatkan dengan pemasaran daring, kolaborasi dengan pemengaruh kuliner, serta edisi khusus yang membuat setiap seri terasa kolektibel, bukan sekadar alat makan massal.

Peran Fasilitasi Pemerintah: Jejaring Perwakilan Dagang sebagai Game Changer

Keberhasilan Lumosh Living tidak bisa dilepaskan dari peran negara yang berfungsi sebagai pembuka pintu, bukan sekadar regulator. Wakil Menteri Perdagangan Dyah Roro Esti Widya Putri melakukan kunjungan kerja ke Lumosh Living sebagai bentuk dukungan nyata untuk mengoptimalkan potensi UMKM lokal berdaya saing global. Ia menegaskan bahwa produk keramik memiliki potensi ekspor yang menjanjikan, dan jejaring perwakilan perdagangan (perwadag) di banyak negara siap menjadi mediator yang mempertemukan UMKM dengan buyer yang tepat. "Kami mendorong UMKM terus proaktif memanfaatkan berbagai business matching atau business pitching yang difasilitasi oleh perwadag". Hasilnya terasa: kombinasi strategi pemasaran personal dan standar kualitas tinggi membuat produk Lumosh Living diekspor ke Belanda dan Spanyol, serta terbantu promosi di rak display pusat promosi dagang luar negeri, termasuk di Jeddah.

Model Bagi UMKM Keramik Lain: Dari TEI ke Rusia dan Jepang

Kisah Lumosh Living seharusnya dibaca UMKM lain sebagai peta jalan, bukan sekadar berita inspiratif sekali lewat. Wamendag menyebut Lumosh Living layak menjadi contoh bagaimana UMKM bisa sukses ketika inovasi produk disatukan dengan pemasaran personal dan nilai sosial yang kuat. Partisipasi mereka di Trade Expo Indonesia (TEI) membuka jalan ke pasar Timur Tengah dan kini menjadi batu loncatan untuk menargetkan Rusia serta memperkuat citra home living di Jepang. Pemerintah menyatakan akan terus membimbing pelaku usaha mencapai tujuan ekspor baru melalui akses pameran internasional dan penguatan kemitraan. Bagi UMKM keramik ekspor lain, pesan utamanya jelas: rancang orientasi ekspor sejak awal, manfaatkan perwadag, bangun keunikan berbasis keberlanjutan, dan perlakukan setiap pameran sebagai laboratorium pasar global, bukan hanya ajang pamer produk.

Kuybeli memperoleh komisi saat Anda berbelanja melalui tautan kami, tanpa biaya tambahan untuk Anda.

You May Also Like

Comments
Tulis sesuatu...
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berbagi pendapat!