Temukan minat Anda, bersama

Promo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Temukan minat Anda, bersamaPromo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Gaya Panggung Paling Ikonik di Pestapora: Corset Bold dan Kostum Nyentrik

Gaya Panggung Paling Ikonik di Pestapora: Corset Bold dan Kostum Nyentrik
Minat|Tren Fashion

Pestapora dan Lahirnya Era Baru Gaya Panggung

Gaya panggung Pestapora 2026 adalah cara para musisi menggunakan kostum, warna, dan aksesori teatrikal untuk menjadikan konser sebagai pertunjukan visual total, di mana fashion statement konser berdiri sejajar dengan kekuatan musik, bukan sekadar pelengkap di belakang layar. Festival ini menegaskan satu hal: penampilan di panggung kini dinilai bukan hanya dari vokal dan setlist, tetapi juga dari keberanian styling bold selebriti. Ketika panggung menjadi ruang ekspresi gaya, setiap pilihan warna dan siluet memuat narasi yang sengaja dikirim ke penonton. Pestapora memperlihatkan bahwa kostum artis nyentrik bukan lagi gimmick, melainkan strategi untuk membuat penampilan terasa utuh—audio dan visual menyatu dalam satu konsep. Di sinilah kolaborasi dengan desainer mengambil peran kunci, mengangkat busana panggung jauh di atas standar konser biasa.

Syahrini: Modest Rockstar dengan Corset Hitam dan Cape Kuning Dramatis

Syahrini tidak sekadar comeback; ia menegaskan ulang statusnya sebagai ikon gaya panggung lewat konsep Modest Rockstar yang sangat terukur. Setelah tujuh tahun vakum, ia kembali di hari terakhir Pestapora 2026 di Gambir Expo dan Hall D2 JIEXPO Kemayoran, Jakarta, pada Minggu (27/9/2026), dengan tampilan bernuansa kuning cerah dan hitam karya Ivan Gunawan. Atasan kuning kontras dengan korset hitam berpola cage dan celana kulit gelap, sementara cape kuning yang menjuntai dari lengan menangkap tiap gerakan dan menciptakan siluet dramatis. Boots tinggi hitam yang mengilap memberi keseimbangan dan menjauhkan tampilan dari kesan manis berlebihan, menjadikannya powerful dan modern. Hijab serta leher tertutup menjaga modesty, tapi detail fashion yang berkarakter membuat look ini terasa teatrikal—sebuah fashion statement konser yang jelas dirancang untuk panggung besar, bukan sekadar outfit festival biasa.

Gaya Panggung Paling Ikonik di Pestapora: Corset Bold dan Kostum Nyentrik

King Nassar: Lollipop, Kuda Carousel, dan Panggung sebagai Taman Bermain

Jika Syahrini bermain pada drama couture, King Nassar memilih jalur teatrikal penuh humor dan warna. Busana rancangan Olive and Hers bertema lollipop dan kuda carousel menjadikan tubuhnya bagian dari instalasi pop art yang bergerak. Nuansa warna-warni dan ornamen terinspirasi carousel memancarkan kesan playful, menunjukkan bahwa kostum artis nyentrik dapat membawa penonton ke dunia fantasi tanpa mengorbankan kualitas musik. Konsep lollipop tidak berhenti di pakaian; ia membagikan permen lollipop ke penonton sekitar panggung sehingga audiens ikut menjadi bagian dari pertunjukan. Menurut sumber tersebut, “Penampilannya pun terasa bukan hanya sebagai pertunjukan musik, tetapi juga pertunjukan visual dengan fashion sebagai salah satu elemen utamanya.” Inilah contoh ekstrem bagaimana gaya panggung Pestapora 2026 mendorong musisi menjadikan stage outfit sebagai narasi lengkap yang menyatu dengan aksi panggung.

Bernadya dan Kuasa Warna Lembut dalam Lautan Styling Bold

Di tengah ledakan warna kuning cetar dan lollipop serba warna-warni, Bernadya tampil dengan pendekatan lebih lembut namun tetap ikonik. Kaus putih dengan jubah biru pastel yang menyapu lantai dipadukan dengan jeans bermotif percikan cat, menghasilkan gaya panggung Pestapora 2026 yang tidak berteriak, tapi tetap mengirim pesan gaya yang jelas. Dalam deretan styling bold selebriti, keputusan memakai palet warna tenang ini terasa seperti penyeimbang visual. Jubah menjuntai memberi gerak dramatis, sementara motif cat di jeans menambahkan sisi artsy yang relevan dengan citra penyanyi lagu galau. Penampilannya menegaskan bahwa fashion statement konser tidak harus selalu flamboyan; karakter bisa dibangun lewat detail subtil dan perpaduan siluet sederhana dengan tekstur yang menarik. Di sinilah estetika personal musisi bertemu dengan tuntutan panggung festival besar.

Kolaborasi Desainer dan Masa Depan Kostum Konser

Benang merah dari penampilan Syahrini dan King Nassar adalah kekuatan kolaborasi desainer yang mengangkat busana panggung ke level konseptual. Kostum lollipop dan kuda carousel rancangan Olive and Hers, ditambah perubahan kostum serta aksi membagikan permen, membuat penampilan Nassar terasa seperti pertunjukan visual utuh. Di sisi lain, busana kuning-hitam Syahrini karya Ivan Gunawan bukan hanya outfit; ia membawa narasi proses kreatif dan emosional yang disorot sang desainer sebagai bagian mahal dari sebuah karya. Kombinasi cape dramatis, korset, hijab, celana kulit, dan boots tinggi dirancang khusus untuk menciptakan efek “Modest Rockstar” di panggung Pestapora. Dari warna kuning cerah yang kontras hingga high boots mengilap yang tegas, bold color choices dan statement accessories menjadi elemen kunci styling. Ke depan, sulit membayangkan konser besar tanpa pendekatan seperti ini—di mana setiap look diperlakukan seperti kostum karakter dalam film, bukan sekadar pakaian tampil.

Kuybeli memperoleh komisi saat Anda berbelanja melalui tautan kami, tanpa biaya tambahan untuk Anda.

You May Also Like

Comments
Tulis sesuatu...
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berbagi pendapat!