Temukan minat Anda, bersama

Promo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Temukan minat Anda, bersamaPromo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Bali Coast Trail Satukan Pesisir dan Perbukitan Karangasem

Bali Coast Trail Satukan Pesisir dan Perbukitan Karangasem
Minat|Lari Trail

Ajang baru dengan ambisi besar

Bali Coast Trail 2026 adalah ajang lari lintas alam yang membawa peserta melewati pesisir, perbukitan, perkebunan, dan jalur permukiman di Karangasem, dengan Candidasa sebagai titik awal dan akhir. Perlombaan dijadwalkan berlangsung pada 12–13 Desember 2026, sementara persiapan kegiatan direncanakan pada 10–11 Desember. Penyelenggara, komunitas Bali Trail Running (BTR), menargetkan 2.000 pelari dari berbagai daerah dan negara; 1.630 orang telah mendaftar menurut informasi terakhir. Ini menjadi penyelenggaraan pertama trail running Karangasem, sehingga target tersebut bukan sekadar angka peserta: keberhasilan acara perdana akan ikut membentuk reputasi kawasan sebagai tuan rumah event lari lintas alam. Bagi pelari, skala internasional dan suasana wilayah timur Bali menjanjikan pengalaman berbeda. Bagi Karangasem, tantangannya adalah memastikan pengalaman itu cukup baik untuk membuat peserta ingin kembali.

Bali Coast Trail Satukan Pesisir dan Perbukitan Karangasem

Rute berlapis, tantangan beragam

Daya tarik utama lomba ini ada pada desain rute pesisir perbukitan yang tidak terpaku pada satu jenis lanskap. Jalur direncanakan melewati Kecamatan Manggis dan Bebandem, memadukan kawasan pesisir, tanjakan perbukitan, perkebunan, serta jalan di sekitar permukiman warga. Semua kategori berangkat dan finis di Candidasa, dengan pilihan jarak 7, 15, 30, dan 50 kilometer. Variasi ini membuat acara dapat diikuti pelari dengan tingkat kesiapan berbeda, tetapi peserta tetap perlu memperhitungkan perubahan medan dan kondisi lintasan. Pilihan Karangasem juga menandai ekspansi BTR setelah tujuh tahun berturut-turut menggelar kegiatan di Kintamani, Bangli. Perpindahan lokasi memberi pelari lanskap baru sekaligus kesempatan mengenal sisi timur Bali. Namun, pemandangan menarik tidak cukup: penandaan jalur dan informasi medan harus jelas agar rute yang beragam terasa menantang tanpa membingungkan.

Koordinasi menentukan rasa aman

Dengan lintasan yang menyentuh pesisir, kebun, dan permukiman, keberhasilan lomba bergantung pada koordinasi, bukan hanya kesiapan panitia. Bupati Karangasem I Gusti Putu Parwata meminta kerja sama lintas sektor diperkuat, termasuk dengan kepolisian, pecalang, desa dinas, dan desa adat, untuk menjaga keamanan serta kenyamanan peserta dan warga. Ia juga meminta skrining kesehatan sebelum lomba, mengingat empat kategori memiliki jarak dan karakter medan berbeda. Sejumlah hal praktis perlu dituntaskan: kondisi trotoar yang berlubang atau rusak, pengawasan anjing di rute permukiman dan perkebunan, serta kesiapan jalur evakuasi, pengamanan, dan pelayanan kesehatan. Daftar ini bukan catatan kecil; masalah di satu titik dapat mengganggu pelari sekaligus aktivitas warga. Karena itu, komunikasi sebelum lomba dan petugas yang mudah dikenali di sepanjang jalur akan sama pentingnya dengan perlengkapan lomba.

Peluang ekonomi harus menyebar

Ribuan peserta beserta pendampingnya berpotensi menggerakkan hotel, restoran, transportasi, dan usaha masyarakat di sepanjang kawasan kegiatan. PHRI Karangasem melaporkan pemesanan kamar untuk 11–13 Desember mulai menunjukkan perkembangan positif, terutama di sekitar Candidasa. Sejumlah hotel dan restoran juga bekerja sama dengan panitia untuk menawarkan harga khusus bagi peserta yang memesan melalui jalur tersebut, sedangkan pemesanan langsung mengikuti tarif masing-masing properti. Peluang ini penting, tetapi dampak ekonomi tidak otomatis merata hanya karena lomba ramai. Peserta perlu diarahkan untuk menginap dan berbelanja di kawasan sekitar, sementara pelaku usaha lokal perlu mendapat ruang dalam rantai layanan acara. Kolaborasi BTR dan pemerintah daerah dapat menghubungkan olahraga dengan promosi destinasi, bukan berhenti pada dua hari perlombaan. Jika pelayanan, keselamatan, dan manfaat bagi warga sama-sama diperhatikan, Bali Coast Trail dapat menjadi alasan kuat bagi wisatawan untuk mengenal Karangasem lebih jauh.

Kuybeli memperoleh komisi saat Anda berbelanja melalui tautan kami, tanpa biaya tambahan untuk Anda.

You May Also Like

Comments
Tulis sesuatu...
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berbagi pendapat!