Verdik Awal: Ponsel Niche untuk Penggemar Klasik
Sony Xperia 10 VIII adalah smartphone kelas menengah yang mempertahankan desain klasik tanpa poni, lengkap dengan jack headphone ponsel 3,5 mm, slot microSD, dan layar OLED 120Hz berukuran ringkas, ditenagai Snapdragon 6 Gen 3 serta baterai 5.000 mAh untuk menyasar pengguna yang mengutamakan kenyamanan penggunaan sehari-hari ketimbang lonjakan performa besar. Dari sudut pandang value, Xperia 10 VIII terasa seperti produk niche: sangat menarik bagi pengguna yang keras mempertahankan jack audio dan microSD, namun sulit direkomendasikan secara luas bagi mereka yang mengejar spesifikasi paling kencang. Chipset Snapdragon 6 Gen 3 yang dipakai sama persis dengan generasi sebelumnya, Xperia 10 VII, jadi tidak ada peningkatan performa berarti di sini. Dengan posisi di segmen menengah yang cenderung premium, pertanyaannya sederhana: apakah kombinasi layar lebih terang, desain klasik, dan port lengkap cukup untuk menutup minimnya upgrade inti?

Desain Klasik dan Layar OLED 120Hz yang Lebih Terang
Xperia 10 VIII masih mempertahankan ciri khas Sony: layar tanpa poni atau punch-hole dengan bezel samping tipis, sementara bagian atas dan bawah sedikit lebih tebal. Pendekatan ini jelas bukan tren utama, tapi memberikan tampilan bersih dan simetris, sekaligus ruang untuk speaker stereo depan dan sensor tanpa harus melubangi layar. Bodinya ramping dan ringkas, dirancang agar mudah digenggam dan dioperasikan dengan satu tangan, meneruskan gaya minimalis pendahulunya. Perubahan fisik terbesar justru ada pada lapisan cat baru yang membuat ponsel terlihat lebih modern tanpa mengubah bentuk dasar. Layar LTPS OLED 6,1 inci beresolusi FHD+ dengan refresh rate 120Hz menghadirkan scroll dan transisi yang halus. Sony mengklaim kecerahan layar meningkat hingga 50% dibanding generasi sebelumnya, membuat konten lebih mudah dibaca di luar ruangan yang terang. Kutipan yang mudah diingat: "Kecerahan layar generasi ini telah ditingkatkan sebesar 50%," menurut spesifikasi resmi.
| Spesifikasi | Xperia 10 VIII | Catatan |
|---|---|---|
| Layar | LTPS OLED 6,1 inci, FHD+, 120Hz | Lebih terang 50% dari pendahulu |
| Prosesor | Qualcomm Snapdragon 6 Gen 3 | Sama seperti Xperia 10 VII |
| Memori | RAM 8GB, ROM 128GB + microSD | Penyimpanan bisa diperluas |
| Kamera Belakang | 50MP utama (1/1,56") + 13MP ultrawide | Konfigurasi kamera ganda |
| Baterai | 5.000 mAh, pengisian cepat 30W | Klaim tahan hingga dua hari |
| Audio | Speaker stereo depan (+30% volume) + jack 3,5 mm | Fokus pada pengalaman media |
| OS | Android 16, 4 pembaruan utama | Dukungan software jangka panjang |

Performa Snapdragon 6 Gen 3: Stabil, Tapi Tidak Naik Kelas
Di sisi performa, Sony memasang Snapdragon 6 Gen 3 yang dipadukan dengan RAM 8GB dan penyimpanan internal 128GB. Untuk kelas menengah, kombinasi ini cukup aman untuk tugas harian seperti media sosial, streaming, dan multitasking ringan. Sony jelas lebih memprioritaskan stabilitas dan efisiensi daya daripada kecepatan grafis tinggi, yang terasa dari keputusan mempertahankan chipset yang sama dengan Xperia 10 VII tanpa peningkatan berarti. Artinya, pengguna lama generasi sebelumnya hampir tidak akan merasakan lonjakan performa di aplikasi atau game, sehingga upgrade terasa kurang menarik dari sisi tenaga murni. Di software, ponsel ini hadir dengan Android 16 out-of-the-box dan antarmuka yang ramping tanpa banyak bloatware. Komitmen empat pembaruan Android utama menjadi nilai tambah besar bagi yang ingin memakai satu ponsel dalam jangka panjang, terutama mengingat hardware yang lebih fokus ke durabilitas.
Jack 3,5 mm, microSD, Kamera 50MP, dan Baterai 5.000 mAh
Keunggulan terbesar Xperia 10 VIII dibanding banyak pesaing mid-range ada di port dan fitur klasiknya. Ponsel ini masih menyediakan microSD slot ponsel untuk memperluas memori dan jack headphone ponsel 3,5 mm untuk pengguna headset kabel. Di era ketika banyak brand menghilangkan dua hal ini, keputusan Sony terasa berani sekaligus sangat bersahabat untuk audiophile dan pengguna lama. Speaker stereo depan juga dioptimalkan dengan volume hingga 30% lebih keras dari generasi sebelumnya, membantu pengalaman menonton dan bermain gim tanpa earphone. Di sisi kamera, konfigurasi ganda dengan sensor utama 50MP berukuran 1/1,56 inci dan kamera ultrawide 13MP menempatkannya di standar kelas menengah: bukan yang paling impresif di atas kertas, tapi cukup fleksibel untuk kebutuhan sehari-hari. Baterai 5.000 mAh plus pengisian cepat 30W menjanjikan penggunaan satu hari penuh, bahkan Sony mengklaim hingga dua hari dalam sekali isi daya.
Kelebihan
- Masih memiliki jack audio 3,5 mm dan slot kartu microSD, dua fitur yang mulai langka di kelas menengah.
- Layar LTPS OLED 6,1 inci FHD+ dengan refresh rate 120Hz dan kecerahan lebih terang 50%.
- Speaker stereo depan dengan volume 30% lebih keras dari generasi sebelumnya.
- Baterai 5.000 mAh dengan klaim daya tahan hingga dua hari dan dukungan pengisian cepat 30W.
- Android 16 dengan komitmen empat pembaruan utama, memberi masa pakai software panjang.
Kekurangan
- Menggunakan Snapdragon 6 Gen 3 yang sama persis dengan pendahulu, sehingga tidak ada peningkatan performa signifikan.
- Desain sangat familiar dan konservatif, kurang menarik bagi pengguna yang mencari tampilan segar.
- Konfigurasi kamera ganda standar untuk kelas menengah, tanpa fitur fotografi unik yang menonjol.

Kesimpulan: Layak Beli atau Lebih Baik Skip?
Sebagai paket keseluruhan, Sony Xperia 10 VIII terasa seperti ponsel yang lebih mengutamakan konsistensi daripada inovasi. Layar OLED 120Hz yang lebih terang, audio stereo depan, jack 3,5 mm, dan microSD slot ponsel menjadikannya salah satu opsi paling ramah media dan pengguna klasik di segmen mid-range. Namun, tidak adanya peningkatan chipset dari Snapdragon 6 Gen 3 membuatnya kurang menarik bagi pengguna yang mengejar upgrade performa dari generasi sebelumnya, sekaligus melemahkan posisinya di tengah kompetitor yang agresif soal tenaga dan fitur kamera. Dukungan Android 16 dengan empat pembaruan utama memberi rasa aman bagi yang ingin mempertahankan ponsel bertahun-tahun, tapi desain yang familiarnya bisa terasa terlalu aman untuk sebagian orang. Pada akhirnya, Xperia 10 VIII lebih cocok untuk audiophile dan pengguna yang sangat menghargai port lengkap dan baterai besar dibanding skor benchmark.
- Buy the Sony Xperia 10 VIII if Anda mengutamakan jack headphone 3,5 mm dan slot microSD sebagai fitur wajib di ponsel Anda.
- Skip the Sony Xperia 10 VIII if Anda pengguna Xperia 10 VII dan berharap peningkatan performa signifikan dari chipset yang lebih kencang.
- Buy the Sony Xperia 10 VIII if Anda mencari ponsel OLED 120Hz mid-range yang ringkas, mudah digenggam satu tangan, dan bebas poni.
- Skip the Sony Xperia 10 VIII if Anda lebih peduli pada inovasi desain segar dan fitur kamera canggih daripada port klasik dan konsistensi.
- Buy the Sony Xperia 10 VIII if Anda ingin ponsel dengan baterai 5.000 mAh, speaker stereo depan yang lebih keras, dan dukungan software panjang.
- Skip the Sony Xperia 10 VIII if prioritas utama Anda adalah nilai spek-performa dibanding fitur tradisional seperti jack audio dan microSD.






