Mengapa Bali Wajib Masuk Bucket List Penggemar K-Drama dan K-Pop
Wisata K-pop Bali dan kunjungan ke lokasi syuting K-drama Bali adalah bentuk perjalanan tematik di mana penggemar mendatangi tempat-tempat yang muncul dalam video musik, variety show, dan drama Korea, untuk merasakan langsung suasana latar cerita sekaligus menikmati keindahan alam serta budaya lokal yang menyertainya.
Bali sudah beberapa kali muncul dalam produksi hiburan Korea: video musik K-pop, drama, hingga variety show yang menampilkan boygroup seperti TXT, NCT Wish, dan NCT 127 sebagai tamu tetap di layar penggemar. Kehadiran lokasi Bali dalam drama dan program populer membuat banyak destinasi penggemar K-drama berubah menjadi tempat ziarah fandom, memicu rasa bangga sekaligus penasaran terhadap lokasi aslinya.
Menurut salah satu sumber, “Tercatat boygroup terkenal TXT dan NCT Wish pernah menjadikan Bali sebagai lokasi pembuatan video klip lagu mereka, sementara NCT 127 syuting untuk variety show dan konten kanal resmi mereka di pulau ini”. Bagi penggemar, ini bukan sekadar foto-foto estetik, tetapi cara baru menghidupkan kembali adegan favorit dan menghubungkan layar dengan realitas.

Tanjung Benoa: Main Air ala NCT 127 di 127° in Bali
Jika ingin merasakan wisata K-pop Bali dengan nuansa ceria, Tanjung Benoa adalah titik start yang masuk akal. Di special anniversary ke-10 debut NCT 127, para member merayakannya dengan liburan ke Bali dan mengunggah keseruannya lewat konten YouTube berjudul 127° in Bali pada Juli 2026. Di episode ketiga, Taeyong, Jaehyun, Johnny, Haechan, dan Yuta bermain banana boat, water jet, hingga flying fish di Tanjung Benoa yang terkenal sebagai pusat olahraga air di Kuta Selatan.
Untuk penggemar, ini adalah filming location drama Korea versi variety show: kamu bisa menapak di pasir yang sama, memotret sudut laut tenang, dan mencoba aktivitas yang mirip dengan idola. Waktu terbaik datang adalah pagi hingga menjelang sore ketika ombak relatif bersahabat dan cahaya cukup terang untuk foto bertema K-pop. Etikanya sederhana: patuhi instruksi pemandu profesional, jangan memaksa staf untuk mengambil ulang foto berkali-kali, dan hormati wisatawan lain yang juga ingin menikmati pantai.
Bali Chocolate Factory: Nuansa MV Musim Panas ala NCT Wish
Bagi yang mencari destinasi penggemar K-drama dan K-pop dengan nuansa santai, Bali Chocolate Factory di Karangasem menawarkan latar yang identik dengan video musik. Musik video “Surf” dari NCT Wish, yang mengusung tema musim panas dan aktivitas seru di pantai, melakukan seluruh syutingnya di Bali dengan Bali Chocolate Factory sebagai lokasi utama. Konsep lagu yang cerah berpadu dengan pemandangan pantai dan bangunan kayu yang fotogenik, menjadikannya spot favorit untuk foto ala MV.
Secara praktis, Bali Chocolate Factory berjarak sekitar 59 kilometer dari Denpasar dengan jam operasional pukul 09.00–16.00 WITA. Datanglah di pagi hari untuk menghindari panas berlebih dan keramaian, atau menjelang sore untuk cahaya lembut di foto. Saat berkunjung, jangan hanya sibuk mengambil gambar; dukung usaha lokal dengan membeli produk yang tersedia dan hindari memanjat atau merusak properti demi konten. Ingat, tempat ini adalah lokasi usaha nyata, bukan sekadar studio terbuka.
Memories in Bali: Mengikuti Jejak What Happened in Bali
Beralih ke filming location drama Korea yang klasik, What Happened in Bali—juga dikenal sebagai Memories in Bali—adalah salah satu drama paling ikonik yang menggunakan Bali sebagai latar utama. Drama ini dibintangi Ha Ji Won, Jo In Sung, So Ji Sub, dan Park Ye Jin, dengan tokoh Soo Jung digambarkan sebagai agen perjalanan yang bekerja di Bali. Pantai tropis, kawasan wisata, dan suasana liburan menjadi bagian penting dari konflik cinta rumit yang membuat drama ini melekat di ingatan penonton.
Bagi penggemar, menelusuri lokasi syuting K-drama Bali dari drama ini berarti mencari sudut-sudut pantai, hotel, dan jalanan yang pernah muncul di layar. Sayangnya, dokumentasi terperinci mengenai jumlah kru, jadwal syuting, dan titik koordinat setiap adegan masih terbatas. Karena itu, pendekatan terbaik adalah menjadikan perjalanan ini sebagai eksplorasi kreatif: bandingkan adegan dengan lanskap yang kamu temui, dan biarkan imajinasi mengisi kekosongan informasi. Hormati privasi hotel dan area yang kini mungkin sudah berubah fungsi.

Tips Umum: Menggabungkan Wisata Fandom dan Pengalaman Budaya
Kehadiran lokasi Bali dalam berbagai tayangan hiburan Korea membuat banyak tempatnya menarik untuk ditelusuri, terutama bagi penggemar yang ingin merasakan suasana lokasi yang pernah dikunjungi idola mereka. Mengetahui bahwa sebuah adegan diambil di Bali bisa memunculkan rasa bangga sekaligus rasa penasaran terhadap lokasi sebenarnya. Namun, penting untuk mengingat bahwa tidak semua pemilihan lokasi berkaitan dengan strategi pemasaran; dalam banyak kasus, kebutuhan cerita adalah alasan yang lebih masuk akal.
Secara praktis, rencanakan rute agar tidak menghabiskan waktu di perjalanan, manfaatkan golden hour di lokasi terbuka—beberapa savana di Karangasem, misalnya, sangat indah pada jam-jam ini dengan hamparan rumput dan langit jingga eksotis. Jaga etika: jangan mengganggu upacara atau aktivitas warga, minta izin sebelum memotret orang, dan jangan mengklaim tempat umum seolah milik fandom. Popularitas drama dan film memang memberi eksposur tambahan bagi destinasi wisata, tetapi dampak ekonomi ke tiap usaha tidak otomatis naik tanpa dukungan nyata pengunjung.






