Cek status lebih dulu, jangan menunggu kabar dari orang lain
Status jemaah haji 2027 adalah keterangan apakah jemaah reguler tercantum dalam alokasi kuota keberangkatan 1448 H/2027 M dan masuk daftar berhak melunasi Bipih. Kementerian Haji dan Umrah telah mengumumkan daftar tersebut, yang mencakup jemaah lunas tunda berangkat, jemaah dalam alokasi kuota musim haji, serta jemaah lanjut usia yang mendapat prioritas. Karena daftar menentukan persiapan berikutnya, cek jemaah haji melalui laman resmi Kemenhaj, bukan mengandalkan kabar tidak resmi. Siapkan nomor porsi haji 10 digit sebelum mulai. Masuknya nama dalam daftar berhak lunas merupakan penanda untuk menjalani tahapan selanjutnya, bukan alasan untuk menunda pemeriksaan kesehatan atau menganggap jadwal pembayaran sudah dibuka. Perhatikan juga bahwa status dan perkiraan keberangkatan dapat berubah mengikuti penyesuaian kuota maupun regulasi.
- Buka https://haji.go.id/estimasi-keberangkatan?tab=berhak-lunas atau kunjungi situs resmi Kemenhaj.
- Pilih tab “Berhak Lunas” dan periksa apakah nama atau status jemaah tercantum dalam daftar.
- Untuk melihat estimasi, buka bagian “Estimasi Keberangkatan” dan masukkan nomor porsi haji 10 digit.
- Centang verifikasi CAPTCHA, tekan “Cek Estimasi”, lalu tunggu hasilnya ditampilkan.
Simpan bukti atau catatan hasil pengecekan untuk memudahkan tindak lanjut. Jika estimasi tampak bergeser, jangan langsung menyimpulkan data keliru: waktu keberangkatan dapat berubah karena penyesuaian kuota dan aturan. Jemaah yang nomor porsinya mundur pada masa operasional haji disarankan mengecek kembali setelah masa operasional berakhir.

Utamakan istithaah kesehatan sebelum pembayaran
Nama yang tercantum berhak lunas belum berarti jemaah dapat langsung membayar. Penetapan istithaah kesehatan merupakan salah satu persyaratan yang harus dipenuhi sebelum pelunasan Bipih, sehingga pemeriksaan kesehatan perlu dimulai lebih awal. Jangan menunggu pengumuman pembayaran untuk baru mencari fasilitas pemeriksaan atau menyiapkan dokumen. Kemenhaj mengimbau jemaah mempersiapkan administrasi sekaligus menjaga kesehatan sejak dini, lalu mengikuti pemeriksaan melalui fasilitas berwenang sesuai prosedur pemerintah. Langkah ini bukan formalitas: hasil pemeriksaan menjadi dasar penetapan apakah jemaah memenuhi persyaratan kesehatan untuk melanjutkan proses. Bila memerlukan kejelasan tentang prosedur atau fasilitas, hubungi kantor Kemenhaj setempat. Dengan begitu, ketika jadwal pelunasan resmi diumumkan, jemaah tidak kehilangan waktu karena tahapan kesehatan belum dimulai.
- Datangi puskesmas di domisili untuk menjalani pemeriksaan kesehatan sesuai prosedur.
- Ikuti proses penetapan dan pastikan hasil menyatakan memenuhi istithaah kesehatan; syarat ini wajib sebelum pelunasan.
- Pantau pengumuman resmi Kemenhaj mengenai jadwal dan mekanisme pelunasan Bipih.
Saat daftar diumumkan, jadwal dan mekanisme pelunasan tahap berikutnya belum dicantumkan. Karena itu, jangan berpatokan pada pesan berantai atau perkiraan tanggal pembayaran; tunggu pengumuman resmi dan minta penjelasan dari kantor Kemenhaj setempat bila ada hal yang belum jelas.

Setelah nama ditemukan, ikuti urutan tahapan
Urutan yang aman adalah menyelesaikan pemeriksaan dan penetapan kesehatan terlebih dahulu, kemudian melunasi Bipih sesuai jadwal dan melalui saluran yang ditentukan. Setelah dinyatakan memenuhi istithaah, jemaah dapat melunasi Bipih di Bank Penerima Setoran sesuai jadwal. Sesudah pelunasan, ikuti perekaman biometrik. Jangan menganggap pembayaran sudah dapat dilakukan hanya karena nama ditemukan: jadwal resmi tetap menjadi acuan. Pastikan dokumen administrasi siap dan pantau informasi Kemenhaj, sebab ketentuan pelunasan dapat diumumkan kemudian. Bila kuota belum terpenuhi, pelunasan tahap kedua dapat dibuka; hal ini bukan kepastian bahwa tahap tersebut tersedia, sehingga jemaah harus mengikuti pengumuman resmi.
- Periksa kesehatan di puskesmas domisili dan selesaikan penetapan istithaah.
- Jika dinyatakan memenuhi syarat, lunasi Bipih di Bank Penerima Setoran sesuai jadwal resmi.
- Ikuti perekaman biometrik setelah pelunasan.
- Pantau informasi lanjutan, termasuk kemungkinan pelunasan tahap kedua jika kuota belum terpenuhi.
Sesudah tahapan tersebut, persiapan berlanjut dengan bimbingan manasik, pemeriksaan kesehatan akhir, dan vaksin meningitis. Jemaah kemudian menerima paspor, visa, serta perlengkapan haji sebelum berangkat sesuai jadwal kelompok terbang. Kesimpulannya, cek status sejak awal, tuntaskan istithaah sebelum pembayaran, dan jadikan informasi resmi sebagai satu-satunya pegangan untuk jadwal pelunasan. Rangkaian yang tertib lebih berguna daripada terburu-buru membayar tanpa memastikan syarat dan prosedurnya.






