Temukan minat Anda, bersama

Promo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Temukan minat Anda, bersamaPromo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Ananta Resmi Meluncur: Open-World Anime Penantang Serius Genshin

Ananta Resmi Meluncur: Open-World Anime Penantang Serius Genshin
Minat|Gamer Mobile

Ananta: Definisi Baru Open-World Anime di Mobile

Ananta adalah game RPG open-world anime free-to-play bergaya kota modern yang menggabungkan eksplorasi bebas, pertarungan berbasis tim, kendaraan, serta aktivitas sosial ke dalam satu dunia urban luas, dan dirancang untuk dirilis serentak di konsol, PC, serta perangkat mobile sebagai penantang utama judul-judul action RPG arus utama.

Inti kabar pentingnya jelas: Ananta game rilis pada 15 Januari 2027, setelah tanggalnya diumumkan NetEase melalui trailer di panggung Gamescom Opening Night Live 2026. Bukan sekadar tanggal, momen ini menandai babak baru bagi open-world anime game yang selama ini didominasi Genshin Impact dan beberapa judul lain. Fakta bahwa game ini langsung disiapkan untuk PlayStation 5, PC, dan mobile menunjukkan ambisi besar untuk menembus semua ekosistem sekaligus. Bagi gamer, pesan tersiratnya tegas: inilah calon pusat gravitasi baru untuk game mobile 2027 dengan pendekatan lintas platform yang agresif.

Ananta Resmi Meluncur: Open-World Anime Penantang Serius Genshin

Dari Project Mugen ke Ananta: Mengapa Hype-nya Begitu Keras

Hype Ananta tidak muncul tiba-tiba. Proyek ini sudah diperkenalkan sejak masih bernama Project Mugen pada 2023 dan sejak itu terus memancing rasa penasaran komunitas open-world anime game. Baru pada Gamescom Opening Night Live 2026 publik akhirnya mendapat konfirmasi tanggal rilis pasti melalui trailer terbaru yang menampilkan skala dunia dan aktivitas yang jauh lebih lengkap.

“Game RPG open-world anime yang sebelumnya dikenal sebagai Project Mugen, Ananta, akhirnya mendapatkan tanggal peluncuran resmi.” Pernyataan ini merangkum rasa lega sekaligus euforia pemain yang menunggu bertahun-tahun. Ketika sebuah proyek open-world menjanjikan kota luas dengan eksplorasi ala game sandbox modern, transparansi timeline menjadi penting agar antusiasme tidak menguap. NetEase dan Naked Rain tampak memahami itu: mereka tidak sekadar memamerkan visual, tetapi juga menunjukkan bagaimana dunia urban Ananta dirancang hidup dan padat aktivitas, sehingga ekspektasi terhadap hari peluncuran terus menguat.

Eksplorasi Urban, Traversal Spider-Man, dan Pertarungan Bergaya Genshin

Daya tarik utama Ananta ada pada cara ia memaknai dunia terbuka. Pemain diajak menjelajahi dua kota besar—Nova City dan Lingyun City—di wilayah Chongxiao, masing-masing dengan identitas arsitektur dan aktivitas harian yang berbeda. Nova City terasa seperti metropolitan ala GTA, sementara Lingyun City membawa nuansa Asia Timur yang lebih kental. Kombinasi ini membuat open-world anime game ini tampil unik: bukan fantasi tradisional, tetapi urban fantasy dengan lapisan budaya dan gaya visual anime.

Secara gameplay, Ananta memadukan kebebasan eksplorasi ala GTA, mobilitas cepat yang mengingatkan Marvel’s Spider-Man, dan sistem pertarungan berbasis karakter seperti Genshin Impact maupun Zenless Zone Zero. Pemain berperan sebagai Infinite Trigger, penyelidik supernatural yang memburu anomali, sambil bebas berkeliling dengan sepeda, motor, mobil, hingga skateboard. Mekanisme traversal yang lincah, ditambah opsi stealth, pertarungan jarak dekat, serta kejadian aneh seperti kemunculan UFO raksasa, menjadikan kota Ananta bukan sekadar latar, tapi arena bermain yang mendorong eksperimen.

Sosial Media In-Game, Tim Espers, dan Harapan Pemain Mobile

Di luar aksi, Ananta mencoba hal yang jarang disentuh kompetitornya: sistem media sosial di dalam game. Pemain bisa membangun jumlah pengikut berdasarkan aktivitas yang mereka lakukan di kota, sehingga setiap aksi—dari menyelesaikan misi sampai ikut kegiatan unik seperti memimpin paduan suara anak-anak—berpotensi memengaruhi popularitas karakter. Ini memberi lapisan tujuan tambahan selain grind dan progres gear, yang selama ini mendominasi action RPG mobile.

Untuk pertarungan, pemain dapat membentuk tim berisi empat Esper dengan statistik dan kemampuan berbeda, lalu berganti karakter secara dinamis saat melawan musuh atau boss, mirip formula sukses Genshin Impact. Sebagai game free-to-play dengan gacha, kekhawatiran soal monetisasi tentu muncul, tetapi pada fase ini fokus komunitas lebih ke janji kebebasan eksplorasi dan kedalaman aktivitas. Dengan rilis lintas platform dan pendekatan dunia kota yang hidup, Ananta berpotensi menjadi titik acuan baru bagi game mobile 2027 jika mampu menyeimbangkan kualitas konten dan model bisnis.

Menuju 15 Januari: Apa yang Seharusnya Diwaspadai Komunitas

Menjelang 15 Januari 2027, posisi Ananta jelas: ia bukan sekadar pendatang, tetapi penantang langsung genre action RPG open-world di mobile, PC, dan konsol. Dunia urban luas, dua kota dengan karakter kuat, traversal lincah, serta sistem tim Esper menjadikannya alternatif menarik bagi pemain yang mulai mencari rasa baru di luar Genshin Impact.

Namun, ekspektasi tinggi datang dengan konsekuensi. Komunitas perlu mengawasi dua hal: stabilitas teknis di perangkat mobile ketika dunia terbuka yang padat aktivitas ini dilepas, dan bagaimana sistem gacha diimplementasikan agar tidak mengerdilkan kebebasan eksplorasi yang menjadi nilai jual utama. Jika NetEase dan Naked Rain berhasil menepati janji skala dan kebebasan yang ditampilkan di Gamescom Opening Night Live 2026, Ananta bukan saja akan menjadi salah satu game mobile 2027 paling penting, tetapi juga bisa memaksa standar baru bagi seluruh open-world anime game berikutnya.

Kuybeli memperoleh komisi saat Anda berbelanja melalui tautan kami, tanpa biaya tambahan untuk Anda.

You May Also Like

Comments
Tulis sesuatu...
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berbagi pendapat!