Race 5K Palembang yang Mengubah Ambisi Menjadi Aksi
STIHPADA Fun Run 2026 adalah event lari Oktober dengan kategori fun run 5K di Jakabaring Sport City Palembang, yang menjadikan lintasan pendek sebagai arena serius bagi pelari amatir dan atlet berprestasi untuk mengejar personal best, podium lari 5K, sekaligus merayakan HUT ke-32 Sekolah Tinggi Ilmu Hukum Sumpah Pemuda dengan semangat gaya hidup sehat. Event ini akan digelar Minggu pagi, 25 Oktober 2026, dan meski membawa embel-embel “fun run”, atmosfernya jelas jauh dari sekadar lari santai. Dengan pelaksanaannya dipercayakan kepada Sumeks EO, race 5K Palembang ini layak disebut sebagai ajang pembuktian bagi siapa pun yang berani menaruh target besar di lintasan pendek. Di tengah banyaknya peserta, tiga nama muncul sebagai magnet perhatian: Yusran Fadilla, Andreas Richo, dan Dedi Prabowo.
Yusran Fadilla: ASN yang Menjadikan PB 5K Sebagai Hadiah HUT STIHPADA
Di kubu pelari berpengalaman, Yusran Fadilla memilih target yang menurut sebagian orang terdengar sederhana, tetapi sesungguhnya paling jujur: memecahkan personal best 5K di STIHPADA Fun Run 2026. Aparatur Sipil Negara asal Palembang yang tergabung dalam BC Runners ini sudah memastikan diri turun di Jakabaring Sport City pada 25 Oktober mendatang. Baginya, mengikuti event lari bukan tren sesaat, melainkan bagian gaya hidup sehat yang terus ia rawat melalui race-race resmi. Keyakinan Yusran terhadap kualitas event muncul dari pengalaman Sumeks EO meng-handle berbagai acara lari skala nasional, yang menurutnya menjamin race tertata rapi, dari race pack hingga garis finis. Fokus Yusran bukan podium, melainkan disiplin menjaga pace dan ritme sepanjang lintasan. Sikap ini menarik: ia seakan mengingatkan bahwa kemenangan paling penting di event lari Oktober ini adalah menang atas diri sendiri.

Andreas Richo: Buruh Pabrik yang Berani Memimpikan Podium 5K
Jika Yusran datang dengan misi PB, Andreas Richo datang dengan ambisi podium. Pria kelahiran Palembang, 26 Juli 2002, yang sehari-hari bekerja sebagai buruh pabrik ini menjadikan STIHPADA Fun Run 2026 sebagai panggung pertamanya di ajang lari resmi. Justru karena baru pertama kali, ia ingin merasakan atmosfer race penuh semangat, sekaligus menguji diri dalam kompetisi sesungguhnya. Ia memasang target finis dengan hasil terbaik, dan tidak ragu berkata, “Target saya tentu ingin menang dan bisa naik podium.” Strateginya pun cukup matang untuk pemula: menjaga ritme sejak start, lalu mengandalkan akselerasi mendekati garis finis, sebuah pendekatan negative split yang ia jelaskan dengan lugas, “Biasanya saya start santai dulu, nanti gas pol mendekati garis finis.” Persiapan Andreas masih sederhana, tanpa sepatu race khusus, namun konsistensi latihan dan fokus pada endurance menunjukkan bahwa podium lari 5K di Palembang tidak hanya milik pelari mapan.

Dedi Prabowo: Langganan Juara yang Menjadikan Setiap Race Sebagai Ujian
Berbeda dari Andreas yang baru debut, Dedi Prabowo datang dengan rekam jejak podium yang sudah panjang. Pelari kelahiran Kabupaten OKU, 29 Desember 2000, ini dikenal sebagai langganan juara di berbagai ajang race run, dan targetnya di STIHPADA Fun Run 2026 jelas: naik podium. Pengalaman Dedi di event yang di-handle Sumeks EO cukup impresif. Ia pernah meraih Juara 1 kategori 10K pada MDP Fun Run 2025 yang digelar 27 Juli 2025, lalu Juara 1 kategori 5K pada MLM Run November 2025, serta Juara 2 kategori 5K di Mandiri Ampera Run 26 Juni 2026. Deretan capaian itu bukan sekadar daftar prestasi, tetapi modal kepercayaan diri bahwa race 5K Palembang berikutnya bisa ia kendalikan dengan pace dan endurance yang sudah teruji. Dedi memandang setiap event sebagai kesempatan menguji kemampuan, menjaga konsistensi latihan, dan memperbaiki performa; pendekatan yang membuat podium terasa bukan sekadar ambisi, melainkan target realistis.
Fun Run 5K: Seru, Terbuka, dan Jauh dari Sekadar Lari Santai
Melihat tiga profil ini, fun run 5K bertema “Moving Together, Growing Stronger” tampak kontras dengan kata “fun” yang sering disalahartikan sebagai lari tanpa kompetisi. Yusran mengejar PB sebagai bentuk penghargaan pada diri sendiri di momen HUT ke-32 STIHPADA. Andreas datang dari latar buruh pabrik dengan mimpi podium dan strategi negative split yang ia siapkan sungguh-sungguh. Dedi membawa portofolio juara 5K dan 10K, menjadikan event lari Oktober ini ajang penting dalam menjaga level performanya. Kombinasi pelari amatir serius dan atlet berprestasi membuat potensi podium lari 5K terbuka lebar dan sulit diprediksi. Inilah pesona STIHPADA Fun Run 2026: lintasan yang cukup pendek untuk dinikmati banyak orang, tetapi cukup kompetitif untuk memaksa setiap peserta mengambil keputusan berani tentang targetnya. Pada akhirnya, siapa pun yang berani turun ke garis start sudah memenangkan satu hal: keberanian mengubah niat sehat menjadi aksi nyata di race 5K Palembang.






