Temukan minat Anda, bersama

Promo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Temukan minat Anda, bersamaPromo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Fitur Microsoft Office yang Dihentikan: Saatnya Merencanakan Migrasi

Fitur Microsoft Office yang Dihentikan: Saatnya Merencanakan Migrasi
Minat|Alat Produktivitas Kantor

Garis Besar: Tiga ‘Mati Lampu’ Penting di Ekosistem Microsoft Office

Penghentian beberapa fitur dan layanan di ekosistem Microsoft Office adalah rangkaian keputusan resmi Microsoft untuk mematikan Similarity Checker Word, mengakhiri Project Online Essentials, dan menghentikan update keamanan Microsoft Office LTSC 2021 dalam rentang awal hingga pertengahan Oktober, perubahan yang memaksa pengguna individu dan korporasi menyusun rencana migrasi agar produktivitas dan keamanan tidak terganggu.

Intinya: kalau Anda menunggu sampai batas akhir, Anda sedang berjudi dengan produktivitas tim dan keamanan data. Microsoft akan resmi menghentikan Similarity Checker pada 3 Oktober 2026. Lalu Project Online Essentials akan resmi dihentikan dan tidak dapat digunakan lagi mulai 1 Oktober 2026. Pada 13 Oktober 2026 nanti, Microsoft secara resmi akan mengakhiri dukungan untuk Microsoft Office LTSC 2021 dimana setelahnya tentu aplikasi tersebut tidak akan lagi menerima update keamanan resmi dari Microsoft. Kombinasi tiga tanggal ini menciptakan “triple deadline” yang tidak boleh diabaikan. Migrasi Microsoft Office bukan isu teknis belaka; ia keputusan strategis yang menentukan apakah organisasi akan tetap lincah atau tersandera platform usang.

Similarity Checker Word: Hilangnya Alat Deteksi Kemiripan Murah Meriah

Similarity Checker merupakan fitur di Microsoft Word yang dapat membandingkan teks dalam dokumen dengan berbagai sumber online melalui Bing, sebagai bagian dari pengalaman Microsoft Editor di Word. Fitur ini cukup familiar bagi guru dan pelajar karena pelajar dapat menggunakannya untuk menemukan teks yang memiliki kemiripan dengan sumber lain dan menambahkan sitasi, sementara guru dapat memanfaatkannya sebagai salah satu cara untuk mendeteksi potensi plagiarisme. Dengan kata lain, ini ‘alat bantu cepat’ untuk menertibkan kutipan dan mengedukasi soal orisinalitas tulisan.

Namun Similarity Checker memang bukan alat pemeriksaan plagiarisme yang sempurna, karena Microsoft Word dapat menemukan kemiripan teks dengan sumber online, tetapi hasilnya tidak selalu cukup akurat untuk digunakan sebagai dasar evaluasi akademik formal. Itu menjelaskan mengapa layanan khusus seperti Turnitin tetap dominan, dan mengapa Microsoft akhirnya memutuskan mempensiunkan fitur ini mulai 3 Oktober 2026 untuk pengguna personal, komersial, Government Community Cloud hingga Department of Defense. Konsekuensinya jelas: bagi kalian yang selama ini menggunakan Similarity Checker di Microsoft Word, sepertinya sudah harus mulai mencari alternatif lain. Institusi pendidikan yang terlalu nyaman bergantung pada fitur ini perlu mengembalikan standar penilaian ke solusi pemeriksaan plagiarisme yang memang dirancang untuk tugas tersebut.

Project Online Essentials Ditutup: Planner Naik Kelas, Admin IT Tak Boleh Lengah

Project Online Essentials merupakan layanan tambahan berbasis web untuk Project Online yang menawarkan fitur kolaborasi bagi pengguna. Meski namanya terdengar “tambahan”, di banyak organisasi lisensi ini sering menjadi tulang punggung kolaborasi tim proyek. Microsoft sendiri sudah menghentikan penjualan lisensi Project Online Essentials sejak 1 Oktober 2025, artinya sejak lama sebenarnya sinyal peralihan sudah cukup jelas. Ketika layanan ini resmi dihentikan dan tidak dapat digunakan lagi mulai 1 Oktober 2026, tim yang telat migrasi berpotensi kehilangan akses kerja sehari-hari secara mendadak.

Microsoft sebelumnya telah mengumumkan rencana untuk menghentikan Project Online dan mengarahkan pengguna ke Microsoft Planner, dengan alasan arsitektur lama Project Online dinilai sulit untuk dimodernisasi dan dikembangkan dengan fitur baru, termasuk integrasi AI. Sebagai gantinya, Microsoft merekomendasikan Planner Plan 1 dan Plan 3 yang dikombinasikan dengan Microsoft Project. Itu keputusan rasional dari sisi vendor, tetapi menyulitkan bagi admin: mereka diminta segera menyiapkan lisensi pengganti dan memindahkan pengguna sebelum layanan benar-benar berhenti. Jika perusahaan kamu masih menggunakan Project Online Essentials, sebaiknya jangan menunggu sampai Oktober, karena setelah 1 Oktober 2026 layanan ini akan benar-benar berhenti bekerja. Menunda migrasi di sini berarti mempertaruhkan deadline proyek dan kepercayaan stakeholder.

Akhir Dukungan Microsoft Office LTSC 2021: Risiko Keamanan dan Opsi Tambalan

Pada 13 Oktober 2026 nanti, Microsoft secara resmi akan mengakhiri dukungan untuk Microsoft Office LTSC 2021 dimana setelahnya tentu aplikasi tersebut tidak akan lagi menerima update keamanan resmi dari Microsoft. Bagi organisasi yang mengandalkan stabilitas lisensi sekali beli, ini mungkin terasa seperti akhir sebuah era. Namun bertahan di versi yang tak lagi mendapat patch ibarat membiarkan pintu kantor terbuka di malam hari: tidak langsung berbahaya, tapi lambat laun mengundang masalah.

Menariknya, pengguna yang belum ingin pindah ternyata memiliki alternatif lain yaitu 0patch yang menawarkan dukungan keamanan tambahan secara tidak resmi. Layanan ini sebelumnya sudah mendukung jalur update keamanan tidak resmi untuk Office 2019 dan 2016, dan kali ini giliran Office 2021 yang kebagian dukungan yang bahkan mencapai 3 tahun lamanya. 0patch bekerja dengan cara yang berbeda dari Windows Update, karena menerapkan patch kecil langsung ke proses yang sedang berjalan di memori sehingga pengguna tidak perlu melakukan restart PC ataupun menutup aplikasi Office ketika patch diterapkan. Namun perlu dicatat, 0patch hanya akan menangani kerentanan keamanan tertentu, terutama yang dianggap kritis dan berpotensi dieksploitasi. Artinya, ini kompromi sementara, bukan pengganti penuh strategi upgrade yang sehat.

Strategi Migrasi: Jangan Hanya Pindah, Sekaligus Berbenah

Rangkaian penghentian Similarity Checker Word, Project Online Essentials, dan dukungan Microsoft Office LTSC 2021 memaksa organisasi menata ulang cara mereka mengelola siklus hidup perangkat lunak. Migrasi Microsoft Office bukan sekadar mengganti aplikasi, tetapi momen untuk meninjau ulang proses kerja, standar keamanan, dan kebiasaan pengguna. Admin IT sudah diminta menyiapkan lisensi pengganti dan memindahkan pengguna sebelum layanan benar-benar berhenti, dan peringatan yang sama seharusnya berlaku untuk semua fitur yang memasuki masa akhir dukungan.

Pendekatan paling sehat adalah tiga langkah: pertama, petakan ketergantungan—unit mana yang bergantung pada Similarity Checker, siapa saja yang masih hidup di Project Online Essentials, dan di mana Office LTSC 2021 dipakai intensif. Kedua, uji alternatif dan jalur upgrade seawal mungkin, termasuk solusi deteksi plagiarisme khusus dan rencana naik versi Office. Ketiga, komunikasikan perubahan secara terbuka kepada pengguna akhir sehingga transisi terasa sebagai peningkatan, bukan hukuman. Jika Anda menunggu sampai segala sesuatu “benar-benar berhenti bekerja”, Anda sudah terlambat; keputusan kritis seharusnya dibuat jauh sebelum tanggal 1, 3, dan 13 Oktober itu tiba.

Kuybeli memperoleh komisi saat Anda berbelanja melalui tautan kami, tanpa biaya tambahan untuk Anda.

You May Also Like

Comments
Tulis sesuatu...
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berbagi pendapat!