Temukan minat Anda, bersama

Promo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Temukan minat Anda, bersamaPromo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Robot Humanoid dan Berkaki Empat AiMOGA Masuk Era Layanan Pintar

Robot Humanoid dan Berkaki Empat AiMOGA Masuk Era Layanan Pintar
Minat|Eksplorasi Aplikasi AI

Embodied AI Masuk Mal: Masa Depan Layanan Sedang Dimulai

Robot AI AiMOGA adalah lini robot cerdas berbasis embodied intelligence dari Chery Group yang menggabungkan kecerdasan buatan dengan wujud fisik, sehingga robot humanoid dan robot berkaki empat mampu bergerak mandiri, memahami lingkungan sekitarnya, serta melakukan interaksi natural dengan manusia untuk membantu kebutuhan operasional di dunia nyata, terutama pada sektor retail, hospitality, dan layanan pelanggan.

Masuknya robot AI AiMOGA ke pasar domestik lewat AiMOGA Experience Store di Mal Agora, Thamrin, Jakarta Pusat bukan sekadar peluncuran produk baru, melainkan pernyataan bahwa masa depan layanan publik dan komersial sudah hadir di mal, bukan di laboratorium. Penunjukan PT Humantech Indonesia Visionary (HIVI) sebagai dealer pertama AiMOGA di dalam negeri sekaligus dealer global pertama di dunia menjadikan pasar lokal sebagai panggung uji utama strategi embodied AI Chery Group. Dalam konteks teknologi, ini langkah berani: menjual robot humanoid Indonesia dan robot berkaki empat bukan sebagai gimmick, tetapi sebagai alat kerja yang bisa dilihat, disentuh, dan diuji langsung oleh masyarakat.

Robot Humanoid dan Berkaki Empat AiMOGA Masuk Era Layanan Pintar

HIVI dan Ekspansi AiMOGA: Dari Satu Experience Store ke Ekosistem Robotik

Penunjukan HIVI sebagai first dealer AiMOGA sekaligus first dealer global menempatkan perusahaan ini di posisi strategis dalam membentuk ekosistem robotik lokal. Tidak seperti peluncuran teknologi yang berhenti pada seremoni, HIVI secara terang menyatakan rencana membuka Experience Store serupa di berbagai daerah, bermitra dengan banyak pihak dan mendukung kegiatan pemerintah maupun swasta melalui teknologi embodied AI. Menariknya, langkah ekspansi ini muncul di momen ketika masyarakat dan pelaku bisnis semakin terbuka terhadap teknologi baru dalam aktivitas sehari-hari maupun pekerjaan, sehingga risiko edukasi pasar jauh lebih kecil daripada satu dekade lalu.

Secara global, AiMOGA mengklaim telah mengirimkan lebih dari 2.000 unit robot ke lebih dari 60 negara dan wilayah, dengan penerapan lebih dari 100 skenario, termasuk otomotif, perhotelan, layanan publik, dan lingkungan komersial. Kutipan yang paling menggambarkan ambisi ini datang dari Yuri Rin: "Melalui embodied AI, AiMOGA bertujuan untuk menciptakan nilai dunia nyata dan menjadi asisten cerdas terpercaya bagi masyarakat di seluruh dunia". Bagi HIVI, angka dan pernyataan tersebut bukan hanya bahan promosi, tetapi bukti bahwa mereka tidak menjual teknologi eksperimental, melainkan solusi yang sudah punya rekam jejak operasional.

Robot Humanoid dan Berkaki Empat AiMOGA Masuk Era Layanan Pintar

Mornine: Robot Humanoid Indonesia untuk Frontliner Retail dan Hospitality

Di jantung strategi AiMOGA untuk sektor layanan pelanggan berdiri Mornine, robot humanoid yang dirancang sebagai wajah depan interaksi manusia-robot. Berbekal integrasi AI multimodal, kamera, sensor, serta LiDAR, Mornine mampu bernavigasi mandiri di ruang publik, menyambut tamu, memberikan informasi, hingga menyampaikan pengetahuan produk secara konsisten tanpa lelah. Inilah bentuk paling konkret dari robot layanan pelanggan: bukan chatbot di layar, melainkan figur fisik yang bisa menatap pengunjung, merespons pertanyaan, dan berjalan ke titik yang dituju.

Dari kacamata bisnis, kelebihan Mornine bukan sekadar kemampuan teknis, tetapi juga aspek kepercayaan. Robot humanoid ini sudah mengantongi tiga sertifikasi standar Uni Eropa untuk hardware dan software—CE-MD (Machinery Safety Directive), EN 18031 (Cybersecurity and Data Protection), CE-RED (Radio Equipment Directive)—serta sertifikasi FCC dari Amerika Serikat. Sertifikasi tersebut menunjukkan bahwa robot humanoid Indonesia yang dipasarkan lewat AiMOGA bukan perangkat coba-coba, melainkan produk yang sudah diuji untuk keselamatan fisik, keamanan siber, dan perlindungan data. Untuk hotel, pusat perbelanjaan, dan showroom otomotif yang membutuhkan teknologi robotik retail, Mornine menawarkan kombinasi citra futuristik dan kepastian regulasi.

Robot Humanoid dan Berkaki Empat AiMOGA Masuk Era Layanan Pintar

Argos: Robot Berkaki Empat sebagai Pendamping, Kurir, dan Mata Tambahan

Jika Mornine adalah resepsionis masa depan, Argos adalah staf lapangan yang sanggup menyusuri koridor, lorong gudang, atau area terbuka tanpa bergantung pada permukaan rata. Robot berkaki empat ini mendukung perintah suara dan respons terhadap sentuhan, dirancang untuk mengikuti pengguna secara otomatis, mendampingi aktivitas harian, membantu membawa barang, hingga mendukung kebutuhan pemantauan. Dengan kemampuan tersebut, Argos memposisikan diri sebagai pendamping cerdas yang lentur: bisa menjadi asisten keamanan untuk memeriksa area, kurir internal untuk memindahkan barang, atau pengiring pengunjung di fasilitas besar.

Dalam konteks teknologi robotik retail dan hospitality, Argos membuka cara baru mengotomasi tugas berulang tanpa memutus sentuhan manusia. Robot berkaki empat ini tidak menggantikan staf, tetapi mengambil alih pekerjaan yang melelahkan dan berulang, misalnya mengantar barang dari satu titik ke titik lain atau menyusuri area untuk pemantauan rutin. Keunggulan Argos berada pada kombinasi mobilitas tinggi dan interaksi natural: pengguna bisa berkomunikasi dengan perintah suara, memberi sentuhan, lalu membiarkan robot mengikuti mereka seperti hewan pendamping yang patuh namun jauh lebih terkontrol. Bagi bisnis yang ingin menunjukkan keseriusan pada inovasi, Argos adalah pernyataan visual yang sulit diabaikan.

Experience Store: Laboratorium Publik untuk Menguji Masa Depan Layanan

Keputusan membuka AiMOGA Experience Store di Agora Mall mengubah cara orang berkenalan dengan robot AI: bukan lewat presentasi tertutup, tetapi melalui ruang eksplorasi terbuka yang bisa dikunjungi siapa saja. Di sini, masyarakat, komunitas, dan pelaku industri dapat melihat langsung kemampuan embodied intelligence, mulai dari interaksi dengan manusia hingga dukungan berbagai kebutuhan operasional. AiMOGA Experience Store menyediakan demonstrasi publik, layanan konsultasi, serta pilihan pembelian dan penyewaan robot yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan bisnis, menjadikannya titik awal yang nyata untuk mengintegrasikan robot humanoid dan robot berkaki empat ke dalam proses kerja sehari-hari.

Secara praktis, dampak bagi pengguna biasa cukup jelas: mereka tidak perlu lagi membayangkan teknologi robotik dari film fiksi ilmiah, karena bisa melihat cara kerja dan interaksi robot secara langsung di mal. Bagi pelaku industri retail, hospitality, dan layanan pelanggan, ini adalah kesempatan untuk menguji skenario dunia nyata—mulai dari penyambutan tamu, informasi produk, hingga pemantauan area—sebelum memutuskan investasi skala besar. Patricia Liang menggambarkannya tajam: "Hari ini, masa depan sedang menjadi masa kini". Jika rencana ekspansi Experience Store berjalan, maka ruang seperti ini akan menjadi laboratorium publik yang menentukan seberapa cepat robot AI AiMOGA dapat diadopsi luas.

Kuybeli memperoleh komisi saat Anda berbelanja melalui tautan kami, tanpa biaya tambahan untuk Anda.

You May Also Like

Comments
Tulis sesuatu...
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berbagi pendapat!