Apa Itu Loose Prep dan Mengapa Semua Orang Membicarakannya?
Loose prep adalah tren gaya preppy santai yang menggabungkan elemen klasik gaya kampus—seperti kemeja rapi, knitwear, dan tailoring ringan—dengan siluet oversized preppy yang longgar, layering kreatif, serta styling kasual untuk menciptakan casual preppy fashion yang terasa inklusif, nyaman, dan mudah dipersonalisasi di kehidupan sehari-hari. Lewat koleksi Loose Prep untuk Fall/Winter 2026, sebuah brand denim legendaris menghadirkan interpretasi baru atas gaya preppy dengan siluet yang lebih longgar, layering yang tidak biasa, dan styling yang terasa effortless sebagai kunci utama koleksi ini. Pergeseran ini penting karena mematahkan citra lama bahwa preppy identik dengan outfit kaku dan sangat rapi, digantikan pendekatan yang menonjolkan kebebasan berekspresi dan interpretasi personal masing-masing orang.

ROSÉ & Shai: Dua Wajah Berbeda dari Loose Prep Trend
Untuk kampanye global bertajuk Keep it Loose, brand tersebut menggandeng ROSÉ dari BLACKPINK dan bintang NBA sekaligus MVP, Shai Gilgeous-Alexander, sebagai wajah utama koleksi Loose Prep untuk musim Fall/Winter 2026. Keduanya tidak ditempatkan sebagai model seragam, melainkan ambassador gaya personal yang autentik; mereka diberi kebebasan penuh menginterpretasikan koleksi sesuai karakter masing-masing. Gaya ROSÉ bermain di ranah preppy yang lebih artsy: ia mengenakan Loose Taper dan Loose Boot yang dipadukan dengan berbagai atasan Loose Prep melalui teknik layering, knotting, dan remixed khas dirinya. Sebaliknya, Shai menghadirkan gaya preppy santai dengan denim longgar 501® Loose dan Baggy Barrel yang dikombinasikan MA-1 bomber dan Authentic PO Hoodie untuk menciptakan tampilan effortless namun tetap berkarakter kuat.

Dari Dress Code ke Loose Codes: Preppy Versi Gen Z
Selama ini, preppy identik dengan aturan berpakaian yang rapi, formal, dan nyaris seragam di mana semua orang terlihat mirip satu sama lain. Loose prep trend menandai pergeseran tegas dari dress code ketat menuju "Loose Codes, Not Dress Codes" sebagai filosofi utama: gaya bukan lagi soal mematuhi aturan, melainkan ekspresi diri yang cair dan mudah diadaptasi. Di era ketika banyak orang mulai berpakaian mengikuti algoritma media sosial dan tren yang seragam, kampanye Keep it Loose mengajak publik kembali ke gaya yang lebih personal dan otentik. Ini selaras dengan cara Gen Z memandang fashion: mereka mencari kenyamanan, kebebasan, dan identitas, bukan sekadar tanda status sosial. Potongan longgar dan styling personal membuat gaya preppy santai terasa lebih fleksibel dan wearable, tanpa mengorbankan sophistication yang menjadi karakter dasar preppy itu sendiri.
Kenyamanan, Siluet Oversized, dan Karakter Individual di Loose Prep FW26
Koleksi Loose Prep FW26 pada dasarnya adalah eksperimen serius tentang bagaimana kenyamanan bisa berjalan berdampingan dengan sophistication. Siluet oversized preppy yang lebih longgar memberi ruang gerak sekaligus ruang ekspresi: denim baggy, outer berpotongan lebar, dan atasan longgar di-styling dengan cara yang terasa effortless namun tetap punya statement. Pendekatan gaya preppy santai ini menunjukkan bahwa pakaian berpotongan longgar tetap dapat terlihat menarik ketika dipadukan dengan tepat, tanpa bergantung pada aksesori berlebihan atau detail rumit. Menariknya, edit khusus dari ROSÉ dan Shai di berbagai flagship store memperlihatkan bagaimana koleksi yang sama menghasilkan interpretasi yang beda total ketika disentuh gaya personal masing-masing. Kampanye ini diluncurkan secara global pada 3 Agustus 2026 melalui media sosial @levis di Instagram dan TikTok, situs resmi, serta jaringan store di seluruh dunia.
Mengapa Loose Prep Layak Dianggap Sebagai Bahasa Baru Casual Wear
Loose prep bukan sekadar tren singkat; ia menawarkan paradigma baru tentang bagaimana kita memaknai casual preppy fashion. Intinya, pendekatan loose prep yang ditampilkan ROSÉ dan Shai menunjukkan bahwa gaya preppy tidak harus selalu identik dengan pakaian yang kaku dan sangat rapi, dan bahwa potongan longgar serta styling yang lebih personal membuat gaya ini terasa lebih fleksibel dan mudah diterapkan dalam keseharian. Dengan mengedepankan kebebasan berekspresi dan interpretasi personal, kampanye Keep it Loose mengajak setiap orang menemukan cara mereka sendiri dalam mengenakan fashion. Ini bukan ajakan untuk menolak tradisi preppy, melainkan mengolahnya kembali agar relevan dengan generasi baru yang mengutamakan kenyamanan, inklusivitas, dan karakter individual. Jika regular jeans dan hoodie sebelumnya hanya dianggap basic, loose prep trend mengubahnya menjadi pernyataan: longgar, santai, tetapi tetap terasa terkurasi dan berkelas.



![[UNISEX] Baggy barrel miss eldhini pants jeans raw denim pria dan wanita barrel outfit gombrong wide leg jins oversize Celana Panjang korean regular retro kalcer jeans wanita jeans lulu abu abu Highwaist celana erabaru biru skena](https://img2.kuybeli.com/product/2026/08/16/907f9b27-a153-4247-8fa3-55da6a83e052.jpg)






