The Script Kembali ke Jakarta: Jadwal, Tiket, dan Antusiasme Penggemar

The Script Kembali ke Jakarta: Jadwal, Tiket, dan Antusiasme Penggemar
Minat|Penyanyi/Band Pop

Mengapa Konser The Script Jakarta April 2027 Wajib Masuk Kalender

Konser The Script Jakarta April 2027 adalah pertunjukan arena berskala penuh yang menghadirkan tur Man in the Arena dengan produksi visual dan tata suara berkelas dunia, digelar di Indonesia Arena kompleks Gelora Bung Karno pada 3 April 2027, serta dirancang khusus untuk menjawab kerinduan basis penggemar pop rock atas penampilan langsung band asal Irlandia ini dengan materi lagu klasik dan era terbaru mereka.

Kembalinya The Script ke Jakarta bukan sekadar satu lagi konser tur dunia; ini adalah momen konsolidasi hubungan panjang antara band dan penggemarnya di sini. Band yang sudah empat kali menggelar konser di tanah air—mulai dari 2011 hingga sukses tur Satellites World Tour pada Februari 2025—jelas tidak memperlakukan kota ini sebagai singgahan biasa. Man in the Arena Tour 2027 di Indonesia Arena menunjukkan bahwa Jakarta diperlakukan sebagai arena utama, layak mendapat produksi penuh dan setlist yang serius. Konser ini terasa seperti “terima kasih” dan “babak baru” sekaligus, terutama karena menjadi bagian promosi single dan album terbaru mereka, The User’s Guide to Being Human.

Detail Penting: Tanggal Konser, Lokasi, dan Format Pertunjukan

The Script akan kembali menyapa penggemar melalui Man in the Arena Tour di Indonesia Arena, kompleks Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, pada Sabtu, 3 April 2027. Jadwal ini menempatkan konser di akhir pekan, pilihan yang masuk akal agar penonton dari berbagai kota lebih mudah datang tanpa harus mengorbankan hari kerja. Fakta bahwa konser ini menjadi bagian dari rangkaian tur dunia menunjukkan posisi Jakarta yang penting dalam peta tur The Script.

Venue-nya bukan sembarang gedung. Indonesia Arena disebut sebagai arena indoor paling modern di kompleks GBK dan akan dipakai untuk pertunjukan arena berskala penuh dengan tata panggung, suara, dan visual berkelas dunia. Menurut promotor, mereka siap menghadirkan produksi visual berkelas dunia, tata suara berkualitas tinggi, serta pengalaman konser terbaik bagi setiap penonton. Format arena penuh ini menandakan ambisi besar: bukan konser intim, melainkan spektakel besar yang menuntut komitmen sound engineer, desainer visual, dan kru panggung agar setiap lagu—dari “Breakeven” hingga materi terbaru—menghentak dan mengisi seluruh ruangan.

Tiket Presale The Script: Harga, Jadwal, dan Cara Membeli

Bagi banyak penggemar, pertanyaan pertama adalah harga tiket konser dan kapan berburu presale. Untuk konser Man in the Arena Tour di Jakarta, tiket presale dibanderol mulai Rp650.000. Presale akan dibuka pada Jumat, 21 Agustus 2026 pukul 10.00 WIB, lalu dilanjutkan penjualan umum pada Sabtu, 22 Agustus 2026 di jam yang sama. Ini memberi dua gelombang kesempatan, tetapi siapa pun yang pernah rebutan tiket tahu bahwa menunggu penjualan umum sering berakhir dengan kekecewaan.

Penjualan tiket resmi dilakukan melalui mitra ticketing yang sudah ditunjuk, yakni platform TipTip.id (aplikasi dan website) serta laman khusus www.thescriptjkt.com. Kategori tiket, tingkatan harga, dan denah tempat duduk belum diumumkan; promotor menyebut detailnya akan dirilis dalam waktu dekat lewat kanal media sosial resmi mereka. Konsekuensinya, penggemar perlu bersikap proaktif: pantau Instagram promotor, siapkan akun di platform ticketing, dan tetapkan strategi kelas tiket sejak awal. Dengan harga mulai Rp650.000, konser ini berada di titik menarik: cukup terjangkau bagi banyak penonton, tapi jelas menuntut keputusan cepat agar mendapat posisi terbaik.

Setlist Impian dan Kejutan Man in the Arena Tour

Yang membuat Man in the Arena Tour terasa spesial adalah perpaduan antara nostalgia dan fase terbaru karier The Script. Tur ini sekaligus menjadi bagian promosi single “Man in the Arena”, yang menjadi lagu utama dari album The User’s Guide to Being Human, dirilis pada 14 Agustus 2026. Lirik “Man in the Arena” diinspirasi pidato Theodore Roosevelt dan membawa pesan bahwa penghormatan sejati layak diberikan kepada mereka yang berani masuk arena dan berjuang. Pesan ini terasa relevan untuk penonton yang datang dengan kisah hidup masing-masing—konser bukan hanya hiburan, melainkan sesi katarsis bersama.

Di sisi lain, promotor menjanjikan deretan hits global The Script seperti “Hall of Fame”, “Breakeven”, “The Man Who Can’t Be Moved”, dan “Superheroes” akan hadir dalam pertunjukan. Lagu-lagu populer lain seperti “Talk You Down”, “Nothing”, dan “Six Degrees of Separation” memperkuat harapan bahwa setlist akan kaya momen sing-along. Ditambah lagi, kabarnya akan ada special guest star yang belum diumumkan, menjanjikan dimensi tambahan di luar ekspektasi standar konser band tunggal. Kombinasi materi klasik, era baru, dan tamu spesial ini membuat penonton wajar menuntut lebih dari sekadar konser; mereka menunggu sebuah narasi malam penuh emosi dan kejutan.

Warisan The Script dan Alasan Antusiasme Penggemar

Sulit membicarakan The Script tanpa menyentuh hubungan emosional yang mereka bangun lewat lagu-lagu yang sudah menjadi soundtrack hidup banyak orang. Band ini dikenal dengan katalog hits seperti “Talk You Down”, “Hall of Fame”, “Breakeven”, “Six Degrees of Separation”, “The Man Who Can’t Be Moved”, “Nothing”, dan “Before the Worst”. Atas karya tersebut, The Script beberapa kali meraih penghargaan di ajang BMI Pop Awards untuk “Breakeven”, “For the First Time”, dan “Hall of Fame”, serta nominasi di World Music Awards. Pengakuan formal ini memang penting, tetapi lebih besar lagi adalah bagaimana ribuan penggemar selalu kembali setiap mereka menggelar konser.

Promotor menegaskan bahwa The Script memiliki basis penggemar yang sangat besar dan loyal di sini, dan kembalinya mereka ke Jakarta akan menjawab kerinduan setelah kesuksesan Satellites World Tour di Jakarta dan Surabaya pada Februari 2025 yang menarik ribuan orang. Pernyataan itu bukan basa-basi; pola kunjungan reguler The Script ke panggung lokal sepanjang 2011, 2018, 2022, dan 2025 menunjukkan kepercayaan bahwa kota ini selalu siap menyambut mereka. Pada akhirnya, konser Man in the Arena Tour 2027 terasa seperti babak kelanjutan sebuah hubungan jangka panjang: penggemar yang tumbuh bersama lagu-lagu mereka diberi kesempatan lagi untuk merayakan, berteriak, dan mungkin diam sejenak saat lagu favorit dinyanyikan. Jika ada satu hal yang jelas, antusiasme bukan terbentuk semalam; ia dibangun dari bertahun-tahun konsistensi dan kehadiran.

Kuybeli memperoleh komisi saat Anda berbelanja melalui tautan kami, tanpa biaya tambahan untuk Anda. Artikel ini dibuat dengan AI dari sumber yang dipublikasikan dan data produk.

You May Also Like

Comments
Tulis sesuatu...
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berbagi pendapat!