Temukan minat Anda, bersama

Promo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Temukan minat Anda, bersamaPromo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Dari Petani ke Produk Jadi: Ekosistem Nilam Aceh yang Terintegrasi

Dari Petani ke Produk Jadi: Ekosistem Nilam Aceh yang Terintegrasi
Minat|Asia Tenggara

Nilam Aceh: Bukan Sekadar Minyak Atsiri, tapi Ekosistem Nilai Tambah

Nilam Aceh adalah komoditas minyak atsiri yang berpotensi besar menjadi tulang punggung industri bernilai tambah, mulai dari parfum, kosmetik, hingga berbagai produk turunan kreatif, sehingga memerlukan ekosistem nilam berkelanjutan yang menghubungkan petani, pelaku usaha, lembaga keuangan, perguruan tinggi, dan pemerintah dalam satu rantai nilai yang terintegrasi dari hulu sampai hilir.

Kuncinya: nilam Aceh hilirisasi tidak boleh berhenti pada produksi minyak mentah. Potensi ekonomi terbesar terletak pada kemampuan mengolahnya menjadi fine fragrance, parfum, kosmetik, dan produk berharga tinggi lainnya. Di sinilah Universitas Syiah Kuala, pemerintah, dan ILO masuk, mencoba menjahit mata rantai yang selama ini tercerai-berai. Penguatan ekosistem nilam Aceh berkelanjutan dibahas dalam forum koordinasi yang digelar USK bersama pemerintah dan pemangku kepentingan di Banda Aceh, dengan tujuan jelas: menjadikan Banda Aceh sebagai kota parfum berbasis sumber daya lokal, riset, inovasi, dan industri kreatif.

Dari Petani ke Produk Jadi: Ekosistem Nilam Aceh yang Terintegrasi

Kolaborasi Riset Nilam: USK, Pemerintah, dan ILO di Titik Persimpangan

Penguatan ekosistem nilam tidak lahir dari seminar sesaat, tetapi dari kolaborasi riset nilam yang konsisten. USK telah meneliti dan mengembangkan nilam selama kurang lebih 15 tahun, dan dalam empat tahun terakhir menggandeng ILO melalui Atsiri Research Center untuk memperkuat kapasitas pelaku usaha dan masyarakat. Komitmen ini kembali ditegaskan dalam kunjungan Deputi dari Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian bersama ILO ke USK pada 3 September 2026, yang membahas dukungan berkelanjutan untuk hilirisasi nilam Aceh.

Kolaborasi ini tidak berhenti pada laboratorium. ILO menawarkan pelatihan pengelolaan keuangan, perencanaan bisnis, kewirausahaan, penguatan kelembagaan UMKM, transformasi digital, serta forum diskusi kebijakan antara pemerintah pusat, daerah, dan lembaga terkait. Sementara itu, USK memperkuat kompetensi formulasi dan olfactory science, bahkan mengirim tim belajar pengembangan parfum di Paris dengan dukungan ILO. Pesannya tegas: “Pengembangan ini tidak hanya berorientasi pada kegiatan pelatihan, tetapi diarahkan pada pembentukan ekosistem bisnis yang mampu mengintegrasikan sektor hulu hingga hilir,” ujar Rektor USK Prof. Mirza Tabrani.

Dari Petani ke Produk Jadi: Ekosistem Nilam Aceh yang Terintegrasi

Kesejahteraan Petani: Fondasi yang Tak Boleh Dikorbankan demi Industri

Hilirisasi hanya berarti sesuatu jika kesejahteraan petani nilam naik. Prof. Mirza menegaskan bahwa penguatan sektor hilir harus berjalan beriringan dengan sektor hulu, dan kesejahteraan petani serta kepastian pasar wajib menjadi bagian dari pembangunan industri nilam. Jika ekosistem nilam berkelanjutan ingin bertahan, petani tidak boleh sekadar penyedia bahan baku murah; mereka harus menikmati manfaat ekonomi yang layak dan stabil.

Di level praktik, USK berupaya meningkatkan kapasitas produksi, kualitas, dan penyerapan minyak nilam masyarakat agar terbentuk rantai nilai yang lebih kuat. Pemerintah daerah pun ikut menawarkan solusi struktural, seperti usulan memasukkan minyak nilam ke dalam sistem resi gudang, sehingga ketika harga turun, hasil produksi bisa disimpan sementara dan resi digunakan sebagai agunan ke perbankan. Dengan pendekatan ini, keberadaan industri nilam nilai tambah bukan hanya menciptakan produk wangi di pasar, tetapi juga kepastian pasar bagi hasil panen petani.

Menghubungkan Hulu–Hilir: Pembiayaan, Koordinasi, dan Bisnis B2B

Integrasi dari hulu hingga hilir tidak akan terjadi jika masing-masing berjalan sendiri. Asisten Deputi Peningkatan Inklusi Keuangan menegaskan bahwa pengembangan nilam tidak boleh dilakukan parsial; seluruh mata rantai harus dihubungkan agar manfaat ekonominya membesar. Salah satu titik lemah yang diakui adalah akses pembiayaan: petani dan pelaku usaha butuh skema kredit yang mendukung pengembangan usaha secara berkelanjutan.

ILO merespons dengan membuka ruang koordinasi teknis rutin, forum group discussion, kajian, dan fasilitasi koordinasi kebijakan antara pemerintah pusat, daerah, dan lembaga terkait. Di saat yang sama, USK menyiapkan perusahaan dengan skema kepemilikan mayoritas kampus untuk mengelola kerja sama nilam secara business to business, termasuk kemungkinan pendirian pabrik. Menurut USK, pendekatan yang hanya berbasis bantuan dan pelatihan tidak cukup; usaha ini harus menjadi bisnis yang berkelanjutan, menghubungkan petani sebagai sektor hulu dengan pengolahan dan pemasaran di sektor hilir.

Nilai Tambah dan Daya Saing Regional: Mengapa Hilirisasi Tak Bisa Ditunda

Hilirisasi nilam Aceh adalah gerbang menuju industri nilam nilai tambah yang mampu bersaing di pasar regional. Nilai ekonomi terbesar tidak berada pada bahan baku, melainkan pada penguasaan teknologi pengolahan, formulasi, inovasi, merek, dan pasar. Bahan baku nilam yang selama ini dijual sebagai minyak atsiri mentah dapat diubah menjadi parfum halus, kosmetik, dan produk kreatif bernilai tinggi, yang memperkuat posisi Banda Aceh sebagai kota parfum.

Dampaknya bagi masyarakat? Dengan ekosistem yang terstruktur, hilirisasi dapat menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan pendapatan, sekaligus memberi kepastian pasar bagi petani sebagai pemasok utama. ILO sendiri menyatakan komitmen untuk terus mendukung program pengembangan nilam bersama USK dengan bentuk kegiatan yang disesuaikan kebutuhan setiap lokasi. Zaini dari pemerintah daerah berharap, dukungan pemerintah pusat dapat mempercepat penerapan skema seperti resi gudang untuk nilam, sehingga perlindungan petani dan keberlanjutan industri berjalan seiring.

Kuybeli memperoleh komisi saat Anda berbelanja melalui tautan kami, tanpa biaya tambahan untuk Anda.

You May Also Like

Comments
Tulis sesuatu...
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berbagi pendapat!