Kematian yang belum terjawab
Kematian wakar Samarinda adalah penyelidikan atas meninggalnya penjaga malam tambatan speedboat yang ditemukan mengapung di bawah Jembatan 1 Selili setelah dinyatakan hilang, ketika lokasi kerjanya juga menjadi sasaran pencurian. Zunaidi, 55 tahun, terakhir diketahui hilang sejak Kamis malam, 29 Oktober 2026. Dua hari kemudian, Sabtu sekitar pukul 15.40 WITA, warga menemukan jasadnya di bawah jembatan, di belakang Mapolsek Kawasan Pelabuhan Samarinda. Urutan peristiwa ini menuntut penyelidikan yang cermat, bukan kesimpulan cepat. Penangkapan tersangka pencurian memberi polisi petunjuk untuk diperiksa, tetapi belum membuktikan hubungan antara aksi pencurian dan kematian korban.
Warga menyisir bantaran sungai setelah berkoordinasi dan meminta izin kepada Polsek Kawasan Pelabuhan. Menurut Fajri, salah seorang warga yang ikut mencari, rambut korban terlihat di permukaan air saat pencarian berlangsung di bawah jembatan. Jasad kemudian dievakuasi petugas Satpolairud dan Polsek KP3. Saat ditemukan, tubuh korban terlentang menghadap ke atas dan terdapat lilitan yang belum dapat dipastikan kaitannya dengan penyebab kematian.

Pencurian terungkap setelah kapal diperiksa
Pencurian mesin speedboat menjadi latar penting karena terjadi pada rentang malam yang sama dengan hilangnya Zunaidi. Speed Boat Bening Mahakam ditambatkan di perairan Sungai Karang Mumus, dekat Jembatan 1, Jalan Tongkol. Motoris yang datang pada Jumat pagi, 30 Oktober, sekitar pukul 08.30 WITA mencium bau bahan bakar dan mendapati perlengkapan kapal raib. Sumber menyebut sekitar 100 liter Pertalite hilang dari tangki, sementara satu mesin hidrolik Yamaha di buritan juga dicuri. Nilai mesin disebut sekitar Rp8 juta dan kerugian pemilik ditaksir Rp11,5 juta.
Rekaman CCTV mengarahkan kecurigaan kepada DI, 37 tahun. Setelah laporan pemilik kapal diterima, polisi menangkapnya tanpa perlawanan di sebuah penginapan di Jalan P Hidayatullah, Gang Bakti, Samarinda Kota, pada Jumat sekitar pukul 16.00 WITA. Dalam pemeriksaan awal, DI mengakui mencuri mesin hidrolik dan 80 liter Pertalite. Polisi menyita mesin, kunci pas, serta telepon genggam tersangka; angka 80 liter dalam pengakuan itu berbeda dari perkiraan awal kehilangan sekitar 100 liter dan belum seharusnya disamakan.
Penangkapan bukan jawaban atas kematian
Polsek Kawasan Pelabuhan Samarinda dan Polsek Samarinda Kota telah mengamankan tersangka pencurian, tetapi perkara kematian masih terbuka. Kedekatan waktu antara pembobolan kapal dan hilangnya wakar membuat hubungan kedua peristiwa patut diperiksa. Namun, belum ada saksi mata yang memastikan bagaimana Zunaidi masuk ke sungai; warga yang terlibat pencarian mengatakan belum ada petunjuk apakah ia terjatuh, melompat, atau mengalami hal lain. Mengubah kecurigaan publik menjadi kepastian sebelum bukti tersedia akan merugikan pencarian fakta.
Jasad dibawa ke kamar jenazah RSUD Abdul Wahab Sjahranie untuk pemeriksaan medis dan visum, sedangkan penyidik masih mendalami penyebab kematian serta mencocokkan keterangan tersangka dengan rangkaian hilangnya korban. Polisi Samarinda perlu menjelaskan hasil pemeriksaan dan bukti yang mendasari kesimpulan nanti, bukan membiarkan penangkapan pencuri dianggap otomatis menyelesaikan misteri. Untuk saat ini, fakta yang dapat dipastikan ialah mesin dan bahan bakar dicuri, DI ditangkap, dan Zunaidi ditemukan tewas di bawah Jembatan Selili. Keterkaitan di antara ketiganya tetap menjadi pertanyaan penyidikan.
Kesimpulan: tunggu bukti, bukan dugaan
Kasus ini memiliki dua jalur yang bersinggungan, tetapi belum terbukti sama: pencurian perlengkapan kapal dan kematian seorang penjaganya. Penangkapan DI merupakan perkembangan penting dalam perkara pencurian, sementara hasil pemeriksaan medis dan pendalaman polisi akan menentukan apa yang dapat disimpulkan tentang kematian Zunaidi. Sikap paling bertanggung jawab ialah menuntut penyelidikan tuntas tanpa mendahului bukti. Sampai polisi mengumumkan temuan yang terverifikasi, kematian wakar Samarinda tetap menyisakan pertanyaan—dan penangkapan tersangka pencurian belum menjadi jawaban atas semuanya.






