Temukan minat Anda, bersama

Promo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Temukan minat Anda, bersamaPromo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Dari Desa hingga Kesiapan Bisnis, Pelatihan Bantu UMKM Mandiri

Dari Desa hingga Kesiapan Bisnis, Pelatihan Bantu UMKM Mandiri
Minat|Pelatihan Komprehensif

Dua jalur pemberdayaan, satu tujuan kemandirian

Pelatihan UMKM adalah upaya meningkatkan kemampuan pelaku usaha agar dapat mengembangkan produk, mengelola kegiatan bisnis, dan memperluas peluang pendapatan sesuai kebutuhan masing-masing. Karena kebutuhan usaha berbeda, program pemberdayaan akan lebih berguna jika sasarannya jelas: membangun ekonomi kelompok desa atau memperkuat kesiapan bisnis UMKM yang sudah berjalan. Dua pendekatan itu terlihat pada program Desa EMAS di Majalengka dan UMK Academy Pertamina Patra Niaga Sumbagsel di Palembang. Desa EMAS menempatkan potensi lokal dan kelompok usaha desa sebagai titik berangkat, sedangkan UMK Academy membahas bekal pengelolaan bisnis yang lebih terukur. Perbandingan ini penting: pemberdayaan UMKM tidak cukup dinilai dari adanya kelas, tetapi juga dari kecocokan dukungan dengan tantangan peserta. Keduanya menawarkan fokus berbeda, bukan resep seragam untuk semua usaha.

Desa EMAS bertolak dari potensi dan usaha lokal

Di Majalengka, lebih dari 40 warga mengikuti Program Desa EMAS (Ekonomi Maju & Sejahtera) 2026, dengan pendampingan bagi pelaku UMKM selama enam bulan. Workshop pembuatan hampers hingga pemasaran yang diprakarsai INOTEK Foundation dan Yayasan Indonesia Setara berlangsung pada 20 Februari 2026 di Gedung Yudha Karya Bakti Negara. Pelatihan itu diarahkan untuk memberi pengalaman praktik pembuatan hampers dari produk hilirisasi dan mengoptimalkan pemasaran menjelang Idulfitri. Nilai penting program Desa EMAS ada pada orientasinya terhadap ekonomi desa. Pengembangan produk unggulan berbasis potensi lokal diharapkan membuka peluang pendapatan dan lapangan kerja, sekaligus membantu usaha desa memperluas pasar. Dengan demikian, sasaran utamanya bukan semata keterampilan perorangan, melainkan penguatan kelompok usaha dan kemandirian ekonomi masyarakat desa. Pendampingan enam bulan juga memberi ruang bagi proses yang lebih panjang daripada kegiatan lokakarya satu hari.

Dari Desa hingga Kesiapan Bisnis, Pelatihan Bantu UMKM Mandiri

UMK Academy mengasah kesiapan mengelola usaha

Berbeda dari pendekatan berbasis desa, UMK Academy 2026 di Palembang menyasar 131 peserta UMKM mitra binaan Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Selatan. Kegiatan bertema Financial Management & B2B Collaboration digelar secara hibrida pada 29 Oktober 2026. Materinya mencakup perhitungan harga pokok produksi, manajemen keuangan, serta rantai pasok kolaboratif untuk kerja sama antarbisnis. Fokus tersebut menjawab kebutuhan praktis dalam menjalankan usaha: mengetahui biaya produksi, menetapkan harga jual, memisahkan keuangan pribadi dan bisnis, serta membangun hubungan dengan pemasok dan mitra. Salah satu peserta, Kartika dari Pempek Syamil, menyebut materi biaya produksi dan pengelolaan keuangan bermanfaat bagi kegiatan usahanya sehari-hari. Arah UMK Academy lebih spesifik pada kesiapan bisnis, bukan pada pengembangan ekonomi desa secara luas. Komitmen program ini adalah meningkatkan kapasitas UMKM binaan agar lebih tangguh, kompetitif, dan berkelanjutan.

Ukuran keberhasilan harus mengikuti sasaran

Perbedaan kedua program menunjukkan mengapa pelatihan tidak seharusnya dipukul rata. Desa EMAS menautkan usaha dengan potensi lokal, pemberdayaan warga, dan peluang ekonomi desa; UMK Academy memberi perhatian pada disiplin pengelolaan dan hubungan bisnis. Yang pertama bergerak dari komunitas dan produk, sedangkan yang kedua bertolak dari kebutuhan operasional pelaku usaha. Keduanya juga punya tindak lanjut yang berbeda dalam informasi yang tersedia: peserta Desa EMAS akan didampingi selama enam bulan, sementara UMK Academy disebut sebagai bagian dari komitmen peningkatan kapasitas UMKM binaan. Perbedaan sasaran ini patut dipertahankan, bukan dianggap sebagai kekurangan salah satu program. Kemandirian usaha lebih mungkin tumbuh ketika dukungan sesuai konteks: penguatan potensi dan jejaring desa bagi satu kelompok, serta kesiapan mengelola bisnis bagi kelompok lainnya. Kesimpulannya, pelatihan UMKM paling bernilai saat tujuan, peserta, dan dukungan lanjutan saling selaras.

Kuybeli memperoleh komisi saat Anda berbelanja melalui tautan kami, tanpa biaya tambahan untuk Anda.

You May Also Like

Comments
Tulis sesuatu...
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berbagi pendapat!