Paris Motor Show Jadi Panggung Uji Nyali Brand Mobil China
Debut Geely Auto Group di Paris Motor Show adalah langkah strategis brand mobil China untuk menguji daya tarik teknologi elektrifikasi, desain, dan performa di segmen menengah hingga premium Eropa, sekaligus mengukur penerimaan konsumen terhadap tiga identitas merek berbeda: Geely Auto, Lynk & Co, dan ZEEKR. Di Paris Expo Porte de Versailles pada 16 Oktober, grup ini tampil bukan sebagai pemain pinggiran, melainkan sebagai penantang serius yang datang dengan portofolio lengkap: SUV hybrid keluarga, sport touring plug-in hybrid, hingga SUV flagship ZEEKR berperforma tinggi. Pilihan panggung pun bukan kebetulan. Pameran otomotif internasional seperti Paris Motor Show memberi eksposur maksimum, legitimasi, dan kesempatan berdialog langsung dengan konsumen serta regulator Eropa. Dengan kata lain, ini bukan sekadar unjuk gigi, tetapi deklarasi ambisi: brand China tidak puas hanya mengisi segmen value, mereka mengincar kelas premium.

Geely Auto dan Lynk & Co: Menyerang Segmen Keluarga dan Lifestyle
Strategi Geely Paris Motor Show terlihat jelas: Geely Auto menggarap kebutuhan keluarga, sementara Lynk & Co membidik konsumen gaya hidup yang menginginkan mobil sport touring elektrifikasi. Monjaro EM-i diposisikan sebagai SUV plug-in hybrid segmen D yang menggabungkan performa, efisiensi energi, kenyamanan kabin, dan teknologi cerdas dalam satu paket, termasuk opsi electric all-wheel drive untuk distribusi tenaga yang adaptif. Ini adalah jawaban langsung terhadap tuntutan pengguna Eropa yang menginginkan mobil harian efisien namun tetap bertenaga. Di sisi lain, Lynk & Co 07GT hadir dengan filosofi desain The Next Day, memadukan bodi shooting brake dan fastback untuk siluet sport touring rendah, lebar, dan aerodinamis. Menariknya, unit yang dibawa masih spesifikasi China, dan merek ini secara terbuka mengakui bahwa versi Eropa akan disesuaikan dengan regulasi dan preferensi lokal. Sikap adaptif ini menunjukkan bahwa ekspansi bukan sekadar ekspor produk, tetapi penyesuaian serius terhadap ekosistem Eropa.

ZEEKR: Menggunakan SUV Flagship untuk Mengunci Persepsi Premium
Jika Geely Auto dan Lynk & Co mengurus volume dan lifestyle, ZEEKR jelas diposisikan sebagai ujung tombak premium. ZEEKR Eropa ekspansi tidak dilakukan pelan-pelan: merek ini sudah menjangkau 22 pasar dan menargetkan 200 diler resmi pada akhir tahun, sambil mencatat pertumbuhan pengiriman lebih dari 200 persen menjadi 9.525 unit dari 3.025 unit. Di Paris, mereka membawa SUV flagship ZEEKR 9X dan generasi terbaru 7X sebagai simbol ambisi tersebut. 9X, SUV mewah enam kursi yang dikembangkan di Gothenburg dengan visi A New Class of Luxury, menawarkan tenaga hingga 897 hp dan akselerasi 0–100 km/jam dalam 4,1 detik, dengan pemesanan sudah dibuka dan pengiriman dijadwalkan mulai Januari. Sementara 7X generasi terbaru di atas platform SEA 800V menyuguhkan 680 hp, jarak tempuh 627 km, dan fast charging 450 kW yang mengisi baterai dari 10 ke 80 persen dalam sekitar 10,5 menit. Kombinasi angka performa dan teknologi pengisian ini jelas ditujukan untuk menggeser persepsi bahwa mobil listrik China hanya unggul di harga, bukan di teknologi dan kenyamanan.
Momentum Penjualan dan Alasan Geely Memilih Saat Ini
Geely tidak datang ke Paris dalam posisi meraba pasar, melainkan saat grafik penjualan global sedang menanjak. Sepanjang Januari–September, penjualan global mencapai 2.235.481 unit, dengan 797.670 unit di luar China, naik 169 persen dibanding periode sama tahun sebelumnya. Sebagai gambaran skala, penjualan kumulatif 2025 mencapai 3.024.567 unit, dengan 1.687.767 unit di segmen kendaraan energi baru yang tumbuh 90 persen. Dalam konteks Eropa, penjualan gabungan merek Geely Auto di benua biru sudah melampaui 10.000 unit pada September, sementara ZEEKR sendiri menikmati lonjakan pengiriman lebih dari 200 persen. Tidak mengherankan jika CEO Geely Auto untuk pasar Eropa menyebut partisipasi di Paris sebagai "babak baru" yang menggabungkan desain khas, teknologi cerdas, dan powertrain elektrifikasi dengan ambisi menawarkan lebih banyak pilihan kepada pelanggan. Dengan riset, desain, dan jaringan penjualan yang dikembangkan selama dua dekade di Eropa, momentum ini terasa seperti titik logis untuk menggeser posisi dari pemain alternatif menjadi penantang utama di segmen elektrifikasi.
Apa Artinya Bagi Konsumen dan Peta Persaingan Eropa?
Bagi pengguna, kehadiran tiga merek sekaligus berarti lebih banyak pilihan konkret, bukan sekadar slogan ekspansi. Monjaro EM-i menawarkan SUV hybrid keluarga dengan kabin lapang, efisiensi, dan teknologi cerdas untuk penggunaan harian dan jarak jauh. Lynk & Co 07GT memberi opsi plug-in hybrid bergaya sport touring bagi mereka yang ingin mobil fungsional tetapi tetap ekspresif secara desain. Di sisi premium, SUV flagship ZEEKR 9X dan 7X membawa performa yang selama ini identik dengan merek mapan, namun dibalut narasi elektrifikasi penuh. Praktis, konsumen Eropa akan dihadapkan pada pertanyaan baru: apakah masih masuk akal membayar lebih mahal untuk logo lama ketika brand mobil China Eropa mulai menyamai, bahkan menyalip, di aspek teknologi dan fitur? Ke depan, dengan pengiriman ZEEKR 9X dan 7X yang dijadwalkan mulai awal tahun dan jaringan diler yang terus bertambah, peta persaingan akan makin padat. Kesimpulannya, Paris Motor Show bukan akhir dari cerita, melainkan prolog dari fase kompetisi baru di mana asal merek semakin kurang penting dibanding nilai nyata yang dirasakan di belakang kemudi.






