Kontrak individu berakhir, komitmen grup berlanjut
Perubahan kontrak individu adalah keputusan seorang artis untuk mengatur karier solonya di luar agensi lama, tanpa otomatis mengakhiri keanggotaan atau kegiatan bersama grup. Itulah garis penting dalam langkah Jeongyeon, Chaeyoung, dan Jihyo: ketiganya meninggalkan kontrak individual dengan JYP Entertainment, tetapi tetap menjadi bagian dari TWICE. Hingga Oktober 2026, mereka menjadi tiga member TWICE yang mengumumkan kepergian dari agensi tersebut.
Perbedaan antara pengelolaan solo dan keanggotaan grup membuat kabar ini lebih tepat dibaca sebagai penataan ulang karier daripada perpecahan. Ini penting bagi penggemar, sebab pilihan untuk mencari kendali atau ruang baru dalam aktivitas individu tidak serta-merta meniadakan kerja kolektif. Ketiga member disebut sepakat menjaga keutuhan grup. Dengan demikian, perhatian semestinya tertuju pada bagaimana mereka membagi fokus antara proyek personal dan kebersamaan TWICE, bukan pada anggapan bahwa grup akan berhenti.

Jeongyeon dan Chaeyoung membuka babak berbeda
Jeongyeon lebih dulu mengambil langkah keluar. Ia resmi meninggalkan JYP Entertainment pada 10 Agustus 2026, setelah bekerja sama dengan agensi itu selama 11 tahun sejak debut TWICE pada 2015. Dalam surat tulisan tangan, ia mengakui keputusan tersebut sempat membuatnya khawatir, tetapi dukungan sesama anggota dan ONCE memberinya keberanian untuk memulai perjalanan baru. Keputusannya bukan sekadar pergantian manajemen: Jeongyeon bergabung dengan VARO Entertainment untuk mengembangkan karier akting, sambil menyatakan TWICE tetap menjadi prioritas dan berkomitmen tampil bersama delapan anggota lainnya.
Chaeyoung memilih arah lain. Informasi yang tersedia menyebut ia menempuh jalur independen untuk mengembangkan musik. Rincian tentang bentuk pengelolaan maupun rencana proyeknya belum dijelaskan, sehingga tidak tepat menyamakan pilihannya dengan langkah Jeongyeon atau Jihyo. Namun, perbedaan tersebut justru memperlihatkan bahwa berakhirnya kontrak JYP tidak memaksa para member TWICE mengambil satu pola karier yang sama. Jeongyeon bergerak ke akting di bawah manajemen baru, sedangkan Chaeyoung menempatkan pengembangan musik sebagai fokus di luar kontrak individual itu.
EMITHAUS menjadi taruhan karier Jihyo
Pada 21 Oktober, Jihyo mengumumkan berakhirnya kontrak eksklusif dengan JYP Entertainment melalui surat tulisan tangan yang dibagikan di media sosial, disertai video dari masa trainee. Ia mengungkapkan telah menghabiskan 21 tahun bersama JYP sejak kecil dan berterima kasih kepada orang-orang di agensi yang mendampinginya. Lamanya hubungan itu membuat keputusan ini terasa sebagai penutupan satu babak besar, bukan sekadar perpindahan administratif.
Berbeda dari Jeongyeon yang bergabung dengan agensi lain, Jihyo memperkenalkan agensi EMITHAUS yang ia dirikan sendiri. Langkah ini memberi ruang untuk membangun arah pengelolaan karier dari awal, tetapi juga membawa tanggung jawab yang lebih luas daripada menjalani aktivitas solo saja. EMITHAUS berencana memulai dengan kegiatan solo Jihyo, lalu merekrut artis lain dan memperluas bisnisnya pada masa mendatang. Karena itu, keputusan Jihyo paling tepat dipandang sebagai upaya membangun wadah kreatif, bukan bukti bahwa aktivitas TWICE akan dikorbankan.
Masa depan TWICE tidak bergantung pada satu kontrak
Perubahan manajemen individu memang menambah kerumitan dalam mengatur jadwal dan proyek, tetapi sumber yang tersedia tidak menunjukkan bahwa aktivitas TWICE akan dihentikan. Sebaliknya, Jeongyeon menyatakan akan terus tampil bersama delapan anggota lainnya sambil menjalani aktivitas individu di bawah manajemen baru, sementara ketiga member yang berpisah dari JYP tetap memilih menjaga keutuhan grup.
Inilah alasan kabar tersebut tak seharusnya dibaca sebagai akhir kebersamaan, melainkan sebagai perubahan cara para anggota mengelola karier masing-masing. Jeongyeon mengejar akting, Chaeyoung mengembangkan musik secara independen, dan Jihyo membangun agensi EMITHAUS; jalur mereka berbeda, tetapi komitmen pada TWICE tetap dinyatakan. Kesimpulannya, berakhirnya kontrak JYP untuk tiga member membuka babak baru tanpa otomatis menutup babak grup. Ukuran keberhasilannya nanti bukan keseragaman kontrak, melainkan kemampuan menjaga aktivitas TWICE sambil memberi ruang bagi pertumbuhan individu.






