Temukan minat Anda, bersama

Promo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Temukan minat Anda, bersamaPromo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Nissan Pixo EV: Mobil Listrik Mini 259 km dengan Baterai LFP 27,5 kWh

Nissan Pixo EV: Mobil Listrik Mini 259 km dengan Baterai LFP 27,5 kWh
Minat|Memilih Kendaraan Energi Baru

Pixo EV: City Car Listrik Mini yang Tepat Sasaran untuk Pengguna Urban

Nissan Pixo EV adalah mobil listrik mini segmen A berbasis platform Renault Twingo E-Tech Electric, memakai baterai LFP 27,5 kWh dengan jangkauan resmi hingga 259 km per sekali cas, serta diarahkan sebagai city car listrik terjangkau bagi pengguna perkotaan yang membutuhkan dimensi kompak, efisiensi, dan kemudahan pengisian daya cepat untuk mobilitas harian. Inti penting dari kehadiran Nissan Pixo EV adalah sederhana: ini bukan sekadar mobil listrik mungil lain, melainkan strategi serius Nissan untuk merebut kembali pasar city car listrik dengan kombinasi teknologi tepat guna dan harga yang diupayakan tetap ramah kantong. Nama Pixo yang dulu dipakai untuk mobil bensin kini dihidupkan kembali sebagai hatchback listrik murni yang diproduksi melalui kolaborasi erat dengan grup Prancis–Jepang. Debut global Pixo EV dijadwalkan pada 23 September 2026, langsung menyasar konsumen urban yang bergulat dengan jalan sempit dan ruang parkir terbatas. Penggunaan platform bersama dengan Renault Twingo dan Dacia Spring generasi kedua menunjukkan bahwa Nissan memilih jalur realistis: memotong waktu dan biaya pengembangan, tetapi tetap memberi identitas desain yang berbeda.

Nissan Pixo EV: Mobil Listrik Mini 259 km dengan Baterai LFP 27,5 kWh

Platform Twingo dan Dimensi Mungil: Kepraktisan Perkotaan yang Nyata

Keunggulan utama Nissan Pixo EV bukan pada angka tenaga besar, melainkan pada kecerdasan memanfaatkan platform yang sudah terbukti handal untuk kebutuhan kota. Mobil ini dikembangkan oleh divisi kendaraan listrik kolaborasi Renault–Nissan melalui Ampere, memakai arsitektur yang sama dengan Renault Twingo E-Tech Electric dan Dacia Spring generasi kedua, dengan produksi terpusat di pabrik Novo Mesto. Secara dimensi, Pixo EV punya panjang 3.796 mm, lebar 1.790 mm, tinggi 1.512 mm, dan wheelbase 2.492 mm. Ukuran ini menjadikannya mobil listrik mini yang tetap menawarkan kabin empat penumpang layak pakai, namun cukup pendek untuk menyelinap di gang sempit dan lahan parkir padat. Radius putarnya hanya 9,9 meter, membuat manuver U-turn di jalan kecil jauh lebih mudah dibandingkan banyak mobil kompak lain. Pabrikan secara terang menyebut bahwa dimensi ringkas tersebut memang ditujukan bagi pengendara yang tiap hari berhadapan dengan keterbatasan ruang parkir dan jalan sempit; di sini, Pixo EV tampil sebagai solusi praktis, bukan sekadar gaya hidup hijau yang sulit dioperasikan.

Nissan Pixo EV Spesifikasi: Motor Depan, Baterai LFP 27,5 kWh, Jangkauan 259 km

Dari sisi teknis, Nissan Pixo EV spesifikasi-nya dirancang cukup sederhana tetapi fungsional untuk kebutuhan kota. Sistem penggerak memakai motor listrik di depan (FWD) dengan tenaga sekitar 82 hp atau 60 kW dan torsi 175 Nm, cukup untuk akselerasi 0–100 km/jam sekitar 12,1 detik. Angka ini jelas bukan buat pencinta kecepatan, namun lebih dari cukup untuk stop-and-go harian, ditambah fitur e-Pedal yang memungkinkan berkendara satu pedal di lalu lintas padat. Pusat perhatian ada pada baterai LFP 27,5 kWh. Nissan menegaskan bahwa ini adalah model pertama di Eropa yang memakai kimia Lithium Iron Phosphate dalam jajaran mobil listriknya. “Baterai LFP 27,5 kWh ini menandai kali pertama Nissan menggunakan teknologi kimia LFP pada jajaran mobil listriknya di Eropa.” Untuk jarak tempuh, Pixo EV sanggup melaju hingga 259 km berdasarkan standar WLTP, selisih tipis dari Renault Twingo akibat perbedaan desain dan aerodinamika bodi. Di segmen mobil listrik mini 259 km, angka jangkauan ini tergolong cukup realistis: tidak mengklaim angka bombastis, tetapi secara praktik akan mengurangi kekhawatiran pengguna kota yang sering bergerak jarak menengah tanpa harus mengisi ulang setiap hari.

SpecNissan Pixo EVCatatan
Sistem penggerakMotor listrik depan (FWD)Fokus pada efisiensi dan kesederhanaan teknis
Tenaga maksimum82 hp / 60 kWCukup untuk akselerasi harian, bukan performa sport
Torsi maksimum175 NmMemberi respons baik di kecepatan rendah
Kapasitas baterai27,5 kWh LFPTeknologi LFP pertama Nissan di Eropa
Jarak tempuh WLTPHingga 259 kmSelisih tipis dibanding Twingo listrik
Nissan Pixo EV: Mobil Listrik Mini 259 km dengan Baterai LFP 27,5 kWh

Pengisian Daya 28 Menit dan Fitur Modern: Nilai Lebih untuk Hidup Serba Cepat

Bagi pengguna urban, kecepatan pengisian daya sering lebih penting daripada kapasitas baterai besar. Di sinilah Pixo EV mengambil posisi menarik. Mobil ini mendukung fast charging DC 50 kW yang sanggup mengisi baterai dari 15 sampai 80 persen dalam sekitar 28 menit, waktu yang masih masuk akal untuk rehat singkat di kafe atau pusat belanja. Untuk pengisian AC, tersedia onboard charger 11 kW, dengan kebutuhan sekitar 2,5 jam dari kosong hingga penuh, sekaligus fungsi bi-directional Vehicle-to-Load (V2L) untuk memasok listrik ke perangkat eksternal. Interiornya mengadopsi layout dasbor sang donor, tetapi dengan tema bahan dan warna khas Nissan, lengkap instrumen digital 7 inci dan layar infotainment 10 inci. Sistem infotainment berbasis Google yang terintegrasi asisten Gemini memungkinkan navigasi dengan informasi stasiun pengisian daya secara real-time serta perintah suara untuk berbagai fungsi. Fitur pengenalan wajah yang dapat menyesuaikan kaca spion, pendingin kabin, dan tampilan infotainment menambahkan sentuhan personal yang jarang ditemui di city car listrik terjangkau.

Apakah Nissan Pixo EV Layak Jadi City Car Listrik Terjangkau Pilihan Utama?

Jika ditarik garis besar, Nissan Pixo EV menawarkan paket yang rasional: mobil listrik mini 259 km dengan baterai LFP 27,5 kWh, dimensi kompak, radius putar kecil, dan kemampuan pengisian daya 28 menit untuk mengisi mayoritas kapasitas baterai. Semua itu dibangun di atas platform Renault Twingo yang telah teruji, sehingga risiko "produk baru" yang belum matang relatif lebih kecil. Pixo EV jelas bukan mobil untuk perjalanan antarkota jarak jauh, melainkan city car listrik terjangkau yang didesain sangat spesifik untuk kebutuhan jalanan rapat dan parkir minim di kawasan perkotaan. Ruang bagasi 356–1.221 liter memberi fleksibilitas yang jarang dimiliki mobil mungil, membuatnya cukup fungsional untuk belanja bulanan maupun membawa barang besar jika kursi belakang dilipat. Nissan belum mengumumkan harga resmi, namun model ini diposisikan di bawah batas harga psikologis mobil listrik kompak dan ditargetkan mulai dijual awal 2027. Dengan semua kombinasi tersebut, Pixo EV layak dilihat sebagai salah satu kandidat kuat bagi pengguna kota yang ingin beralih ke mobil listrik tanpa harus membayar mahal atau berkompromi besar pada kepraktisan.

Kuybeli memperoleh komisi saat Anda berbelanja melalui tautan kami, tanpa biaya tambahan untuk Anda.

You May Also Like

Comments
Tulis sesuatu...
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berbagi pendapat!