Masuk Oktober, undangan kondangan biasanya mulai menumpuk di grup chat. Bersamaan dengan itu muncul pertanyaan klasik yang tiap tahun berulang, yaitu pakai aksesori apa biar kebaya kelihatan naik kelas tanpa harus beli emas baru. Pertanyaan ini masuk akal banget, karena perhiasan kondangan seringnya cuma dipakai beberapa jam lalu disimpan lagi, dan risiko tertukar atau hilang di venue yang ramai itu nyata banget.
Kabar baiknya, pilihan non emas dari brand lokal sekarang bukan lagi pilihan kompromi. Ada subeng Bali dengan tradisi kriya di belakangnya, anting lapis emas yang terbuka soal bahan dasarnya, sampai mutiara Lombok bersertifikat. Setelah aku cek harganya satu per satu di Shopee, ini piece yang bakal aku pilih buat musim kondangan tahun ini.
Subeng Bali, statement paling autentik buat kebaya

Kalau look kebaya kamu dipadukan dengan sanggul, subeng adalah piece yang paling cepat mengubah aura. Anting tradisional Bali ini bentuknya bulat besar, dan beberapa model punya ekor kerucut di belakang cuping telinga sehingga dari samping terlihat seperti ukiran emas kecil. Di foto ini kelihatan dua versi sekaligus, yaitu cakram dengan tekstur butir halus dan kerucut dengan ukiran.
Sebagian besar subeng harga terjangkau berbahan alpaka, yaitu logam paduan berwarna perak yang kemudian dilapis emas atau silver. Kilauannya cukup buat sesi foto seharian tapi harganya jauh dari emas asli. Kencana Collection Bali, brand yang sering lewat di FYP aksesori Bali, mencantumkan model subeng klasik, cerorot, sampai kekinian di kisaran Rp115.000 sampai Rp155.000 di toko Shopee mereka, dengan varian Klasik Silver S di Rp115.000.
Soal ukuran, subeng cakram diameter kecil sampai sedang paling aman buat yang baru pertama coba karena tidak terasa berat di cuping. Versi lapis silver cocok buat kebaya putih atau pastel, sedangkan lapis emas langsung hangat dipadukan dengan kain emas atau bata. Tipsku sederhana, kalau sudah pakai subeng biar dia jadi bintang tunggal. Lewati anting besar lain dan cukup kalung tipis atau tanpa kalung sama sekali.
Anting lapis emas buat siang dan mutiara buat malam

Gak semua orang datang ke kondangan dengan sanggul. Buat rambut terurai atau hijab, anting tusuk atau hoop jelas lebih praktis dan nyaman dipakai dari akad pagi sampai makan malam. Di kelas lapis emas, Thiqla termasuk brand yang terbuka soal bahan. Dasar mereka stainless steel 316L dengan lapisan PVD emas 18K, bukan titanium, dan diklaim hypoallergenic serta anti karat. Anting Permata Zahra mereka ada di Rp84.628 dengan voucher, sementara model Farrah gaya Korea di Rp91.998, keduanya di toko Shopee resmi Thiqla.
Buat teman yang berhijab, ada juga anting hijab model kebaya kendari mutiara berbahan titanium di sekitar Rp24.000, seperti produk berlabel buatan Indonesia di toko C-arloji. Model klipnya menjepit tepi hijab tanpa needing tindik, jadi aman dipakai seharian tanpa bikin tepi hijab robek. Satu set kalung dan anting lapis emas seperti di foto cukup bikin kebaya renda polos terlihat sengaja distyling.

Untuk acara malam atau pernikahan keluarga yang lebih dekat, aku menyimpan slot khusus buat mutiara. Brand kecil lokal seperti nanummi.crafts merangkai anting bunga dengan tangan dari kawat emas, organza tipis, dan mutiara air tawar, jadi tiap pasang punya karakter sendiri dan manis dipadukan dengan kebaya romantis warna lembut.
Kalau yang kamu cari mutiara laut bersertifikat, Volla Pearl asal Lombok mencantumkan harga Shopee mulai Rp745.000 untuk model Rhea sampai Rp2.640.000 untuk Mirae di toko Shopee mereka. Setiap pembelian datang dengan sertifikat keaslian mutiara, box perhiasan, dan kain perawatan, jadi wajar sebagai piece sekali waktu yang dimaksudkan awet bertahun-tahun. Budget lebih tipis pun masih bisa masuk, karena anting mutiara air tawar bersertifikat masih ada di kisaran Rp65.000 sampai Rp185.000 di toko-toko mutiara Lombok di Shopee. Cara cek sederhana kalau ragu, gesek perlahan ke permukaan gigi karena mutiara asli terasa sedikit kasar dan dingin lebih lama saat pertama dipegang.
Biar satu tampilan gak jadi berlebihan
Aturanku cuma satu statement piece per tampilan. Subeng, anting bunga besar, atau mutiara bersertifikat, pilih salah satu saja dan biarkan sisanya mengikuti dengan rantai tipis atau stud kecil. Tumpuk dua statement sekaligus dan tampilan kebaya yang sudah ramai bordir justru jadi bersaing sendiri.
Warna logam juga menentukan. Lapis emas dan mutiara kekuningan terlihat hangat di kebaya bata, marun, atau emas, sedangkan silver dan mutiara putih lebih bersih di warna pastel dan putih. Buat yang berhijab, pasang anting klip tepat di lipatan telinga biar tetap kelihatan dari depan, dan pilih kalung dengan panjang yang tidak tertutup lipatan voal.
Satu kebiasaan yang gak boleh dilewati adalah lap aksesori dengan kain lembut setelah dipakai dan simpan terpisah dari piece logam lain. Lapisan emas dan kilau mutiara sama-sama lebih awet dengan perlakuan sesederhana itu. Musim kondangan masih panjang sampai akhir tahun, dan dengan piece piece lokal seperti ini, tampil mewah ternyata gak lagi berarti membeli emas yang jarang dipakai.





