Temukan minat Anda, bersama

Promo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Temukan minat Anda, bersamaPromo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Smart #2 Siap Meluncur dengan Jarak Tempuh 410 Km

Smart #2 Siap Meluncur dengan Jarak Tempuh 410 Km
Minat|Memilih Kendaraan Energi Baru

Mobil mungil dengan janji jarak jauh

Smart #2 adalah mobil listrik kompak dua penumpang yang dirancang untuk mobilitas perkotaan, dengan bodi mungil, penggerak roda belakang, dan klaim jarak tempuh hingga 410 km menurut standar CLTC. Smart dijadwalkan meluncurkan model ini pada 5 November 2026 di China. Angka tersebut terdengar mengesankan untuk kendaraan seukuran ini, tetapi bukan jaminan jarak yang sama dalam penggunaan harian: metode CLTC memiliki kondisi pengujian tersendiri, dan hasilnya tidak serta-merta mencerminkan perjalanan nyata. Karena itu, jarak tempuh Smart #2 lebih tepat dibaca sebagai petunjuk awal, bukan kepastian bagi calon pengguna. Daya tarik utamanya tetap jelas: Smart mencoba menghidupkan kembali gagasan mobil listrik dua penumpang yang ringkas tanpa membuat jarak jelajah tampak sebagai kompromi yang besar.

Model ini meneruskan karakter Smart ForTwo, yang dirancang untuk menghadapi keterbatasan ruang jalan dan parkir di kota. Setelah diperkenalkan secara global di Paris Motor Show pada Oktober 2026, peluncuran Smart #2 di China menjadi langkah berikutnya menuju pasar. Momen ini penting karena menempatkan mobil dua penumpang kembali dalam perbincangan kendaraan listrik perkotaan, meski daya tarik sesungguhnya akan bergantung pada detail pemakaian dan konfigurasi yang diumumkan nanti.

Dimensi kecil, manfaat yang terasa di kota

Ukuran Smart #2 adalah alasan kuat mengapa klaim jangkauannya bukan satu-satunya angka yang patut diperhatikan. Mobil ini memiliki panjang sekitar 2.751 atau 2.764 mm, lebar 1.669 mm, tinggi 1.555 mm, dan jarak sumbu roda 1.875 mm. Dengan radius putar minimum 3,35 meter, kendaraan ini dirancang agar lebih mudah bermanuver di ruang terbatas. Keuntungan seperti ini lebih dekat dengan kebutuhan sehari-hari daripada angka jarak tempuh maksimum: mencari celah parkir atau berputar di jalan sempit bisa menjadi bagian rutin dari perjalanan perkotaan.

Praktikalitasnya juga terlihat pada pintu bagasi dua bagian. Kaca atas dapat dibuka terpisah, sehingga akses barang lebih mudah saat ruang parkir terbatas; bagian bawah bisa dilipat menjadi bidang muat atau tempat duduk yang mampu menahan beban hingga 120 kg. Kabin memakai bangku model bangku panjang dan kokpit melingkar, dengan tingkat pemanfaatan ruang yang diklaim mencapai 78 persen. Rangkaian ini menunjukkan bahwa Smart tidak hanya menjual ukuran mungil, tetapi berusaha membuat ruang yang tersedia berguna.

Spesifikasi awal menjanjikan, tetapi belum lengkap

Smart #2 menggunakan satu motor listrik di bagian belakang dengan tenaga maksimum 60 kW atau sekitar 80 hp dan torsi puncak 130 Nm. Baterai lithium iron phosphate berkapasitas 35,8 kWh dipasok CATL. Pengisian cepat DC hingga 65 kW diklaim mampu menaikkan isi baterai dari 10 persen ke 80 persen dalam sekitar 20 menit. Angka-angka ini menggambarkan paket yang masuk akal untuk kendaraan kota, meski belum cukup untuk menilai performa di jalan tol, kemampuan membawa penumpang dan barang, atau efisiensi dalam kondisi berkendara yang berbeda.

Ada satu pembanding yang membantu menempatkan klaim utama: sumber lain memperkirakan jarak sekitar 332 km menurut WLTP, dibandingkan maksimum 410 km pada CLTC. Perbedaan ini menggarisbawahi pentingnya melihat standar pengujian sebelum membandingkan mobil listrik. Fitur Vehicle-to-Load juga disebut tersedia untuk memasok listrik ke perangkat eksternal, sedangkan perlengkapan keselamatan mencakup hingga tujuh kantong udara dan sejumlah fitur bantuan berkendara. Namun, rincian lengkap konfigurasi dan ketersediaan fitur masih perlu dikonfirmasi saat peluncuran.

Peluncuran akan menjawab pertanyaan penting

Kolaborasi Smart dan Geely menggabungkan rancangan tim desain global Mercedes-Benz dengan dukungan pengembangan dan produksi Geely di China. Hasil awalnya tampak diarahkan pada kebutuhan kota: bodi ringkas, radius putar kecil, pengisian cepat, serta beberapa solusi kabin dan bagasi yang praktis. Namun, spesifikasi yang tersedia belum menjawab semua hal yang dibutuhkan calon pembeli, termasuk harga, konfigurasi yang ditawarkan, dan seberapa dekat pengalaman berkendara sehari-hari dengan klaim jarak tempuh.

Itulah sebabnya peluncuran Smart #2 pada 5 November 2026 menjadi lebih dari sekadar pengumuman produk. Tanggal tersebut diharapkan membawa kejelasan mengenai paket yang akan dijual di pasar China dan membantu menilai apakah mobil ini menawarkan lebih dari sekadar dimensi kecil. Untuk saat ini, 410 km adalah angka menarik, tetapi ukuran kompak dan kemudahan bermanuver mungkin justru menjadi alasan yang lebih meyakinkan bagi pengguna kota. Kesimpulannya, Smart #2 tampak menjanjikan sebagai mobil listrik dua penumpang; penilaian akhir sebaiknya menunggu spesifikasi pasar dan informasi penggunaan yang lebih lengkap.

Kuybeli memperoleh komisi saat Anda berbelanja melalui tautan kami, tanpa biaya tambahan untuk Anda.

You May Also Like

Comments
Tulis sesuatu...
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berbagi pendapat!