Laut, budaya, dan ritme kota sebagai titik awal
Koleksi ORIGINS adalah rangkaian busana olahraga yang memadukan filosofi laut dan kehidupan Suku Bajo dengan fungsi aktif serta estetika high-end untuk dikenakan di tengah ritme urban. Kelly Tandiono memperkenalkannya bersama MANTA Liberta dalam gelaran Jakarta Fashion Week 2027, melalui peragaan di City Hall, Pondok Indah Mall 3, Jakarta Selatan, pada 27 Oktober 2026. Gagasan ini menarik karena menjadikan alam dan budaya bukan sekadar hiasan visual, melainkan landasan untuk membangun karakter rancangan. Laut menghadirkan kesan kuat dan dinamis, sementara kehidupan kota memberi arah pada siluet yang lebih tegas. Perpaduan itu membentuk bahasa desain yang berusaha bergerak melampaui batas pakaian olahraga konvensional. Tantangannya adalah menjaga agar inspirasi budaya terasa hadir dalam rancangan, bukan berhenti sebagai tema yang hanya disebut di panggung.

Sportwear yang tidak berhenti pada fungsi
ORIGINS mengusung gagasan “Ocean Born. City Refined”, dengan mempertemukan karakter sportwear dan pendekatan busana kelas atas. Kolaborasi Kelly Tandiono, Cover Me Not, dan MANTA Liberta—label pakaian olahraga performa—mendorong sportwear lokal memasuki ranah high-end tanpa menghapus fungsi maupun identitasnya. Arah ini patut diperhatikan: pakaian olahraga tak harus memilih antara nyaman bergerak dan punya daya visual yang kuat. Namun, nilai koleksi ini pada akhirnya bergantung pada bagaimana rancangan bekerja saat digunakan, bukan hanya pada kesan yang ditimbulkan di runway. Kelly menyebut inspirasinya sebagai pertemuan karakter laut yang kuat dengan kehidupan kota yang terus bergerak. Pernyataan itu merangkum ambisi ORIGINS: menawarkan busana berkarakter bagi pengguna aktif, sekaligus menguji sejauh mana sportwear lokal dapat berbicara dalam bahasa mode high-end.
Bahasa alam dan budaya di atas runway
Terjemahan visual ORIGINS paling mudah dibaca lewat kontras warna, garis, dan potongan. Untuk kategori lari, trail jacket dan celana pendek kuning dengan detail garis tegas membawa kesan sporty sekaligus modern. Lini renang bergerak ke palet biru navy dan biru muda, dengan potongan asimetris yang memberi kesan dinamis; beberapa desain minimalis dipadukan dengan luaran yang lebih elegan. Di sini, inspirasi laut tidak harus tampil sebagai motif literal. Warna dan bentuk menjadi cara yang lebih subtil untuk membawa kesan perairan ke dalam pakaian, sementara garis yang tegas memberi respons terhadap kehidupan urban. Peragaan tersebut menunjukkan bagaimana tema alam dan budaya bisa diarahkan menjadi keputusan desain yang terlihat dan dikenakan. Kekuatan pendekatan ini ada pada upayanya menyatukan referensi dengan kebutuhan gerak, bukan mengorbankan salah satunya demi efek panggung.
Rancangan untuk bergerak, bukan hanya untuk dilihat
Koleksi ORIGINS mencakup pakaian untuk lari, latihan fungsional, dan berenang, sehingga gagasan runway memiliki kaitan langsung dengan aktivitas sehari-hari. Bagi pengguna, manfaat yang dijanjikan bukan hanya tampilan yang berbeda, tetapi rancangan yang dimaksudkan untuk mendukung gerak tanpa menghilangkan karakter personal. Itu membuat perpaduan fungsi dan estetika menjadi ukuran utama keberhasilan koleksi: pakaian olahraga high-end tetap perlu menjawab kebutuhan pemakainya. Pada peragaan di Jakarta Fashion Week, para muse seperti Nirina Zubir, Yoshi Sudarso, Brandon Salim, M. Fajar Asshidiq Ghifari, Alip Jon, Benzig, dan Rendha Rais mengenakan koleksi ini. Kehadiran mereka membawa ragam karakter ke runway, tetapi pesan yang lebih penting terletak pada desainnya. ORIGINS menunjukkan bahwa sportwear lokal dapat mengambil inspirasi dari budaya dan alam tanpa melepaskan tuntutan praktis.





