Temukan minat Anda, bersama

Promo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Temukan minat Anda, bersamaPromo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Persib Tetap Waspada Hadapi Isen Mulang meski Tolic Absen

Persib Tetap Waspada Hadapi Isen Mulang meski Tolic Absen
Minat|Jepang & Korea

Absennya Tolic bukan berarti Persib kehilangan kendali

Persib tanpa Igor Tolic adalah situasi ketika pelatih kepala Maung Bandung tidak dapat mendampingi tim dari pinggir lapangan, tetapi tetap menyiapkan strategi dan mengarahkan persiapan pertandingan. Untuk laga melawan Isen Mulang FC di Stadion Si Jalak Harupat pada Minggu, 1 November, Tolic absen karena akumulasi dua kartu kuning yang ia terima saat menghadapi Persik Kediri dan Garudayaksa FC. Kehilangan pelatih kepala di area teknis tentu membatasi komunikasi langsung, tetapi dampaknya tidak perlu dibesar-besarkan: rencana pertandingan telah disusun sebelum laga dan Tolic tetap memegang kendali atas strategi. Persib masih harus memastikan instruksi itu diterjemahkan dengan baik di lapangan. Dengan demikian, ujian utamanya bukan mencari pengganti gagasan Tolic, melainkan menjaga agar pelaksanaan rencana tetap tertib ketika sosok yang biasanya memimpin dari sisi lapangan tidak hadir.

Ada perbedaan penyebutan pekan pertandingan dalam laporan yang tersedia: laga disebut sebagai pekan ketujuh Super League 2026/2027 dan juga pekan kedelapan BRI Super League 2026/2027. Namun, tanggal dan lokasi yang dicantumkan sama, yaitu 1 November 2026 di Si Jalak Harupat. Perbedaan itu tidak mengubah pokok persoalan bagi Persib: Tolic tak bisa berada di area teknis, sementara tim tetap wajib menjalankan persiapan yang sudah ia susun.

Persib Tetap Waspada Hadapi Isen Mulang meski Tolic Absen

Runje menjadi penghubung di tepi lapangan

Zlatko Runje Persib menjadi sosok yang mengambil alih tugas mendampingi para pemain dari pinggir lapangan. Peran asisten pelatih itu lebih dari sekadar berdiri di area teknis: ia bersama staf harus memastikan arahan Tolic sampai kepada pemain dan menjaga komunikasi serta kepemimpinan selama pertandingan. Runje menegaskan bahwa Tolic tetap mengatur tim meski tidak bisa memberikan instruksi langsung di sisi lapangan. “Kami akan mencoba membantunya karena dia tidak berada di sini secara langsung, untuk menerapkan semua idenya kepada tim,” ujar Runje sebelum laga. Pernyataan itu menunjukkan bahwa pergantian di pinggir lapangan bukan pergantian kendali taktik. Tugas Runje adalah menjadi penerus instruksi, menjaga ketenangan tim, dan membuat perencanaan pelatih kepala tetap terasa di tengah pertandingan.

Pembagian peran ini masuk akal, tetapi tetap menuntut disiplin. Tanpa Tolic di area teknis, para pemain perlu cepat memahami arahan Runje dan staf, sementara komunikasi harus tetap jelas saat pertandingan berubah arah. Kualitas kepemimpinan di pinggir lapangan akan terlihat dari konsistensi Persib menjalankan rencana, bukan dari banyaknya instruksi yang disampaikan.

Menghormati lawan tanpa mengendurkan ancaman

Persib lawan Isen Mulang bukan pertandingan yang patut dipandang ringan. Runje menilai Isen Mulang FC sebagai tim bagus yang bisa berbahaya, sekaligus memilih memusatkan perhatian pada kualitas dan gagasan permainan Persib sendiri. Sikap itu tepat: kewaspadaan terhadap lawan seharusnya memperkuat persiapan, bukan membuat Maung Bandung kehilangan keberanian. Bermain di kandang memberi Persib alasan untuk tampil tegas, tetapi bukan izin untuk meremehkan lawan. Runje menyebut rasa hormat sebagai dasar menghadapi pertandingan, sembari menegaskan pentingnya menunjukkan siapa yang berkuasa di kandang. Persib tetap dinilai berbahaya karena absennya Tolic dari pinggir lapangan tidak menghapus persiapan tim maupun gagasan permainan yang sudah dirancang.

Ada pula satu hal yang belum pasti dari sisi susunan pemain: Teja Paku Alam sudah kembali bergabung setelah cedera, tetapi Runje belum memastikan apakah kiper utama itu siap tampil. Fitrah Maulana disebut tampil baik dalam pertandingan-pertandingan terakhir, sementara Teja masih dipantau dan belum dinyatakan siap seratus persen. Ini memberi Persib pilihan, tetapi juga mengingatkan bahwa kesiapan pemain perlu dinilai hati-hati. Kesimpulannya, absennya Tolic bukan alasan untuk menurunkan kewaspadaan ataupun menganggap Persib kehilangan arah. Runje memegang tugas di pinggir lapangan, Tolic tetap mengatur strategi, dan Persib harus membuktikan bahwa koordinasi itu cukup untuk menghadapi Isen Mulang dengan disiplin serta ancaman yang tetap terjaga.

Kuybeli memperoleh komisi saat Anda berbelanja melalui tautan kami, tanpa biaya tambahan untuk Anda.

You May Also Like

Comments
Tulis sesuatu...
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berbagi pendapat!