Kalau kamu pernah tumbuh bareng Majalah Bobo, kabar adaptasi ini punya tarikan nostalgia yang jelas. Oki & Nirmala akan hadir dalam versi live-action; buatku, kejutan kecilnya adalah teaser lebih dulu memperkenalkan Nirmala dan bentang Negeri Dongeng, bukan membeberkan cerita panjang. Gaun merah muda, tongkat sihir, dan tangga istana langsung memberi rasa dongeng.
Catatan paling praktis: filmnya dijadwalkan tayang di bioskop pada 2027. Sampai 5 November 2026, tanggal dan bulan rilisnya belum diumumkan.
Oki & Nirmala tayang kapan?
Film penuhnya masih dijadwalkan ke bioskop pada 2027. Teaser perdana mulai diputar di bioskop pada 22 Oktober 2026, bersamaan dengan penayangan Kuasa Gelap: Perjanjian Darah. Jadi, kalau kamu melihat 22 Oktober disebut dalam kabar film ini, itu tanggal teaser mulai hadir di bioskop, bukan tanggal rilis film penuhnya. Kamu bisa melihat teaser resmi untuk mendapat gambaran awal tentang visualnya.
Belum ada hari atau bulan penayangan yang bisa dijadikan patokan. Untuk sekarang, cukup tandai 2027 dulu sambil menunggu jadwal yang lebih rinci.

Sinopsis awal: petualangan di Negeri Dongeng
Film live-action ini diadaptasi dari cerita bergambar Oki dan Nirmala di Majalah Bobo. Kisah dari Negeri Dongeng pertama kali terbit pada 14 April 1973. Premis film membawa Oki, Nirmala, dan teman-temannya ke petualangan untuk melindungi Pohon Lobi-lobi—sumber energi bagi makhluk di sana—dari ancaman kejahatan.
Teaser memperlihatkan Nirmala mengayunkan tongkat sihir di lingkungan istana, tetapi belum menjelaskan siapa ancamannya, bagaimana Pohon Lobi-lobi terlibat, atau seperti apa peran tokoh lain. Buatku, cuplikan ini lebih berfungsi sebagai pintu masuk ke dunianya daripada sinopsis lengkap; rasa penasaran utamanya justru ada pada konflik yang belum dibuka.

Pemain Oki & Nirmala: Tissa Biani dan Azamy Syauqi
Tokoh utamanya dimainkan Tissa Biani sebagai Nirmala dan Azamy Syauqi sebagai Oki. Nama-nama lain yang sudah diumumkan menghidupkan banyak penghuni Negeri Dongeng:
- Rey Bong sebagai Azka, Titi Kamal sebagai Ratu Bidadari, dan Dea Panendra sebagai Pipiyot.
- Anjasmara sebagai Peri Putih, Karina Salim sebagai Bu Lala, dan Indra Birowo sebagai Pak Tobi.
- Kala Madali Bramantyo sebagai Kala, Diandra Agatha sebagai Bidadari Ambar, dan Sheila Kusnadi sebagai Dayang Pupai.
Hanung Bramantyo menyutradarai film ini, yang digarap Paragon Pictures bersama Ideosource Entertainment dan KG Media. Aku paling penasaran melihat dinamika Tissa dan Azamy sebagai duo yang menjadi pusat cerita. Teaser perdananya belum menampilkan Oki, Pipiyot, atau Ratu Bidadari, jadi hubungan antartokohnya masih belum banyak terbaca.

Yang paling ingin aku lihat dari adaptasi ini
Nostalgia saja belum cukup untuk membuat adaptasi terasa utuh. Aku ingin melihat apakah film ini bisa menjaga sisi usil Oki dan keajaiban Nirmala, sambil memberi ruang pada konflik Pohon Lobi-lobi. Teaser baru memberi sedikit gambaran, jadi aku belum mau menilai cerita atau efek visualnya dari cuplikan singkat.
Untuk sekarang, perpaduan kisah Bobo yang sudah dikenal lintas generasi, jajaran pemainnya, dan dunia fantasinya cukup untuk membuat Oki & Nirmala masuk daftar pantauanku. Aku akan menunggu trailer yang memperlihatkan Oki dan petualangan mereka lebih lengkap—sementara kalender nontonnya masih bertuliskan 2027.






