Temukan minat Anda, bersama

Promo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Temukan minat Anda, bersamaPromo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Dari Komisi Pertama ke Peluang Usaha: Santri Masuki Dunia Affiliate

Dari Komisi Pertama ke Peluang Usaha: Santri Masuki Dunia Affiliate
Minat|Pelatihan Komprehensif

Keterampilan digital membuka jalan usaha

Affiliate untuk santri adalah cara memperoleh peluang usaha dengan membuat konten yang membantu memasarkan produk melalui platform digital. Model ini bisa menjadi pintu masuk yang terjangkau bagi santri untuk belajar promosi, memahami kebutuhan pasar, dan membangun keterampilan wirausaha tanpa harus langsung memiliki produk sendiri. Di Pondok Pesantren Al-Muayyad, Surakarta, 200 santri dari 22 pesantren di Solo Raya mengikuti pelatihan Santri Matic pada 31 Oktober 2026. Kegiatan kolaborasi Shopee dan Kementerian Ekonomi Kreatif itu menjadi bagian dari program Generasi Melek Teknologi dan digelar dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional. Ini langkah yang patut diperluas: pesantren tak perlu memilih antara pendidikan agama dan kesiapan menghadapi perubahan ekonomi. Keterampilan digital dapat melengkapi pembelajaran yang sudah ada sekaligus membuka jalur penghasilan dan usaha kreatif.

Dari konten hingga komisi affiliate

Pelatihan digital santri berangkat dari praktik yang dekat dengan keseharian: membuat konten, memasarkan produk, dan mencari peluang penghasilan melalui platform digital. Peserta dikenalkan pada pilihan usaha yang beragam, termasuk berjualan daring, menjadi merchant kuliner, serta membuat konten melalui Shopee Affiliate Program. Kisah seorang santri yang disebut berkembang dari komisi awal Rp24 ribu hingga meraih jutaan rupiah memperlihatkan daya tarik bisnis affiliate sebagai langkah awal. Namun, hasil satu orang bukan jaminan penghasilan bagi semua peserta. Pelajaran yang lebih penting adalah bahwa kemampuan membuat konten dan memahami cara promosi dapat diasah, lalu diterapkan untuk produk yang relevan. Bagi santri, affiliate bisa menjadi ruang belajar sambil praktik—asal peluang komisi disertai pemahaman tentang konsistensi, kepercayaan audiens, dan mutu produk.

Dari Komisi Pertama ke Peluang Usaha: Santri Masuki Dunia Affiliate

Bekal dasar perlu berujung pada praktik

Materi dasar keterampilan digital disampaikan oleh trainer Kampus UMKM Shopee Kelas Online yang telah tersertifikasi Badan Nasional Sertifikasi Profesi. Bekal terstruktur seperti ini penting, tetapi pelatihan singkat hanya akan berarti jika diikuti latihan berulang dan kesempatan menerapkan pengetahuan. Santri perlu belajar bukan hanya cara mengunggah konten, melainkan juga mengenali calon pembeli, menyampaikan manfaat produk secara jujur, dan menilai apakah promosi menghasilkan respons. Wali Kota Surakarta Respati Achmad Ardianto menekankan bahwa santri sebaiknya tidak berhenti sebagai penjual atau reseller, tetapi mampu menjadi kreator produk dan membangun model bisnis sendiri. Arah itu tepat. Affiliate dapat menjadi pintu masuk untuk memahami pemasaran; tujuan berikutnya adalah mengembangkan produk, merek, dan usaha yang memberi nilai lebih bagi pesantren.

Pesantren punya peluang membangun kemandirian

Ekonomi digital pesantren berpotensi tumbuh ketika keterampilan individu terhubung dengan produk dan kebutuhan komunitas. Platform digital dapat membantu memasarkan fesyen, kuliner, busana muslim, dan hasil kreativitas pesantren kepada pasar yang lebih luas—bukan hanya menjadi saluran dakwah. Karena itu, manfaat Santri Matic sebaiknya diukur dari tindak lanjut: apakah peserta terus mendapat pendampingan, mencoba menjalankan usaha, dan memperoleh ruang untuk mengembangkan produk. Kementerian Ekonomi Kreatif menyatakan program ini diharapkan tidak berhenti pada pelatihan awal dan akan didorong agar menjangkau lebih banyak santri; program GenMatic disebut telah menjangkau ribuan peserta di 14 kota dan kabupaten. Kesimpulannya, pelatihan digital memberi pijakan, bukan hasil akhir. Dengan praktik berkelanjutan dan dorongan untuk menjadi kreator, santri dapat ikut membangun kemandirian ekonomi kreatif pesantren.

Kuybeli memperoleh komisi saat Anda berbelanja melalui tautan kami, tanpa biaya tambahan untuk Anda.

You May Also Like

Comments
Tulis sesuatu...
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berbagi pendapat!