Verdik Akhir: Menarik di Atas Kertas, Terganjal Faktur
Uwinfly M110G adalah motor listrik fast charging dengan harga sekitar Rp16 juta hingga Rp17 jutaan yang menawarkan kombinasi performa 3.000 watt, kecepatan hingga sekitar 80–85 km/jam, jangkauan 100 km per sekali isi daya, serta fitur pintar seperti keyless dan koneksi aplikasi, namun dibayangi masalah faktur kendaraan yang membuat STNK dan pelat nomor tertunda bagi sejumlah pengguna. Dari sudut pandang pengguna, ini produk yang sangat menggoda untuk komuter harian: pengisian penuh sekitar tiga jam, suspensi empuk, deck luas, dan desain futuristik yang menonjol di jalan. Tetapi pada saat yang sama, legalitas yang belum beres menjadikannya pilihan yang berisiko, terutama untuk pemakai yang butuh kendaraan resmi untuk dipakai di jalan raya setiap hari. Di kelas harga Uwinfly M110G Rp16 juta, kualitas motor listrik yang ditawarkan terasa menarik, namun belum didukung pengalaman kepemilikan yang tenang.
Desain Futuristik dan Kenyamanan Harian
Secara desain, Uwinfly M110G tampil beda dengan wajah depan bergaya futuristik yang disebut menyerupai shark head. Semua lampu sudah LED, memberi tampilan modern sekaligus efisiensi listrik. Di bagian kaki, digunakan pelek ring 12 dan ban 110/70, konfigurasi yang mendukung kestabilan untuk kecepatan menengah khas penggunaan urban. Untuk kenyamanan harian, deck depan tergolong luas dan bahkan disebut masih sanggup membawa galon, sementara jok terasa cukup empuk untuk perjalanan rutin rumah–kantor. Suspensi depan teleskopik dan suspensi belakang yang bisa diatur mendapat komentar positif karena terasa empuk di jalan. Namun, dua catatan penting muncul: posisi footstep penumpang belakang dinilai sempit sehingga kurang nyaman untuk boncengan lama, dan komstir terasa cukup berat ketika bermanuver pelan, meski disebut masih bisa membaik dengan penyetelan. Dari sisi kualitas motor listrik, kenyamanan dasar tercapai, tetapi ergonomi penumpang dan setelan kemudi butuh perhatian.
Kelebihan
- Desain futuristik dengan lampu LED dan pelek ring 12 yang stabil di kecepatan menengah.
- Suspensi empuk dan jok nyaman untuk penggunaan harian di perkotaan.
- Deck depan luas, praktis untuk membawa barang tambahan seperti galon.
- Fitur pintar keyless dan koneksi aplikasi menambah rasa modern dan aman.
Kekurangan
- Footstep penumpang belakang sempit, kurang ideal untuk boncengan jarak jauh.
- Komstir berat saat manuver kecil, berpotensi membuat lelah di kemacetan.
- Masalah faktur kendaraan menghambat penerbitan STNK dan pelat nomor.
- Performa tinggi belum sepenuhnya berarti bila motor tidak bebas digunakan di jalan raya.
Performa, Fast Charging, dan Jangkauan 100 km
Di atas kertas, performa Uwinfly M110G cukup agresif untuk motor listrik di kelas Rp16 jutaan. Motor 3.000 watt dipasangkan dengan baterai 73,6–74V 30Ah yang diklaim mampu menempuh hingga 100 km sekali isi. Dalam pengujian, mode Eco mencatat sekitar 61–65 km/jam, Normal berada di kisaran 68–74 km/jam, dan Sport mencapai sekitar 80–86 km/jam. Ada pula tombol Boost yang dalam video diklaim mampu membawa kecepatan hingga 99 km/jam ketika ditekan dan ditahan. "Uwinfly sendiri menyebut M110G mampu mencapai 85 km/jam dan menempuh hingga 100 kilometer dalam sekali pengisian." Di sisi pengisian, charger 10 ampere memungkinkan fast charging penuh sekitar tiga jam, dengan pengisian 50 persen disebut bisa tercapai kira-kira 1,5 jam. Baterai bisa dilepas, sehingga pengguna dapat mengisi di rumah atau kantor tanpa harus membawa motor ke sumber listrik. Bagi komuter urban, kombinasi pengisian cepat dan jangkauan 100 km membuat motor listrik fast charging ini terasa sangat praktis.
| Spesifikasi | Data Pabrikan | Data Pengujian Video |
|---|---|---|
| Daya motor | 3.000 watt | 3.000 watt |
| Kapasitas baterai | 73,6–74V 30Ah | Sama seperti data pabrikan |
| Klaim jangkauan | Hingga 100 km per pengisian | Tergantung mode, kondisi jalan, dan bobot pengendara |
| Top speed resmi | Maksimum 80–85 km/jam | Sport sekitar 80–86 km/jam; Boost diklaim 99 km/jam |
| Waktu pengisian penuh | Sekitar 3 jam hingga penuh | 50% sekitar 1,5 jam |
Fitur Pintar dan Masalah Faktur yang Mengkhawatirkan
Salah satu nilai jual utama Uwinfly M110G adalah fitur pintarnya. Motor ini bisa dinyalakan melalui remote, kunci fisik, maupun aplikasi Uwinfly, dan mendukung sistem keyless yang memanfaatkan koneksi Bluetooth pada ponsel. Begitu ponsel berada dalam jarak tertentu, motor dapat dikunci atau dibuka tanpa perlu colok kunci tradisional. Di dashboard, tersedia USB dan USB Type-C untuk mengisi gawai, ditambah kompartemen penyimpanan yang berguna untuk barang kecil dan sistem pengaturan suspensi belakang. Semua ini membuat M110G terasa seperti motor listrik kelas lebih tinggi, tetapi dengan harga Uwinfly M110G Rp16 jutaan. Masalahnya, sejumlah pengguna yang menerima unit sejak Januari 2026 disebut belum mendapatkan faktur kendaraan. Hal ini menghambat proses pembuatan STNK dan pelat nomor, sehingga motor tidak bisa leluasa digunakan di jalan umum. Dengan kata lain, kualitas motor listrik dan fitur pintar yang kuat saat ini tertutup oleh ketidakpastian administrasi; bagi pembeli potensial, ini bukan detail kecil, melainkan faktor penentu.
Buy if / Skip if
- Buy the Uwinfly M110G if Anda mencari motor listrik fast charging dengan pengisian sekitar tiga jam dan jangkauan hingga 100 km per charge untuk komuter harian.
- Skip the Uwinfly M110G if Anda butuh segera memiliki motor dengan STNK dan pelat nomor aktif karena akan dipakai tiap hari di jalan raya.
- Buy the Uwinfly M110G if Anda tertarik dengan fitur pintar seperti keyless berbasis Bluetooth, koneksi aplikasi, dan port USB/USB-C untuk gaya hidup urban.
- Skip the Uwinfly M110G if kenyamanan penumpang belakang saat boncengan jauh menjadi prioritas utama Anda.
- Buy the Uwinfly M110G if Anda ingin kualitas motor listrik yang mengutamakan suspensi empuk dan deck luas untuk membawa barang tambahan.
- Skip the Uwinfly M110G if Anda tidak mau berisiko berurusan dengan masalah faktur dan proses administrasi kendaraan yang belum jelas.






