Temukan minat Anda, bersama

Promo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Temukan minat Anda, bersamaPromo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Pasar Legi Ubah Lantai Dua Sepi Menjadi Ruang Kuliner dan Aktivitas

Pasar Legi Ubah Lantai Dua Sepi Menjadi Ruang Kuliner dan Aktivitas
Minat|Makanan Kaki Lima

Dari deretan kios menuju ruang bersama

Revitalisasi lantai dua Pasar Legi adalah upaya mengubah ruang perdagangan yang kehilangan pengunjung menjadi tempat yang menggabungkan kegiatan ekonomi, kuliner, olahraga, dan aktivitas masyarakat. Arah baru ini lebih menjanjikan daripada mempertahankan kios yang tak lagi menarik pembeli, asalkan konsepnya menjawab kebutuhan warga dan pedagang.

Kios-kios partisi di area tengah lantai dua yang sepi pembeli telah dibongkar. Penataan tahap pertama juga mencakup perbaikan atap yang bocor serta wajah luar pasar. Hingga akhir Oktober, progres pekerjaan dilaporkan sekitar 67 persen, dengan anggaran tahap awal Rp 624 juta dan target penyelesaian fisik pada 20 Desember 2026.

Langkah ini masuk akal karena mempertahankan ruang yang tak produktif bukan cara menghidupkan pasar. Namun, ruang lapang saja tidak cukup: pengelola harus memastikan ada alasan kuat bagi warga untuk naik ke lantai dua dan kembali berkunjung.

Pasar Legi Ubah Lantai Dua Sepi Menjadi Ruang Kuliner dan Aktivitas

Kuliner dan kegiatan bisa menjadi magnet

Ruang yang telah dibuka direncanakan menjadi area kuliner, ruang kreatif, dan tempat kegiatan masyarakat. Usulan yang dibahas juga mencakup fasilitas olahraga, kedai kopi, pusat oleh-oleh, hiburan anak, serta ruang usaha bagi UMKM. Dengan perpaduan fungsi tersebut, food court Pasar Legi berpotensi menjadi pintu masuk untuk mengenalkan kembali pasar kepada pengunjung yang selama ini menjauh.

Wali Kota Blitar Syauqul Muhibbin, yang akrab disapa Mas Ibin, membahas masa depan pasar bersama perwakilan pedagang di Pasar Wage pada 26 Oktober 2026. Ia menyatakan, “Kalau kita bangun pasar itu sesuai dengan aspirasi masyarakat, masyarakat akan berbondong-bondong ke pasar itu”.

Gagasan itu tepat, tetapi ragam aktivitas perlu dirancang sebagai satu pengalaman yang saling mendukung, bukan sekadar daftar fasilitas. Kuliner dapat mengundang kunjungan rutin, sementara olahraga dan kegiatan kreatif memberi alasan untuk tinggal lebih lama.

Pasar Legi Ubah Lantai Dua Sepi Menjadi Ruang Kuliner dan Aktivitas

Pemulihan harus menyertakan pedagang

Pasar Legi Blitar menghadapi tantangan yang lebih besar daripada kondisi fisik bangunan. Pasar masih lesu setelah dampak kebakaran pada 2016 dan pergeseran kebiasaan belanja ke layanan daring. Turunnya omzet bahkan membuat sebagian pedagang menghentikan usahanya. Karena itu, keberhasilan perubahan tidak semestinya diukur hanya dari ramainya area baru, tetapi juga dari peluang usaha yang tercipta bagi pedagang lama.

Pemerintah menyatakan masukan pedagang akan dipertimbangkan dalam pengaturan ruang usaha dan jenis kegiatan. Pendampingan yang disiapkan mencakup pemilihan usaha, pengembangan produk, akses modal, pemasaran, dan perdagangan digital. Dukungan seperti ini penting agar pedagang dapat menyesuaikan dagangan dengan kebutuhan pengunjung, bukan sekadar menunggu keramaian datang.

Revitalisasi pasar tradisional akan kehilangan makna bila ruang baru hanya menguntungkan penyewa atau pelaku usaha baru. Pedagang lama yang masih aktif dan bersedia beradaptasi perlu mendapat kesempatan nyata dalam konsep yang disusun.

Pasar Legi Ubah Lantai Dua Sepi Menjadi Ruang Kuliner dan Aktivitas

Ukuran keberhasilan ada pada kunjungan yang berulang

Pekerjaan fisik tahap pertama ditargetkan selesai pada 20 Desember 2026. Pemerintah juga menyebut revitalisasi secara keseluruhan telah mencapai 75 persen, sementara beberapa pembenahan lanjutan, termasuk penataan instalasi dan sistem pembuangan udara, masih direncanakan pada 2027. Pasar berpeluang digunakan sebelum semua tahap rampung, dengan Pasar Ramadan 2027 sebagai salah satu opsi yang masih perlu dibicarakan bersama paguyuban pedagang.

Tahapan tersebut memberi waktu untuk menguji apakah ruang kuliner dan kegiatan benar-benar mendatangkan warga serta transaksi. Pengelola sebaiknya memantau kunjungan, keterisian ruang usaha, dan manfaatnya bagi pedagang, lalu menyesuaikan program berdasarkan hasil, bukan asumsi.

Pembongkaran kios adalah awal, bukan jawaban akhir. Pasar Legi akan kembali hidup jika ruang baru terasa berguna bagi warga dan sekaligus membuka jalan bagi pedagang untuk bertahan. Tanpa dua hal itu, lantai dua yang lapang hanya akan menjadi ruang kosong dengan tampilan baru.

Pasar Legi Ubah Lantai Dua Sepi Menjadi Ruang Kuliner dan Aktivitas

Kuybeli memperoleh komisi saat Anda berbelanja melalui tautan kami, tanpa biaya tambahan untuk Anda.

You May Also Like

Comments
Tulis sesuatu...
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berbagi pendapat!