Ringkasan: pilih sesuai cara pakai
Redmi Pad 2 Pro dan Galaxy Tab S10 Lite adalah tablet Android untuk hiburan, produktivitas ringan, dan komunikasi, tetapi berbeda dalam ukuran layar, tenaga grafis, kapasitas baterai, serta dukungan pembaruan. Untuk menonton, bermain gim, dan mengurangi frekuensi mengisi daya, Redmi lebih meyakinkan. Galaxy Tab S10 Lite lebih pas bagi pengguna yang menginginkan perangkat lebih ringan dan masa dukungan perangkat lunak yang panjang. Dalam perbandingan tablet ini, tidak ada pemenang untuk semua orang: tentukan pilihan dari kebutuhan sehari-hari, bukan satu angka spesifikasi saja.
| Spesifikasi | Redmi Pad 2 Pro | Galaxy Tab S10 Lite |
|---|---|---|
| Layar | IPS LCD 12,1 inci, 2560 × 1600, 249 ppi, 120 Hz, Dolby Vision, HBM 600 nit | TFT LCD 10,9 inci, 1320 × 2112, 228 ppi, 90 Hz |
| Perangkat keras utama | Snapdragon 7s Gen 4, proses 4 nm | Exynos 1380, proses 5 nm |
| Antutu | Skor SoC 594.400; CPU 402.954, GPU 191.446 | Skor perangkat 739.073; CPU 310.886, GPU 91.243 |
| Baterai dan pengisian | 12.000 mAh, kabel 33 W, pengisian balik kabel 27 W | 8.000 mAh, kabel 25 W; sekitar 120 menit untuk penuh |
| Kamera belakang dan depan | 8 MP pada Wi-Fi atau 13 MP pada 5G; depan 8 MP | Belakang 8 MP; depan 5 MP |
| Bobot dan ketebalan | 600–620 g; 7,5 mm | 524 g; 6,6 mm |
| Konektivitas | Wi-Fi 6, Bluetooth 5.4; varian 5G | Wi-Fi 6, Bluetooth 5.3; varian 5G |
| Pembaruan Android | HyperOS 2; komitmen pembaruan utama tidak dinyatakan | One UI 7; hingga 7 pembaruan utama Android |
Angka Antutu perlu dibaca dengan cermat: skor Redmi yang dicantumkan adalah skor SoC, sedangkan 739.073 untuk Samsung merupakan skor perangkat. Jadi, angka totalnya bukan perbandingan setara. Untuk gambaran grafis yang lebih langsung, skor GPU Redmi 191.446 lebih dari dua kali skor GPU Exynos 1380 Samsung yang tercatat 91.243; ini mendukung pilihan Redmi untuk gim.
Layar dan performa: Redmi unggul untuk hiburan
Redmi menawarkan bidang pandang lebih luas pada 12,1 inci, resolusi 2560 × 1600, kerapatan 249 ppi, dan refresh rate 120 Hz. Dolby Vision menambah daya tarik untuk menonton, sementara Gorilla Glass 3 dengan tingkat Mohs 6 menjadi perlindungan tambahan. Kekurangannya terasa saat tablet dibawa atau dipegang lama: bobotnya 600–620 gram. Samsung lebih ringkas dengan layar 10,9 inci dan bobot 524 gram, tetapi resolusi 1320 × 2112 pada 228 ppi serta refresh rate 90 Hz membuat teks dan gerakan tidak setajam atau semulus Redmi.
Untuk performa Antutu, Samsung mencatat skor perangkat total lebih tinggi, 739.073, tetapi skor GPU-nya 91.243. Redmi mencatat skor SoC 594.400 dengan GPU 191.446 dan CPU 402.954. Karena jenis skor total yang tersedia berbeda, jangan menyimpulkan bahwa Samsung lebih kencang untuk semua tugas hanya dari angka keseluruhan. Jika prioritasnya gim berat seperti Genshin Impact atau Wuthering Waves, keunggulan GPU Redmi lebih relevan. Untuk multitugas umum dan gim kasual, Samsung tetap memadai, dengan layar lebih kecil yang terasa praktis saat dibawa.
Baterai, kamera, dan dukungan untuk pemakaian harian
Baterai 12.000 mAh membuat Redmi pilihan lebih kuat untuk perjalanan atau sesi menonton panjang. Pengisian kabel 33 W bukan yang tercepat di antara tablet lain yang disebut dalam bahan, tetapi Redmi punya pengisian balik kabel 27 W untuk membantu mengisi perangkat lain. Galaxy Tab S10 Lite membawa kapasitas 8.000 mAh dan pengisian 25 W; waktu pengisian penuh sekitar 120 menit. Jika tablet dipakai intens sepanjang hari, kapasitas Samsung lebih mungkin menuntut pengisian lebih sering.
Kamera kedua tablet lebih cocok untuk panggilan video, pemindaian dokumen, dan foto sesekali daripada menggantikan ponsel. Redmi memiliki kamera depan 8 MP; kamera belakangnya 8 MP pada varian Wi-Fi dan 13 MP pada varian 5G. Samsung memakai kamera depan 5 MP dan belakang 8 MP. Keduanya merekam video maksimal 1080p pada 30 fps, bukan 4K. Dari sisi umur pakai, Samsung menonjol dengan komitmen hingga tujuh pembaruan utama Android. Redmi lebih unggul dalam daya tahan dan spesifikasi hiburan, tetapi sumber tidak mencantumkan komitmen pembaruan utama yang setara.
Putusan berdasarkan kebutuhan
Redmi Pad 2 Pro lebih masuk akal sebagai tablet utama untuk menikmati konten, bermain gim, dan menjalani hari panjang tanpa sering mencari pengisi daya. Galaxy Tab S10 Lite lebih tepat bagi pengguna yang sering membawa tablet, menyukai perangkat lebih ringan, dan berniat memakainya dalam jangka panjang dengan dukungan pembaruan yang jelas. Kekurangan layar dan baterai Samsung perlu diterima sebagai kompromi demi portabilitas serta dukungan software. Pertimbangkan pula bahwa tidak ada NFC pada keduanya. Pilih dari kebiasaan penggunaan yang paling sering, bukan dari satu skor benchmark.
- Buy the Redmi Pad 2 Pro if Anda mengutamakan layar 12,1 inci 120 Hz, Dolby Vision, performa GPU untuk gim, dan baterai 12.000 mAh.
- Skip the Redmi Pad 2 Pro if Anda sering memegang tablet lama atau mengutamakan bobot ringan, sebab bobotnya mencapai 600–620 gram.
- Buy the Galaxy Tab S10 Lite if portabilitas dan dukungan hingga tujuh pembaruan utama Android lebih penting daripada layar besar atau tenaga grafis.
- Skip the Galaxy Tab S10 Lite if Anda menginginkan baterai berkapasitas besar, refresh rate 120 Hz, atau kamera depan beresolusi lebih tinggi.







