Temukan minat Anda, bersama

Promo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Temukan minat Anda, bersamaPromo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Denim yang Bisa Dipersonalisasi ala Rosé: Antara Idola dan Identitas

Denim yang Bisa Dipersonalisasi ala Rosé: Antara Idola dan Identitas
Minat|Tren Fashion

Denim yang dapat dikustomisasi: dari fandom ke ekspresi diri

Denim yang dapat dikustomisasi adalah busana berbahan denim yang dirancang dengan pilihan detail personal, grafis, dan aksesori tambahan sehingga setiap pemakainya dapat mengubah item yang sama menjadi tampilan berbeda yang mencerminkan karakter, preferensi, dan cerita gaya mereka sendiri, bukan sekadar mengikuti tren massal yang seragam tanpa ruang ekspresi individu. Koleksi Levi’s® x Rose, yang diluncurkan secara resmi pada 15 September 2026 di kawasan Asia Pasifik, berangkat tepat dari ide itu. Alih-alih hanya merilis jaket dan jeans bernuansa selebriti, kolaborasi ini mengundang penggemar untuk memodifikasi denim sesuai selera, menjadikannya fashion ekspres diri yang terasa personal. Di sini, fandom bukan lagi soal meniru sang idola, tetapi menjadikan figur Rosé sebagai titik awal untuk menemukan versi gaya terbaik masing-masing.

Denim yang Bisa Dipersonalisasi ala Rosé: Antara Idola dan Identitas

Levi’s x Rose: detail kecil, kepemilikan besar

Koleksi denim personal Levi’s® x Rose tidak berhenti pada potongan yang keren; kekuatannya justru ada di detail yang bisa dipilih. Penggemar dapat menambahkan grafis eksklusif seperti “The Original Girl”, “number one girl” yang merujuk lagu pembuka album solo rosie, dan angka “11” sebagai tribut hari ulang tahun Rose. Pilihan ini bukan dekorasi kosong, melainkan simbol yang menghubungkan pengalaman pribadi fans dengan narasi sang idola. Ada pin dengan motif bintang dan bunga, gantungan resleting berlogo Levi’s® dan Rose, hingga gantungan kunci berbentuk bintang dari denim dengan bordir “11” dan tulisan “rosie” pada sisi lainnya. Ketika Rose mengatakan ia ingin denim klasik Levi’s® terasa seperti pakaian dari lemari pribadinya, ia sedang menggeser denim dari sekadar produk menjadi objek yang punya rasa kepemilikan emosional bagi setiap pemakainya.

Siluet favorit Rosé dan bagaimana fans bisa mengadaptasinya

Yang menarik, koleksi ini dibangun dari siluet yang memang sudah menjadi bagian dari gaya Rosé BLACKPINK sehari-hari. Dua bentuk utama adalah slim zip-up trucker jacket dan loose boot jean, masing-masing tersedia dalam dua wash yang mudah dipadukan dengan berbagai gaya. Loose boot jean sebelumnya muncul dalam kampanye Super Bowl Behind Every Original dan menjadi salah satu model favorit Rosé. Trucker jacket-nya dikembangkan dari potongan ikonik Levi’s® dengan resleting dua arah dan detail metal perak yang bisa dikustomisasi, plus back patch bertuliskan tangan Rose “Levi Strauss with Rose”. Dengan pondasi ini, fans bisa memulai dari siluet signature sang idola namun mengolahnya lagi: dipadukan dengan kaos band, tank top feminin, atau bahkan layer preppy yang rapi. Hasilnya, denim yang sama berubah total ketika disentuh gaya personal masing-masing orang.

Gaya Rosé BLACKPINK: dari denim klasik ke garage-punk minimalis

Rosé BLACKPINK dikenal dengan gaya effortless: denim klasik, potongan santai, dan detail feminin yang membuat penampilannya terasa personal. Di MV “New Trick”, ia menunjukkan sisi lain lewat tema garage-punk yang segar dan modern. Garage-punk menggabungkan unsur pakaian kerja, estetika retro 1960-an, dan sentuhan anti-establishment yang kasual, tanpa atribut ekstrem seperti paku besar atau tindikan berlebih. Dalam salah satu scene, Rosé memilih siluet minimalis: kemeja pendek putih longgar dengan kancing terbuka santai, dipadukan dengan shorts putih yang hampir tertutup panjang kemeja sehingga tampak seperti shirt-dress seragam, plus sepatu kasual dan kaus kaki hitam tinggi. Ini menunjukkan satu hal penting: bahkan ketika bermain motif berani dan tema anti-mainstream, Rosé tetap bertumpu pada potongan yang bersih dan bisa diadaptasi penggemar sesuai keberanian masing-masing.

Dari meniru gaya idola ke merayakan identitas unik

Koleksi denim yang dapat dikustomisasi seperti Levi’s® x Rose mengubah cara penggemar berhubungan dengan fashion ekspres diri. Alih-alih mengejar copy-paste OOTD sang idola, penggemar diajak memulai dari fondasi gaya Rosé sebagai “The Original Girl”, lalu menerjemahkannya menjadi versi paling autentik dari diri mereka. Dengan grafis personal, angka simbolik, dan aksesori yang bisa dipilih, setiap orang dapat menyeimbangkan keinginan meniru gaya selebriti dengan kebutuhan mempertahankan identitas unik. Koleksi ini tersedia lewat pop-up di Tokyo, Seoul, dan Beijing serta platform online dan toko terpilih di beberapa kota Asia Pasifik, tetapi nilai utamanya tidak berhenti di lokasi fisik. Intinya, denim menjadi ruang kreatif: kamu bisa merayakan fandom, mengingat momen favorit dari perjalanan Rosé, sekaligus menyematkan cerita hidupmu sendiri dalam satu jaket atau jeans. Di sini, mode bukan sekadar tren, melainkan dialog antara idola dan individu.

Kuybeli memperoleh komisi saat Anda berbelanja melalui tautan kami, tanpa biaya tambahan untuk Anda.

You May Also Like

Comments
Tulis sesuatu...
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berbagi pendapat!