Temukan minat Anda, bersama

Promo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Temukan minat Anda, bersamaPromo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

NTT Bidik Perdagangan dan Pariwisata sebagai Mesin Ekonomi Daerah

NTT Bidik Perdagangan dan Pariwisata sebagai Mesin Ekonomi Daerah
Minat|Asia Tenggara

Perdagangan dan Pariwisata sebagai Lokomotif Baru Ekonomi NTT

Strategi ekonomi NTT yang menempatkan perdagangan internasional dan sektor pariwisata sebagai lokomotif pertumbuhan adalah pendekatan pembangunan daerah yang memanfaatkan posisi geografis, kekayaan destinasi, serta kekuatan UMKM lokal untuk mendorong ekspor, menarik investasi daerah, dan memperbaiki kualitas hidup masyarakat melalui perluasan kesempatan kerja dan peningkatan aktivitas usaha kecil yang terhubung langsung dengan arus wisata dan perdagangan lintas batas. Direksi Bank NTT menegaskan dua sektor ini memiliki ruang paling besar untuk menggerakkan ekonomi NTT, yaitu perdagangan internasional dan pariwisata. Pilihan ini bukan sekadar wacana, melainkan arah kebijakan konkret yang mulai dirumuskan bersama kalangan dunia usaha dalam forum Rapimprov VIII Kadin NTT yang digelar di Kupang pada 24 September 2026.

Rapimprov Kadin NTT: Menata Investasi dan Peran Pelaku Usaha Lokal

Coffee Morning with Gubernur NTT to Rapimprov VIII Kadin NTT yang digelar secara hybrid di Harper Hotel Kupang menjadi panggung penting untuk menata ulang arah ekonomi NTT dan investasi daerah. Ketua Kadin NTT Bobby Lianto menempatkan Rapimprov sebagai momentum evaluasi dan penajaman program kerja dunia usaha ke depan, dengan menonjolkan peran Kadin sebagai penggerak investasi dan pertumbuhan ekonomi NTT. Di balik bahasa forum, pesan utamanya jelas: pelaku usaha lokal tidak boleh hanya menonton arus investasi, tetapi harus menjadi pemain utama dalam aktivitas ekonomi regional. Pembahasan mengenai RUU Kadin menunjukkan keinginan agar wadah dunia usaha memiliki kewenangan lebih kuat, termasuk dalam perizinan dan fasilitasi investasi, meniru praktik Batam yang mampu mempercepat proses izin sehingga modal usaha dapat masuk dalam hitungan hari.

Ekonomi NTT di Pintu Perdagangan Internasional: Jangan Hanya Jadi Pasar

Posisi geografis NTT yang berbatasan dengan Timor Leste dan Australia diangkat Direktur Utama Bank NTT, Charlie Paulus, sebagai peluang perdagangan internasional yang selama ini belum digunakan secara optimal. Namun ia mengingatkan bahaya strategi yang salah: NTT berisiko terjebak sebagai pasar bagi produk luar, bukan produsen yang aktif mengekspor. "Kalau kita mau menggiatkan perekonomian antara negara-negara tetangga ini, tolong diperhatikan jangan sampai kita hanya menjadi pasar. Kalau bisa, kita harus yang lebih banyak menjual," tegas Charlie Paulus. Pernyataan ini menyentil cara pandang lama yang puas dengan masuknya barang dari luar tanpa mendorong daya saing produk lokal. Neraca perdagangan yang positif menjadi target, artinya kebijakan perdagangan lintas batas harus diarahkan untuk mengangkat komoditas dan produk olahan NTT agar mengalir keluar daerah, bukan sekadar menumpuk barang masuk.

Pariwisata sebagai Mesin Penghubung UMKM NTT dan Investasi Daerah

Bank NTT melihat sektor pariwisata sebagai lokomotif ekonomi yang paling menjanjikan, karena NTT memiliki keunggulan destinasi yang tidak dimiliki daerah lain: mulai dari Taman Nasional Komodo sampai deretan pantai unik yang menjadi daya tarik wisata kelas dunia. Pariwisata bukan sekadar sektor jasa, tetapi pintu yang menghubungkan UMKM NTT dengan pasar yang lebih luas. Charlie Paulus menekankan bahwa tumbuhnya pariwisata akan memicu permintaan terhadap industri pendukung seperti kuliner, kerajinan tangan, dan produk oleh-oleh, yang sebagian besar digerakkan oleh UMKM. Di titik ini, strategi ekonomi NTT bertemu dengan agenda pemberdayaan UMKM: Bank NTT menggalakkan program KUR untuk pembiayaan dan pendampingan usaha kecil agar bisa naik kelas dan siap melayani kebutuhan wisatawan. Jika investasi daerah diarahkan ke infrastruktur pariwisata dan ekosistem UMKM, maka pertumbuhan tidak berhenti di hotel besar, tetapi mengalir ke kantong-kantong ekonomi rakyat.

Menjahit Sinergi: Dari Regulasi Kadin ke Kredit UMKM

Benang merah dari Rapimprov Kadin NTT dan pandangan Bank NTT adalah keinginan membangun sinergi antara kebijakan, dunia usaha, dan UMKM sebagai fondasi ekonomi NTT. Bobby Lianto berharap RUU Kadin yang tengah dibahas dapat memperkuat peran Kadin dalam mengembangkan dunia usaha dan menarik investasi. Di lapangan, Bank NTT sudah menyiapkan instrumen konkret melalui program KUR yang digencarkan untuk membantu UMKM di berbagai daerah agar mampu maju dan menopang sektor pariwisata serta perdagangan. Kombinasi regulasi yang memberi kepastian dan percepatan perizinan, dengan akses pembiayaan yang ramah UMKM, adalah formulasi yang masuk akal untuk menciptakan iklim investasi daerah yang menarik sekaligus inklusif. Kesimpulannya, NTT akan kehilangan momentum jika perdagangan internasional dan pariwisata hanya dipandang sebagai isu makro. Tanpa UMKM kuat dan pelaku usaha lokal yang terlibat aktif, lokomotif ekonomi ini hanya akan mengangkut manfaat bagi segelintir pihak.

Kuybeli memperoleh komisi saat Anda berbelanja melalui tautan kami, tanpa biaya tambahan untuk Anda.

You May Also Like

Comments
Tulis sesuatu...
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berbagi pendapat!