Temukan minat Anda, bersama

Promo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Temukan minat Anda, bersamaPromo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Dari FOCUS hingga MONA LISA, K-pop Cetak Tonggak Streaming

Dari FOCUS hingga MONA LISA, K-pop Cetak Tonggak Streaming
Minat|Penyanyi/Band Pop

Tiga capaian, satu sinyal kuat

Tonggak streaming dan penayangan K-pop adalah capaian ketika lagu atau video musik mengumpulkan angka pemutaran besar di platform digital, sekaligus menandai dukungan pendengar lintas negara. Dalam rentang akhir Oktober, Hearts2Hearts, aespa, dan j-hope masing-masing menambahkan prestasi 100 juta di Spotify atau YouTube. Angka itu bukan sekadar penghias profil: ketiga capaian memperlihatkan bagaimana lagu baru maupun katalog yang sudah dirilis terus menemukan pendengar. Namun, metriknya perlu dibaca sesuai platform—streaming Spotify mengukur pemutaran audio, sedangkan views YouTube menghitung penayangan video. Karena itu, keberhasilan FOCUS Hearts2Hearts tidak dapat disamakan begitu saja dengan capaian video aespa dan j-hope. Meski berbeda ukuran, semuanya menjadi bukti konkret bahwa dukungan penggemar terus menggerakkan karya K-pop di ruang digital.

FOCUS memperkuat jejak Hearts2Hearts

Pada 26 Oktober, “FOCUS” melampaui 100 juta streaming kumulatif di Spotify. Ini merupakan lagu keempat Hearts2Hearts yang melewati ambang tersebut, menyusul “The Chase”, “STYLE”, dan “RUDE!”. Konsistensi empat lagu itu memberi alasan lebih kuat untuk melihat grup ini sebagai nama dengan daya tarik yang berkembang, bukan sekadar bergantung pada satu lagu debut. Berbasis genre house, “FOCUS” menggambarkan perhatian yang tertuju kepada seseorang melalui lirik sensual. Lagu itu dirilis pada Oktober sebelumnya sebagai lagu utama mini album pertama mereka. Pengakuan di luar angka streaming turut memperkuat posisinya: “FOCUS” menempati peringkat ke-11 dalam daftar 51 lagu terbaik 2025 pilihan majalah musik Amerika The Fader, posisi tertinggi di antara lagu-lagu K-pop dalam daftar tersebut.

Dirty Work menambah koleksi aespa

“Dirty Work” resmi menembus 100 juta penayangan YouTube pada 30 Oktober 2026, sekitar pukul 15.17 KST. Dirilis pada 27 Juni 2025, video musik ini membutuhkan lebih dari satu tahun empat bulan untuk mencapai tonggak tersebut. Capaian itu menjadikannya MV aespa ke-10 yang melampaui 100 juta views. Daftar sebelumnya mencakup “Black Mamba”, “Next Level”, “Savage”, “Girls”, “Dreams Come True”, “Spicy”, “Drama”, “Supernova”, dan “Armageddon”. Nilai prestasi “Dirty Work aespa” bukan hanya pada angka bulatnya, tetapi pada panjangnya katalog video grup yang mampu menarik penonton dalam skala besar. Bagi MY, sebutan untuk penggemar aespa, tonggak ini menjadi momen perayaan atas dukungan yang terus diberikan kepada karya-karya grup.

Dari FOCUS hingga MONA LISA, K-pop Cetak Tonggak Streaming

MONA LISA melanjutkan momentum solo j-hope

Video musik “MONA LISA” milik j-hope BTS mencapai 100 juta penayangan di YouTube pada 31 Oktober sekitar pukul 05.50 KST. Sejak dirilis pada 21 Maret 2025 pukul 13.00 KST, video itu memerlukan sekitar satu tahun, tujuh bulan, dan sembilan hari untuk sampai ke tonggak tersebut. “MONA LISA j-hope” merupakan rilisan digital solo yang mendapat sambutan positif dari penggemar di berbagai negara. Pertumbuhannya memperlihatkan bahwa momentum karya solo dapat terus terjaga jauh setelah hari peluncuran. Bersama capaian FOCUS di Spotify dan Dirty Work di YouTube, pencapaian ini melengkapi rangkaian berita akhir Oktober tentang daya tahan lagu dan video K-pop di platform digital. Ketiganya meraih angka 100 juta melalui jalur berbeda, tetapi sama-sama menunjukkan betapa pentingnya dukungan pendengar dan penonton.

Dari FOCUS hingga MONA LISA, K-pop Cetak Tonggak Streaming

Angka besar, ukuran yang berbeda

Ketiga tonggak ini layak dirayakan tanpa mencampuradukkan metriknya: FOCUS mencapai 100 juta streaming kumulatif di Spotify, sementara video “Dirty Work” dan “MONA LISA” masing-masing melewati 100 juta penayangan di YouTube. Perbedaan itu penting karena menunjukkan ragam cara penggemar menikmati musik—mendengarkan lagu berulang kali atau kembali menonton video musik. Secara editorial, capaian Hearts2Hearts paling menonjol sebagai bukti bahwa beberapa lagu grup telah mencapai ambang streaming yang sama. Sementara itu, aespa memperpanjang daftar MV dengan angka penayangan besar, dan j-hope menegaskan daya jangkau rilisan solonya. Kesimpulannya, angka 100 juta bukan satu-satunya ukuran keberhasilan, tetapi ketika tiga nama mencapainya dalam rentang hari yang berdekatan, hasilnya menjadi gambaran kuat tentang perhatian yang masih hidup terhadap K-pop.

Kuybeli memperoleh komisi saat Anda berbelanja melalui tautan kami, tanpa biaya tambahan untuk Anda.

You May Also Like

Comments
Tulis sesuatu...
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berbagi pendapat!