Bocoran baru mengubah arah rumor kamera
Vivo X500 Ultra adalah ponsel kelas atas yang dikabarkan sedang diuji dengan kamera khusus fotografi, termasuk sensor utama 50 MP dan telefoto periskop 200 MP, meski Vivo belum mengonfirmasi spesifikasinya. Bocoran Digital Chat Station pada 19 Oktober 2026 memberi gambaran lebih konkret: sampel rekayasa disebut memakai sensor Sony LYT910 50 MP dengan panjang fokus 35 mm sebagai kamera utama. Perubahan ini patut dicermati karena rumor pada Juli sebelumnya mengarah pada tiga kamera 200 MP, sedangkan informasi terbaru memperkuat kemungkinan kamera utama beresolusi 50 MP. Menurut saya, keputusan itu lebih menarik daripada mengejar angka seragam di semua kamera. Sensor utama dan telefoto punya tugas berbeda; kombinasi yang tepat bisa lebih berguna daripada resolusi besar yang dipasang tanpa pertimbangan fungsi. Namun, sampel rekayasa bukan jaminan bahwa spesifikasi tersebut akan bertahan sampai produk final.
Telefoto 200 MP berpotensi mengangkat fotografi jarak jauh
Bagian paling ambisius dari rumor ini adalah kamera telefoto 200 MP dengan sensor berukuran 1/1,2 inci. Sebagai pembanding, Vivo X300 Ultra disebut memakai sensor telefoto 200 MP berformat 1/1,4 inci; sensor yang lebih besar pada penerusnya diperkirakan memiliki area sekitar 36 persen lebih luas. Area tambahan berpotensi membantu menangkap lebih banyak cahaya, termasuk saat memotret dengan zoom dalam kondisi redup. Itu kabar yang menjanjikan bagi pengguna yang sering memotret panggung, satwa, atau objek jauh, tetapi bukan bukti bahwa hasilnya pasti unggul: kualitas tetap bergantung pada lensa dan pemrosesan gambar. Istilah zoom periskop smartphone memang terdengar sebagai lompatan besar, tetapi bocoran ini belum menyebut tingkat pembesaran optik maupun hasil foto. Jadi, nilai kamera telefoto 200 MP sebaiknya dinilai dari performa nyata, bukan angka megapiksel saja.
Layar, baterai, dan jadwal masih menunggu kepastian
Di luar kamera, X500 Ultra dikabarkan membawa layar BOE LTPO 6,85 inci beresolusi 2K+ dengan laju penyegaran hingga 144 Hz. Panel LTPO dapat menyesuaikan laju penyegaran sesuai kebutuhan tampilan, meski rincian penerapannya belum diketahui. Layar beresolusi tinggi tentu mendukung pratinjau foto yang nyaman, tetapi belum ada bukti bahwa angka 144 Hz sendiri akan meningkatkan mutu gambar hasil jepretan. Kapasitas baterai pun belum konsisten: satu laporan menyebut sekitar 7.000 mAh, sementara bocoran lain memperkirakan 8.000 mAh. Karena itu, daya tahan untuk sesi pemotretan panjang belum bisa dipastikan. Ponsel ini juga diperkirakan memakai Snapdragon 8 Elite Extreme Gen 6 dan meluncur di China pada Maret atau April 2027. Untuk sebuah flagship smartphone 2027, arahnya menjanjikan, tetapi harga dan ketersediaan di luar China belum diketahui. Spesifikasi masih dapat berubah menjelang produksi massal.






