Apa yang Terjadi: Ultra 4 Tanpa GLONASS
Apple Watch Ultra 4 adalah generasi jam tangan petualangan Apple yang mengubah arsitektur navigasinya dengan menghapus dukungan GLONASS dan menggantinya dengan kombinasi sistem GPS multi-frekuensi lain demi akurasi, efisiensi pemrosesan, dan daya tahan baterai yang lebih baik untuk penggunaan outdoor intensif dalam berbagai kondisi sinyal. Padahal, generasi sebelumnya, Ultra 3, masih menyertakan GLONASS dalam daftar sistem navigasi satelitnya. Keputusan ini tidak sekadar kosmetik; Apple Watch Ultra 4 GPS kini bergantung pada empat sistem: GPS, Galileo, BeiDou, dan QZSS. Artinya, satu sistem lama hilang, empat sistem lain diperas maksimal. Penghapusan ini kontras dengan Apple Watch Series 12 yang tetap mempertahankan GLONASS. Ini memberi sinyal jelas: Apple membedakan strategi GPS antara model “petualang” dan model mainstream, dan langkah itu punya konsekuensi langsung pada akurasi GPS smartwatch serta daya tahan baterai Apple Watch.
Mengapa GLONASS Dikorbankan: Fokus ke Multi-Frekuensi
Tidak ada pernyataan resmi, tetapi arah teknisnya cukup jelas: Apple tampak memilih kualitas sinyal dibanding kuantitas sistem. Sejumlah analis menduga langkah ini diambil untuk meningkatkan akurasi, mengurangi beban pemrosesan, dan pada akhirnya menghemat daya baterai. Empat sistem yang kini didukung—GPS, Galileo, BeiDou, dan QZSS—menggunakan sinyal berbasis CDMA dan mendukung multi-frekuensi. Kombinasi ini memungkinkan penentuan posisi yang lebih akurat, terutama ketika jam tangan harus menghitung jarak dan kecepatan dengan detail. Sebaliknya, GLONASS memakai arsitektur sinyal berbeda dan pada perangkat konsumen biasanya hanya menyediakan sinyal L1. Dalam perangkat dual-frequency seperti Ultra 4, sinyal L1 tunggal dari GLONASS menjadi kurang memberi nilai tambah. Receiver juga harus mengoreksi penundaan waktu perangkat keras pada setiap satelit, yang dapat menimbulkan kesalahan posisi. Dengan kata lain, Apple menilai satu sumber error potensial lebih baik disingkirkan daripada terus ditambal.
Dampak ke Akurasi: Urban Canyon, Lintasan Lari, dan Trek Gunung
Pertanyaannya: hilangnya dukungan GLONASS hilang ini merugikan akurasi GPS smartwatch atau justru memperbaikinya? Keempat sistem yang dipertahankan mendukung multi-frekuensi yang memungkinkan penentuan posisi lebih akurat. Pada skenario urban canyon—gedung tinggi, pantulan sinyal, dan jalur sempit—multi-frekuensi membantu jam tangan membedakan mana sinyal langsung dan mana yang memantul. Dalam teori dan praktik modern GNSS, ini sering lebih berarti daripada sekadar menambah satu konstelasi satelit lagi. Dengan fokus pada sistem multi-frekuensi, Apple Watch Ultra 4 dapat memberikan pelacakan lebih presisi di lingkungan perkotaan atau medan menantang. Namun, ada sisi lain: hilangnya GLONASS bisa menjadi kerugian bagi pengguna di wilayah yang mengandalkan sistem navigasi Rusia tersebut. Jika lintasan Anda biasa mengandalkan GLONASS sebagai “backup”, sekarang jam tangan ini sepenuhnya percaya pada GPS, Galileo, BeiDou, dan QZSS, yang walau kuat, tetap memiliki batas dalam kondisi sinyal paling ekstrem.
Baterai: Trade-Off yang Menguntungkan Pengguna Petualang
Inti keputusan Apple tampaknya ada pada keseimbangan akurasi dan daya tahan baterai Apple Watch. Menghapus GLONASS membuat pemrosesan sinyal lebih sederhana dan mengurangi konsumsi daya. Setiap sistem satelit yang diaktifkan berarti lebih banyak sinyal yang harus dibaca, disaring, dan dihitung. Dengan mengurangi satu sistem yang tidak sepenuhnya selaras dengan strategi multi-frekuensi, Apple bebas mengalokasikan daya ke hal lain: mode latihan panjang, pelacakan rute berjam-jam, atau fitur keselamatan. Selain itu, mengurangi jumlah sistem yang harus diproses dapat memperpanjang daya tahan baterai—sesuatu yang penting bagi jam tangan petualang seperti Ultra 4. Menariknya, Series 12 masih memakai GLONASS karena ia hanya mengandalkan satu frekuensi (L1), sehingga keterbatasan GLONASS tidak terlalu bermasalah. Dalam kutipan yang layak digarisbawahi: “Dengan kata lain, pada perangkat single-frequency, GLONASS masih dapat memberikan manfaat tambahan untuk akurasi”.
Kesimpulan: Siapa yang Diuntungkan, Siapa yang Harus Waspada
Keputusan Apple menghapus GLONASS dari Apple Watch Ultra 4 GPS bukan langkah asal; ini pilihan strategis untuk memaksimalkan sistem yang benar-benar mendukung multi-frekuensi dan menyederhanakan arsitektur sinyal. Hasilnya, akurasi di medan menantang dan lingkungan perkotaan berpotensi membaik sekaligus menghemat baterai, alih-alih sekadar menambah daftar logo sistem satelit di lembar spesifikasi. Namun langkah ini bukan tanpa harga. Pengguna yang selama ini merasa terbantu oleh GLONASS—terutama di area yang mengandalkan sistem navigasi tersebut—mungkin merasakan perbedaan. Secara garis besar, Ultra 4 lebih condong menjadi jam tangan yang mengutamakan konsistensi akurasi dan daya tahan, sementara Series 12 menunjukkan bahwa GLONASS masih punya tempat di perangkat single-frequency. Kesimpulannya, penghapusan GLONASS adalah trade-off: bila Anda mengutamakan endurance dan akurasi modern multi-frekuensi, Ultra 4 menarik; bila Anda ingin “sebanyak mungkin sistem” meski single-frequency, Series 12 lebih masuk akal.






