Temukan minat Anda, bersama

Promo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Temukan minat Anda, bersamaPromo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Ekspansi Kuliner Korea Makin Agresif ke Pasar Kopi dan BBQ

Ekspansi Kuliner Korea Makin Agresif ke Pasar Kopi dan BBQ
Minat|Jepang & Korea

Gelombang Baru Ekspansi Kuliner Korea

Ekspansi kuliner Korea adalah langkah terencana sejumlah brand makanan dan minuman asal Korea Selatan untuk membuka jaringan gerai di berbagai negara, memanfaatkan popularitas K-culture dan pertumbuhan kelas menengah untuk menawarkan kopi, chicken BBQ, dan pengalaman bersantap tematik yang membangun loyalitas konsumen jangka panjang.

Gelombang terbaru ekspansi kuliner Asia ini mulai terasa lewat dua pemain besar: Angel in Us dan Palgakdo. Angel in Us, sebuah brand kopi Korea yang dioperasikan Lotte GRS, menyiapkan ekspansi agresif dengan target membuka 10 gerai dalam lima tahun melalui kerja sama dengan Bogajaya Group. Sementara itu, restoran Palgakdo asal Korea Selatan akan membuka gerai pertamanya di Jakarta pada September 2026. Keduanya bukan sekadar menambah daftar restoran korea di indonesia, tetapi sedang menguji seberapa besar pasar siap menerima diferensiasi produk: brand kopi korea di satu sisi, dan chicken bbq korea premium di sisi lain.

Ekspansi Kuliner Korea Makin Agresif ke Pasar Kopi dan BBQ

Angel in Us: Basis Kopi untuk Ekspansi Regional

Angel in Us terlihat belajar dari masa lalu. Setelah sebelumnya keluar dari pasar Asia Tenggara, kini mereka kembali dengan strategi yang jauh lebih pragmatis: menggandeng mitra lokal melalui skema master franchise. Alih-alih mengoperasikan sendiri, Lotte GRS memberi ruang bagi Bogajaya Group untuk membuka gerai dan bahkan memberikan sub-franchise kepada pihak ketiga. Ini cara cerdas untuk mempercepat ekspansi tanpa membakar modal operasional berlebihan.

Target 10 gerai dalam lima tahun bukan angka spektakuler, tetapi cukup agresif jika melihat model franchise yang mengutamakan kecepatan dan replikasi konsep. “Perusahaan menargetkan total 10 gerai dalam lima tahun setelah kembali masuk ke pasar Indonesia”. Dengan populasi sekitar 270 juta jiwa sebagai salah satu alasan memilih pasar ini, Angel in Us jelas menjadikan kota-kota besar sebagai laboratorium positioning: sebagai brand kopi korea yang menawarkan alternatif antara jaringan global dan kedai kopi independen, dengan kemungkinan menyasar konsumen yang sudah akrab dengan ekosistem ritel grup Lotte.

Palgakdo: Mengonsep Chicken BBQ Korea sebagai Pengalaman Premium

Kalau Angel in Us bermain di kategori minuman, Palgakdo datang dengan ambisi berbeda: mengubah cara orang memaknai ayam panggang. Restoran ini menawarkan konsep Korean Chicken BBQ dengan ayam sebagai bintang utama, memperkenalkan pengalaman bersantap bernama Dakdo, di mana konsumen menikmati beragam potongan ayam khas Korean BBQ. Ayam dipanggang dengan arang atau char-grilled untuk menghasilkan tekstur empuk dan juicy dengan aroma smoky yang kuat.

Dengan lebih dari 80 gerai di Korea Selatan dan beberapa negara lain, Palgakdo jelas datang bukan sebagai eksperimen kecil. Gerai pertama akan dibuka di Pacific Place, disusul Lotte Mall pada bulan yang sama. Ini bukan sekadar chicken bbq korea biasa; mereka menjual dining experience premium: pemanggang oktagonal, pilihan potongan seperti chicken skirt dan chicken neck, plus banchan, mie, dan nasi goreng sebagai pelengkap. Bagi pencinta restoran korea di indonesia, Palgakdo menawarkan cara baru menikmati ayam: bukan fast food, melainkan sesi makan lama-lama sambil nongkrong.

Ekspansi Kuliner Korea Makin Agresif ke Pasar Kopi dan BBQ

Mengapa Pasar Ini Jadi Panggung Strategis

Kedua brand kuliner Korea ini memilih pasar yang sama bukan kebetulan. Pasar dengan populasi sekitar 270 juta jiwa memberi basis konsumen besar dan beragam, yang siap menyerap ekspansi kuliner Asia selama harganya masuk akal dan konsepnya menarik. Angel in Us melihat pasar kopi yang sudah padat, tetapi masih punya ruang di segmen konsumen penggemar brand korea dan K-culture. Palgakdo menyasar celah berbeda: konsumen yang bosan dengan BBQ berbasis daging sapi atau babi, dan ingin pengalaman baru yang tetap familiar dengan budaya nongkrong panjang.

Keduanya menerapkan logika yang sama: menjadikan pasar ini sebagai basis ekspansi global, khususnya Asia Tenggara. Strategi tersebut sekaligus memperluas bisnis Angel in Us ke luar Korea Selatan, sementara Palgakdo memantapkan reputasinya sebagai jaringan chicken bbq korea dengan lebih dari 80 gerai lintas negara. Bila model master franchise Angel in Us dan konsep dining experience Palgakdo terbukti sukses, pasar ini akan menjadi batu loncatan untuk ekspansi ke kota-kota lain di kawasan.

Dampak ke Konsumen dan Peta Persaingan Kuliner

Bagi konsumen, kehadiran Angel in Us dan Palgakdo berarti dua hal: lebih banyak pilihan, sekaligus standar pengalaman yang naik. Angel in Us akan ikut meramaikan persaingan brand kopi korea dengan jaringan kedai kopi global dan lokal; model master franchise yang memberi hak sub-franchise mempercepat penyebaran gerai, sehingga konsumen di lebih banyak area akan punya alternatif baru. Di sisi lain, Palgakdo menawarkan format makan bersama yang kuat unsur hiburannya: suara daging di panggangan, aroma smoky, sampai ritual berbagi ayam di meja.

Ekspansi ini juga sinyal bagi pelaku kuliner lokal. Segmen restoran korea di indonesia tidak lagi sekadar menjual menu khas, tetapi juga cerita, suasana, dan konsistensi kualitas. Jika kedai kopi independen dan restoran ayam lokal tidak beradaptasi, mereka bisa terdorong ke kompetisi harga yang melelahkan. Sebaliknya, kolaborasi—misalnya pemasok lokal, menu kolaboratif, atau konsep fusion—bisa mengubah ekspansi kuliner Asia ini menjadi peluang, bukan ancaman. Pada akhirnya, pemenang bukan sekadar brand Korea, tetapi konsumen yang mendapat pengalaman makan dan minum lebih kaya.

Kuybeli memperoleh komisi saat Anda berbelanja melalui tautan kami, tanpa biaya tambahan untuk Anda.

You May Also Like

Comments
Tulis sesuatu...
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berbagi pendapat!