Kebanggaan atas pencapaian Kika
Wisuda anak Ersa Mayori adalah perayaan pencapaian akademik Aiska Vairana, yang akrab disapa Kika, sekaligus momen bagi keluarga untuk hadir dan menunjukkan dukungan setelah perjalanan panjang menuju kelulusan. Putri sulung Ersa itu lulus dari Institut Teknologi Bandung (ITB), sebuah kabar yang disambut penuh bahagia oleh sang ibu dan keluarga. Kebanggaan ini terasa layak menjadi pusat cerita: gelar yang diraih Kika merupakan pencapaiannya sendiri, tetapi dukungan keluarga membuat hari wisuda menjadi kenangan bersama. Ersa membagikan kebahagiaan mereka saat menghadiri wisuda Aiska. Bagi orang tua, menyaksikan anak menuntaskan pendidikan tinggi bukan sekadar menghadiri seremoni; itu juga kesempatan untuk merayakan usaha dan langkah baru anak.
Empat tahun berjarak, akhirnya hadir di wisuda
Kehadiran Ersa di wisuda ini punya bobot emosional tersendiri. Ia akhirnya menyaksikan langsung wisuda sarjana anak sulungnya setelah empat tahun menjalani hubungan jarak jauh (LDR) bersama Kika. Jarak itu membuat pertemuan pada hari kelulusan terasa lebih dari sekadar agenda keluarga: ada kesempatan untuk berkumpul dan merayakan hasil perjalanan yang telah ditempuh Kika. Aiska Vairana ITB menjadi kabar bahagia, tetapi perhatian Ersa tampak tertuju bukan hanya pada toga atau seremoni resmi. Kehadirannya menyampaikan dukungan yang nyata pada tonggak penting kehidupan putrinya. Momen wisuda seperti ini mengingatkan bahwa pencapaian pribadi juga dapat menjadi peristiwa keluarga, terutama ketika orang-orang terdekat ikut menyaksikan perjuangan dan keberhasilan anak.
Arak-arakan FTMD jadi perayaan bersama
Perayaan tak berhenti setelah prosesi formal. Ersa datang bersama suami dan anak keduanya, lalu ikut dalam arak-arakan wisuda Fakultas Teknik Mesin dan Dirgantara (FTMD) ITB. Pilihan untuk ikut meramaikan tradisi ini membuat dukungan keluarga terlihat langsung, bukan hanya lewat ucapan selamat. Arak-arakan tersebut menjadi bagian dari perayaan kelulusan para mahasiswa teknik ITB dan dikenal meriah setiap tahun. Ada satu catatan yang membuat suasana ini terasa nyata: keluarga tetap ikut meski harus berpanas-panasan. Ketidaknyamanan kecil itu tak mengalahkan antusiasme mereka. Untuk Kika, kehadiran orang-orang terdekat di tengah keramaian tentu menjadi cara yang hangat untuk menandai babak baru setelah kuliah.
Kelulusan Teknik Dirgantara, momen yang patut dirayakan
Kika lulus dari jurusan Teknik Aeronautics dan Astronautics, yang juga disebut Teknik Penerbangan. Karena itu, perayaan kelulusannya berhubungan erat dengan FTMD, tempat arak-arakan berlangsung. Istilah kelulusan Teknik Dirgantara merangkum pencapaian akademik yang menjadi alasan keluarga berkumpul, tetapi sorotan utama tetap pada Kika dan dukungan orang-orang di sekitarnya. Ersa mendampingi putrinya, sementara suami dan anak kedua mereka ikut hadir dalam perayaan. Sikap keluarga ini menunjukkan bahwa merayakan keberhasilan anak tak harus berhenti pada ucapan selamat atau foto wisuda. Mengikuti suasana kampus dan tradisinya bersama-sama membuat momen tersebut lebih utuh. Pada akhirnya, kebahagiaan Ersa bukan hanya tentang putrinya lulus, melainkan juga tentang bisa hadir dan merayakannya sebagai keluarga.






