Gambaran besar: tiga strategi elektrifikasi dalam satu lini
Geely EX2, EX5, dan Starray EM-i adalah tiga model elektrifikasi yang mencakup mobil listrik kompak, SUV listrik murni, dan SUV plug-in hybrid, dirancang untuk menjawab kebutuhan berbeda mulai dari mobilitas harian di kota padat hingga perjalanan jarak jauh yang menuntut efisiensi dan ketenangan jangkauan baterai maupun bensin.
Kuncinya: pilihannya bukan sekadar soal mobil listrik terjangkau, tetapi soal pola hidup dan toleransi Anda terhadap infrastruktur pengisian daya. Geely EX2 hadir sebagai small EV global dengan banderol mulai Rp248,9 juta OTR Surabaya, menjadikannya salah satu pintu masuk paling rasional ke dunia EV bagi banyak keluarga. Sementara EX5 mengincar mereka yang ingin SUV listrik lebih bertenaga dengan fitur lengkap, dan Starray EM-i plug-in hybrid menyasar pengguna yang masih ragu penuh berpindah ke listrik namun ingin konsumsi BBM jauh lebih efisien.

Harga dan jangkauan: EX2 paling hemat, Starray EM-i paling jauh
Secara harga, Geely EX2 jelas di posisi terdepan untuk urusan value. Geely EX2 harga tercatat Rp239,9 juta untuk varian Pro dan Rp269,9 juta untuk Max OTR Jakarta, sedangkan di Surabaya mulai Rp248,9 juta dan Rp278,9 juta. Ini menempatkannya kuat dalam kategori mobil listrik terjangkau, terutama ketika banyak EV lain masih bermain jauh di atas angka tersebut. Biaya perawatan yang diklaim sekitar Rp1,4 juta per tahun menambah daya tarik total cost of ownership.
EX5 bermain di segmen lebih premium dengan harga mulai Rp475 juta hingga Rp515 juta OTR Jakarta, menawarkan Geely EX5 jangkauan hingga 495 km (NEDC), yang menjadikannya opsi serius bagi pelancong antarkota. Di sisi lain, Starray EM-i plug-in hybrid dibanderol Rp504 juta dan menjanjikan jarak tempuh lebih dari 1.000 km berkat kombinasi motor listrik dan mesin bensin. Untuk pengguna yang cemas soal ketersediaan charger umum, angka ini argumen yang sulit dibantah.
| Aspek | Geely EX2 | Geely EX5 | Starray EM-i |
|---|---|---|---|
| Tipe | EV kompak | SUV listrik murni | SUV plug-in hybrid (PHEV) |
| Harga OTR (contoh) | Mulai Rp239,9 juta (Jakarta); Rp248,9 juta (Surabaya) | Mulai Rp475 juta (Jakarta) | Rp504 juta (Surabaya) |
| Jangkauan klaim | Hingga 395 km (NEDC) | Hingga 495 km (NEDC) | Lebih dari 1.000 km total |
| Peran utama | Mobilitas harian perkotaan | SUV keluarga/perjalanan antarkota | Perjalanan jauh tanpa cemas daya |

Teknologi dan performa: EX2 lincah, EX5 canggih, Starray EM-i serba bisa
Di sisi teknis, ketiganya mengambil posisi yang berbeda. Geely EX2 adalah mobil listrik kompak berpenggerak roda belakang dengan jarak tempuh hingga 395 km (NEDC) dan radius putar 4,95 meter, sehingga sangat masuk akal untuk bermanuver di gang sempit dan parkiran pusat belanja. Kabin sudah modern dengan layar tengah 14,6 inci dan panel instrumen LCD 8,8 inci, plus opsi kamera 540 derajat dengan transparent chassis view di varian tertentu.
EX5 mengedepankan performa dan teknologi. SUV ini memakai baterai sekitar 60,2 kWh dengan jangkauan hingga 495 km, motor 160 kW dengan torsi 320 Nm, dan akselerasi 0–100 km/jam mulai 6,9 detik. Geely EX5 jangkauan ini didukung fast charging 20 menit dari 30% ke 80%, jauh lebih singkat dibanding pengisian AC rumahan. Di dalam, EX5 menawarkan layar 15,4 inci, wireless charging, panoramic sunroof, enam airbag, serta ADAS Level 2 pada varian tertentu. Starray EM-i plug-in hybrid memang tidak dijabarkan rinci spesifikasinya, tetapi posisinya jelas: menggabungkan efisiensi listrik di dalam kota dengan ketenangan bensin untuk rute lintas provinsi.
Kelebihan masing-masing dan keterbatasan yang perlu diakui
EX2 menang pada dimensi dan kepraktisan: bodi kompak, radius putar 4,95 meter, bagasi belakang hingga 1.320 liter plus ruang depan 70 liter, menjadikannya kandidat kuat mobil keluarga harian dengan teknologi modern dan fitur keselamatan yang memadai. EX5 unggul sebagai SUV: kabin lapang, fitur kenyamanan lengkap, performa kuat, dan platform Global Intelligent New Energy Architecture (GEA) yang dirancang khusus untuk kendaraan energi baru. Starray EM-i plug-in hybrid menonjol pada jangkauan total lebih dari 1.000 km, ideal bagi mereka yang sering menempuh rute panjang namun tetap ingin memotong konsumsi BBM secara signifikan.
Namun ada kelemahan bersama yang tidak boleh diabaikan. Pertama, ketergantungan pada fasilitas pengisian daya: pemilik EX2 dan EX5 harus memastikan akses listrik di rumah atau di sepanjang rute perjalanan jauh. Kedua, angka jangkauan NEDC bukan janji mutlak; kondisi jalan, cuaca, AC, dan gaya mengemudi akan memengaruhi hasil nyata. Terakhir, sebagai merek yang relatif baru memperkuat kehadirannya, jaringan layanan dan pengalaman kepemilikan jangka panjang masih tahap tumbuh, sehingga calon pembeli perlu menimbang faktor purna jual ini secara matang.
Rekomendasi: pilih sesuai pola pakai, bukan sekadar tren
Tiga model ini diluncurkan bersama di GIIAS Surabaya 2026 dengan harga mulai Rp248,9 juta, menunjukkan strategi Geely untuk menutup berbagai segmen pasar dari entry-level EV hingga SUV plug-in hybrid. Intinya: tidak ada satu model yang “terbaik” untuk semua orang; yang ada adalah pilihan yang paling cocok dengan rutinitas Anda. EX2 lebih diarahkan untuk mobilitas perkotaan dan pembeli pertama EV, EX5 menyasar pengguna yang menginginkan SUV listrik lengkap dan bertenaga, sementara Starray EM-i plug-in hybrid adalah jembatan bagi mereka yang ingin efisiensi listrik tanpa meninggalkan kenyamanan jangkauan mesin bensin.
- Buy if – EX2: Anda butuh mobil listrik terjangkau untuk keluarga, rute harian kota, parkir sempit, dan ingin menekan biaya operasional.
- Skip if – EX2: Anda sering bepergian antarkota jauh dan belum yakin dengan ketersediaan fasilitas pengisian cepat di rute Anda.
- Buy if – EX5: Anda ingin SUV listrik murni dengan jangkauan hingga 495 km, performa kuat, fast charging 20 menit, dan fitur kenyamanan melimpah.
- Skip if – EX5: Anggaran Anda ketat dan jarak tempuh harian pendek, sehingga keunggulan performa dan fitur tidak akan terpakai maksimal.
- Buy if – Starray EM-i: Anda sering melakukan perjalanan lebih dari ratusan kilometer dan ingin kombinasi listrik plus bensin dengan jangkauan lebih dari 1.000 km.
- Skip if – Starray EM-i: Anda sudah siap komit 100% ke ekosistem EV dan ingin meninggalkan konsumsi bensin sama sekali.
Bila ditarik garis besar, EX2 adalah pilihan rasional untuk transisi awal ke EV, EX5 untuk mereka yang siap naik kelas ke SUV listrik penuh, dan Starray EM-i bagi pengguna yang menuntut jangkauan ekstrem tanpa cemas colokan. Tinggal jujur pada diri sendiri: seberapa jauh Anda melaju tiap minggu, dan seberapa siap Anda hidup berdampingan dengan kabel charger di rumah.






