Temukan minat Anda, bersama

Promo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Temukan minat Anda, bersamaPromo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Kulit Berminyak Tetap Perlu Pelembap? Ini Panduan Pagi Hari

Kulit Berminyak Tetap Perlu Pelembap? Ini Panduan Pagi Hari
Minat|Perawatan Kulit Berminyak

Kulit berminyak tetap membutuhkan pelembap

Pelembap kulit berminyak adalah produk perawatan yang membantu menjaga hidrasi dan mendukung lapisan pelindung kulit tanpa harus menambah rasa berat atau lengket. Karena itu, anggapan bahwa kulit berminyak tidak boleh memakai pelembap perlu diluruskan; produksi minyak berlebih tidak serta-merta menghapus kebutuhan kulit akan hidrasi. Dokter spesialis dermatologi, venereologi, dan estetika, dr. Pratiwi Prasetya Primisawitri, menyebut anggapan tersebut sebagai mitos dan menegaskan bahwa pelembap tetap penting untuk menjaga skin barrier. Pilihan yang tepat bukan menghindari pelembap sama sekali, melainkan mencari produk dengan karakteristik yang sesuai dengan kondisi kulit. Jika kulit terasa mudah berat saat memakai banyak lapisan, rutinitas bisa disederhanakan—namun jangan menyamakan kulit yang berminyak dengan kulit yang sudah cukup terhidrasi.

Apa yang dilakukan sebum?

Sebum kulit wajah adalah minyak alami yang diproduksi kulit. Keberadaannya membantu menjelaskan mengapa wajah bisa tampak mengilap, tetapi produksi minyak bukan alasan otomatis untuk menghentikan penggunaan pelembap. Sebum dan hidrasi tidak perlu diperlakukan sebagai hal yang sama: kulit dapat terasa berminyak sekaligus tetap membutuhkan dukungan untuk menjaga lapisan pelindungnya. Itulah sebabnya rutinitas sebaiknya ditentukan dari kondisi kulit dan rasa nyaman, bukan dari kilap semata. Dr. Pratiwi mengingatkan agar pemilik kulit berminyak tidak memilih pelembap secara sembarangan dan memperhatikan karakteristik produk. Bila pelembap terpisah terasa terlalu berat ketika ditumpuk dengan sunscreen, itu alasan untuk menilai kembali susunan produk pagi, bukan bukti bahwa kulit tidak memerlukan hidrasi.

Kapan sunscreen dapat menggantikan moisturizer pagi hari?

Moisturizer pagi hari tidak selalu harus berupa produk terpisah. Menurut dr. Ika, sunscreen umumnya juga mengandung bahan pelembap, termasuk gliserin, hyaluronic acid, sodium hyaluronate, atau aloe vera. Bahan-bahan seperti ini dapat berperan sebagai humektan: bahan yang menarik dan membantu mempertahankan air pada lapisan kulit sehingga kulit tetap terhidrasi. Maka, bagi pemilik kulit yang sangat berminyak dan merasa lapisan moisturizer serta sunscreen terlalu berat, memakai sunscreen saja pada pagi hari bisa menjadi pilihan—dengan syarat kandungan pelembapnya cukup sesuai kebutuhan kulit. Periksa komposisi dan perhatikan respons kulit. Jika sunscreen tidak memberi rasa nyaman atau kulit tetap terasa membutuhkan pelembap, rutinitas tidak perlu dipaksakan menjadi satu lapisan.

Pilih rutinitas yang terasa pas

Tidak ada kewajiban untuk menumpuk produk pada pagi hari, tetapi melewatkan moisturizer juga bukan aturan bagi semua pemilik kulit berminyak. Mulailah dari kebutuhan nyata: bila sunscreen yang dipakai sudah memberi hidrasi cukup dan kulit terasa nyaman, sunscreen dapat menjadi satu-satunya lapisan pelembap pagi. Bila kulit masih terasa membutuhkan dukungan, gunakan moisturizer yang karakteristiknya sesuai, lalu aplikasikan sunscreen. Pendekatan ini lebih masuk akal daripada mengikuti mitos bahwa kulit berminyak tidak memerlukan pelembap. Intinya, sesuaikan rutinitas dengan kondisi kulit, bukan hanya banyaknya minyak yang terlihat. Pelembap tetap punya peran menjaga skin barrier; sunscreen dengan bahan pelembap dapat membuat langkah pagi lebih ringkas ketika memang mencukupi.

Kuybeli memperoleh komisi saat Anda berbelanja melalui tautan kami, tanpa biaya tambahan untuk Anda.

You May Also Like

Comments
Tulis sesuatu...
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berbagi pendapat!