Kemenangan yang mengubah arah pertandingan
Comeback Persib adalah kemenangan setelah tertinggal yang diraih dengan membalikkan tekanan menjadi dua gol penentu pada penghujung laga. Di Stadion Melbourne Rectangular, Rabu, 4 November 2026, Persib menaklukkan Melbourne Victory 2-1 dan memastikan langkah ke babak 16 besar ACL Two. Hasil ini bukan sekadar tambahan tiga poin: Persib memperlihatkan ketahanan ketika pertandingan tampak menjauh dari genggaman. Setelah babak pertama berakhir tanpa gol, tuan rumah lebih dulu memimpin pada babak kedua. Namun Persib tidak membiarkan satu kesalahan menentukan nasib mereka. Dua gol dalam lima menit terakhir mengubah hasil sekaligus menegaskan bahwa tim asuhan Igor Tolic mampu merespons tekanan di kandang lawan.
Lima menit yang menentukan
Melbourne Victory membuka skor pada menit ke-68 setelah Fitrah Maulana gagal menguasai bola lambung dengan sempurna. Ketertinggalan itu memaksa Persib menaikkan intensitas serangan. Perubahan permainan terasa setelah Mariano Ezequiel Peralta Bauer dan Balsa Sekulic masuk, sementara upaya Persib di babak pertama—termasuk peluang Balsa yang membentur mistar—belum menghasilkan gol. Luka Menalo menyamakan kedudukan pada menit ke-84, lalu Balsa mencetak gol kemenangan pada menit ke-89 setelah Peralta menerobos sisi kanan dan mengirim umpan ke depan gawang. Inilah inti Persib Melbourne Victory: tim tamu tidak panik setelah tertinggal dan mampu mengubah tekanan menjadi peluang konkret. Ketepatan pada dua momen akhir lebih menentukan daripada dominasi yang tidak berbuah gol.
Menalo dan Balsa menjadi penentu
AFC menyoroti Luka Menalo dan Balsa Sekulic sebagai dua sosok penting di balik kebangkitan Persib. Menalo memberi gol penyama yang menjaga peluang tetap hidup; Balsa menuntaskan momentum dengan gol penentu. Peran mereka juga menggambarkan dua sisi comeback ini: ketenangan untuk menyamakan skor dan keberanian untuk terus menekan ketika hasil imbang sudah di tangan. Peralta layak mendapat perhatian sebagai pemantik gol kedua lewat penetrasinya, tetapi sorotan AFC pada Menalo dan Balsa tepat karena keduanya mencatatkan nama di papan skor. Kemenangan ini memperlihatkan bahwa pergantian pemain membantu mengubah dinamika, tetapi penyelesaian akhir para penyeranglah yang mengubahnya menjadi hasil nyata. Tanpa dua gol dalam rentang singkat itu, Persib bisa pulang dengan hasil yang jauh berbeda.
Tiket 16 besar dan tantangan berikutnya
Kemenangan tersebut memastikan ACL Two Persib berlanjut ke babak 16 besar. Persib juga mengoleksi 12 poin dari empat pertandingan dan memuncaki Grup E dengan catatan empat kemenangan. Kelolosan ini memberi kepastian bagi pendukung bahwa perjalanan tim di kompetisi Asia belum berakhir, sekaligus menjadi modal penting untuk menghadapi fase berikutnya. Namun, hasil dramatis tidak boleh menutupi pekerjaan rumah: kesalahan antisipasi yang membuka keunggulan Melbourne Victory menunjukkan bahwa lini belakang masih harus lebih cermat. Kesimpulannya, comeback Persib patut dipuji bukan hanya karena dua gol pada menit ke-84 dan ke-89, melainkan karena tim sanggup mengubah situasi sulit menjadi tiket ke babak gugur. Menalo dan Balsa menjadi penentu, tetapi konsistensi sejak awal laga akan menjadi ukuran berikutnya.






