Temukan minat Anda, bersama

Promo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Temukan minat Anda, bersamaPromo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Huawei Pura X View: Layar Lebar Tanpa Lipatan, Baterai 7.000 mAh

Huawei Pura X View: Layar Lebar Tanpa Lipatan, Baterai 7.000 mAh
Minat|Memilih dan Membeli Ponsel

Mengapa Pura X View Penting: Alternatif Baru di Era Foldable

Huawei Pura X View adalah smartphone candybar layar lebar pertama di dunia yang menggabungkan panel OLED 6,39 inci berasio 16:9,5, bezel 1,05 mm, bodi ultra-tipis 6,68 mm, baterai 7.000 mAh, serta chip Kirin 9030S dalam desain non-lipat untuk menghadirkan pengalaman flagship berbeda dari ponsel konvensional maupun foldable. Huawei secara jelas sedang menguji pasar: apakah pengguna yang menginginkan layar luas benar-benar harus berpindah ke ponsel lipat. Pura X View diperkenalkan di China pada 20 Agustus 2026 sebagai langkah eksplorasi desain di segmen premium. Pendekatan ini menarik karena menantang asumsi bahwa pengalaman layar besar harus dibayar dengan mekanisme engsel, crease di layar, dan bobot berlebih. Di tengah flagship yang makin tinggi dan sempit, Pura X View menempatkan diri sebagai opsi berwujud "telepon biasa" dengan cara pandang layar yang tidak biasa.

Huawei Pura X View: Layar Lebar Tanpa Lipatan, Baterai 7.000 mAh

Layar 6,39 Inci Lebar: Rasio 16:9,5 yang Mengubah Cara Kita Melihat Konten

Inti gagasan Pura X View ada di layar: panel OLED 6,39 inci dengan resolusi 2.232 × 1.320, rasio aspek 16:9,5, dan bezel seragam 1,05 mm di keempat sisi. Rasio ini membuat ponsel layar lebar 6,39 inci ini terasa lebih mendatar daripada flagship biasa yang umumnya bermain di 19,5:9 atau 20:9, sehingga area horizontal menjadi jauh lebih dominan. Huawei mengklaim luas area tampilan 114,27 cm², lebih besar dari banyak ponsel 6,9 inci konvensional, dengan peningkatan area hingga 16% untuk video dan 21% untuk browsing potret. Itu bukan sekadar angka; artinya baris teks lebih panjang, kolom di web bisa tampil berdampingan, dan timeline media sosial terasa lebih lapang. Untuk pengguna yang banyak menonton film horizontal, ini mendekati rasio TV tanpa perlu ponsel lipat. Bezel 1,05 mm dan rasio screen-to-body 96,1% memperkuat kesan bahwa seluruh muka perangkat adalah layar dan bukan bingkai.

Desain Tipis 6,68 mm dan Baterai 7.000 mAh: Kompromi yang Berhasil?

Biasanya, baterai besar identik dengan bodi tebal dan berat. Di Pura X View, Huawei memampatkan baterai 7.000 mAh ke dalam bodi setebal 6,68 mm dengan bobot sekitar 201 gram. Angka ini secara praktis menempatkannya berdampingan dengan flagship tipis, sekaligus melampaui banyak ponsel lipat yang cenderung lebih berat. Dibandingkan iPhone 17 Pro Max yang berbobot 233 gram dan tebal 8,75 mm, Pura X View bukan hanya lebih tipis tetapi juga lebih ringan, dengan selisih bobot 32 gram. Untuk pemakaian nyata, baterai 7.000 mAh flagship memberi ruang bermain: maraton streaming, gaming panjang, sampai kerja mobile tanpa cemas mencari colokan. Klaim ketahanan hingga 1,5 hari penggunaan berat dan 31 jam pemutaran video membuat konsep layar lebar ini terasa realistis, bukan sekadar gimmick visual yang mengorbankan daya. Di sini, desain tipis 6,68 mm bukan hanya angka marketing, tetapi bukti bahwa portabilitas dan kapasitas bisa diseimbangkan.

Huawei Pura X View: Layar Lebar Tanpa Lipatan, Baterai 7.000 mAh

Kirin 9030S dan HarmonyOS 7: Flagship Non-Lipat yang Serius

Pura X View tidak berhenti di desain; jantungnya adalah chip Kirin 9030S, prosesor yang sudah hadir di seri Pura 90 Pro dan Pura 90 Pro Max. Konfigurasi CPU octa-core (1 inti super @ 2,69 GHz, 3 inti besar @ 2,15 GHz, 4 inti sedang @ 1,62 GHz) dipadu GPU Maleoon 935F 933 MHz, cukup jelas menempatkan Kirin 9030S performa di kelas flagship yang siap menangani gaming berat, multitasking, dan pekerjaan harian tanpa kewalahan. Di sisi sistem, Pura X View menjadi perangkat pertama yang membawa HarmonyOS 7 bawaan, dengan antarmuka yang dioptimalkan untuk memanfaatkan format layar lebar: lebih banyak konten berdampingan, split-screen yang masuk akal, dan pengalaman produktivitas yang terasa alami di rasio 16:9,5. Dengan RAM 12 GB dan opsi penyimpanan 256 GB, 512 GB, hingga 1 TB, Pura X View jelas tidak memposisikan diri sebagai "eksperimen murah", melainkan alternatif flagship penuh yang kebetulan menolak mekanisme lipat.

Huawei Pura X View: Layar Lebar Tanpa Lipatan, Baterai 7.000 mAh

Alternatif Foldable: Siapa yang Pantas Membeli Pura X View?

Nama "Pura X View" terhubung dengan lini Pura X sebelumnya yang mengandalkan mekanisme lipat untuk menghadirkan bidang layar lebih besar. Kini, konsep layar lebar dibawa ke bodi non-folding: pengalaman mirip perangkat foldable, minus engsel dan panel fleksibel. Pendekatan ini jelas menyasar pengguna yang ingin layar luas untuk video, membaca, browsing, dan aplikasi produktivitas, tetapi enggan menghadapi risiko lipatan, potensi kerusakan mekanisme, atau bobot tambahan. Pengumuman awal dilakukan 20 Agustus 2026, dengan detail lebih lengkap dan pre-order dijadwalkan 28 Agustus, lalu penjualan perdana pada 7 September berbarengan dengan peluncuran Mate XT 2. Dalam lanskap flagship tradisional yang semakin homogen dan foldable yang masih terasa kompromistis, Pura X View tampil sebagai opsi ketiga: ponsel layar lebar non-lipat. Kesimpulannya, ini adalah perangkat yang ideal bagi pengguna yang memprioritaskan konten dan produktivitas di layar besar, namun tetap ingin desain candybar sederhana yang bisa masuk saku tanpa drama.

Kuybeli memperoleh komisi saat Anda berbelanja melalui tautan kami, tanpa biaya tambahan untuk Anda.

Related Products

You May Also Like

Comments
Tulis sesuatu...
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berbagi pendapat!