Temukan minat Anda, bersama

Promo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Temukan minat Anda, bersamaPromo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Bruno Mars The Romantic Tour Asia: Kota yang Disambangi dan yang Terlewat

Bruno Mars The Romantic Tour Asia: Kota yang Disambangi dan yang Terlewat
Minat|Penyanyi/Band Pop

Apa Itu The Romantic Tour Asia dan Inti Kontroversinya

Bruno Mars tur Asia 2027 dalam rangka The Romantic Tour adalah rangkaian konser pendukung album The Romantic yang dirancang sebagai leg baru di Asia dan Australia, dengan jadwal dimulai Februari dan daftar kota spesifik, tetapi mengundang perdebatan karena beberapa pasar besar yang sebelumnya sukses kini tidak lagi disertakan.

Bruno Mars mengumumkan jadwal baru The Romantic Tour melalui media sosial pada Kamis (27/8), sebagai kelanjutan promosi album studio keempatnya, The Romantic, yang dikonfirmasi rilis 27 Februari 2026. Pengumuman ini menyasar leg Asia–Australia yang dimulai pada Februari 2027, mempertegas bahwa fokus utama fase tur ini adalah kawasan tersebut. Di atas kertas, ini terlihat seperti kelanjutan logis dari Bruno Mars Live yang berkeliling sejak 2022, namun keputusan pemilihan Bruno Mars kota-kota tur kali ini menggeser pusat gravitasi penonton, dan membuat sebagian penggemar merasa ditinggalkan. Itu bukan sekadar penyesuaian teknis jadwal, tetapi langkah strategis yang sarat pesan.

Bruno Mars The Romantic Tour Asia: Kota yang Disambangi dan yang Terlewat

The Romantic Tour Jadwal: Kota Mana yang Diutamakan

Pada leg terbaru ini, The Romantic Tour jadwal menempatkan Australia, Asia Timur, dan beberapa hub Asia Tenggara sebagai tulang punggung. Bruno Mars dijadwalkan tampil di Perth, Melbourne, Brisbane, Sydney, Auckland, Singapura, Bangkok, Kaohsiung, Hong Kong, Manila, dan Seoul. Kota-kota ini sebagian besar adalah pasar yang sudah ia kunjungi saat Bruno Mars Live, menunjukkan pola bahwa timnya memprioritaskan konsistensi dengan basis penggemar yang telah teruji. Manila menjadi pendatang baru dalam daftar, sinyal bahwa pasar tersebut dianggap siap naik kelas menjadi destinasi utama tur.

Kunci keputusan ini tampak pada distribusi tanggal. Singapura, Hong Kong, dan Seoul masing-masing mendapatkan empat jadwal konser, sebuah alokasi waktu yang tidak kecil untuk satu kota. Kutipan yang terasa paling menggambarkan strategi ini adalah: "Singapura dan Seoul masing-masing dijadwalkan menggelar empat konser, sementara Hong Kong juga mendapat empat jadwal pertunjukan." Alih-alih menyebar ke lebih banyak kota, tim tur memilih memperdalam kehadiran di beberapa pusat regional. Secara bisnis, ini mengurangi kompleksitas logistik, tetapi secara emosional, keputusan itu memusatkan akses dan memaksa penggemar dari kota lain untuk bergerak mendekati hub tersebut.

Jakarta dan Kuala Lumpur: Dari Sukses Besar ke Absen Total

Kontras terbesar dalam Bruno Mars tur Asia 2027 adalah absennya Jakarta dan Kuala Lumpur dari daftar kota yang dikunjungi, meski sebelumnya menjadi magnet massa. Pada Bruno Mars Live 2024, konser di Jakarta berlangsung selama tiga hari dan dihadiri lebih dari 140 ribu penggemar, sementara satu malam di Kuala Lumpur mengumpulkan sekitar 50 ribu penonton. Fakta bahwa dua pasar dengan angka sebesar itu kini dilewati mengirimkan pesan kuat: tur ini tidak hanya soal penjualan tiket, tetapi juga kalkulasi risiko reputasi dan politik.

Hingga kini, belum ada pernyataan resmi mengapa kedua kota tersebut dihapus dari The Romantic Tour jadwal. Namun, konteksnya tidak bisa diabaikan. Bruno Mars sebelumnya menghadapi protes dan seruan boikot di dua kota itu setelah tampil di Tel Aviv dan menyatakan dukungan kepada Israel pada Oktober 2023. Tanpa menyebut nama pemerintah atau promotor, keputusan absen ini terasa seperti langkah defensif: menghindari potensi demonstrasi, citra negatif, dan situasi keamanan yang rumit. Dari sisi penggemar, terutama mereka yang sudah membuktikan antusiasme dengan angka ratusan ribu, keputusan itu terasa seperti hukuman kolektif atas dinamika politik yang berada di luar kendali mereka.

Strategi Tur: Mengorbankan Pasar Besar demi Zona Nyaman

Secara garis besar, pola Bruno Mars kota-kota tur kali ini menunjukkan strategi konsolidasi. Alih-alih menyentuh sebanyak mungkin pasar, tim tur memilih memperbanyak tanggal di hub yang dianggap lebih stabil dan dapat menyerap penonton lintas negara. Singapura, Hong Kong, dan Seoul masing-masing mendapat empat hari konser, yang secara implisit diharapkan menampung penonton dari kawasan yang tidak disambangi.

Pendekatan ini punya dua sisi. Di satu sisi, ia memudahkan pengelolaan logistik dan keamanan, apalagi setelah kontroversi 2023. Di sisi lain, strategi ini mengirim sinyal bahwa beberapa pasar besar dianggap terlalu rumit untuk disentuh, meski potensinya terbukti. Keputusan untuk menambah kota baru seperti Manila semakin menegaskan pergeseran fokus: dari pasar lama yang sensitif secara politik ke pasar yang dinilai lebih “aman”. Dari perspektif tur global, ini tampak rasional; dari perspektif penggemar yang setia, langkah ini terasa seperti pengkhianatan emosional, seolah loyalitas penonton bisa diganti dengan penonton dari kota lain tanpa konsekuensi.

Apa yang Bisa Dilakukan Penggemar di Kota yang Terlewat

Bagi penggemar di kota yang tidak masuk The Romantic Tour jadwal, pilihan realistanya adalah merencanakan perjalanan ke hub terdekat atau menunggu kabar lanjutan. Meski tidak mampir ke dua pasar besar itu, Bruno Mars tetap membuka sejumlah pilihan di Asia: Singapura, Hong Kong, dan Seoul masing-masing mendapat empat jadwal konser yang jelas dirancang untuk menampung penonton dari kawasan lebih luas. Dalam konteks ini, tiket konser Bruno Mars di kota-kota hub akan menjadi rebutan lintas negara, bukan hanya lokal.

Pertanyaannya: apakah penggemar harus mengikuti tur bagaimanapun caranya, atau memberi sinyal dengan absen? Mengingat album The Romantic baru dirilis 27 Februari 2026 dan tur Asia–Australia baru dimulai setahun kemudian, masih ada ruang untuk perubahan jadwal atau penambahan kota di masa depan. Penggemar yang merasa kecewa bisa memilih dua sikap: mengorganisir perjalanan kolektif ke kota hub sebagai bentuk dukungan, atau menunggu dan melihat apakah tekanan publik dan dinamika politik akan mendorong revisi jadwal. Apa pun pilihannya, satu hal jelas: hubungan antara Bruno Mars dan basis penggemarnya di kota yang diabaikan kini memasuki bab baru yang jauh lebih kompleks dari sekadar urusan tiket.

Kuybeli memperoleh komisi saat Anda berbelanja melalui tautan kami, tanpa biaya tambahan untuk Anda.

You May Also Like

Comments
Tulis sesuatu...
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berbagi pendapat!