Temukan minat Anda, bersama

Promo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Temukan minat Anda, bersamaPromo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Apakah Pria Butuh Skincare? Ini Rutinitas yang Wajib

Apakah Pria Butuh Skincare? Ini Rutinitas yang Wajib
Minat|Perawatan Pria

Skincare adalah kebutuhan, bukan sekadar kosmetik

Skincare adalah rangkaian perawatan kulit untuk menjaga kebersihan dan kesehatan, sekaligus melindunginya dari paparan lingkungan; ini bukan semata urusan kosmetik atau penampilan, dan kebutuhannya berlaku bagi laki-laki maupun perempuan. Karena itu, skincare pria penting: perawatan kulit bukan pilihan yang hanya diperlukan perempuan, melainkan bagian dari menjaga kondisi wajah tetap terawat. Dokter spesialis dermatologi dan venerologi Osdatilla Esa Putri menjelaskan bahwa langkah dasar bagi pria maupun perempuan mencakup pembersih wajah dan sunscreen atau tabir surya. Pembersih membantu menjaga kebersihan, sedangkan tabir surya melindungi kulit dari paparan sinar matahari. Rutinitas perawatan kulit pria tidak harus rumit atau dipenuhi banyak produk. Pelembap serta produk untuk jerawat atau hiperpigmentasi dapat ditambahkan sesuai kondisi kulit. Remaja yang mulai berjerawat sebaiknya tidak memilih produk sembarangan; berkonsultasi dengan dokter membantu menentukan perawatan yang sesuai.

Eksfoliasi perlu mengikuti kondisi kulit

Eksfoliasi adalah proses mengangkat sel kulit mati dari permukaan kulit. Bagi pria, langkah ini dapat membantu mengurangi rambut tumbuh ke dalam dan benjolan akibat pisau cukur, sekaligus mendukung hasil cukuran yang lebih bersih dan menjaga kulit di bawah janggut tetap sehat. Namun, eksfoliasi bukan semakin sering semakin baik. Dokter kulit Brendan Camp menyebut frekuensi dua hingga tiga kali seminggu umumnya dapat ditoleransi banyak pria, tetapi kulit sensitif bisa kesulitan menerimanya, sementara kulit lebih berminyak atau tebal mungkin mampu menjalani eksfoliasi lebih sering. Untuk pemula, saran yang lebih aman adalah memulai sekali seminggu, lalu menambah frekuensi secara bertahap hanya jika kulit tidak menunjukkan iritasi. Pilihan produk juga berpengaruh: pembersih dengan bahan eksfoliasi bisa dirancang untuk pemakaian harian, sedangkan asam yang lebih kuat atau scrub abrasif mungkin perlu lebih jarang digunakan.

Atur jeda eksfoliasi setelah bercukur

Eksfoliasi setelah cukur perlu diatur waktunya karena pisau cukur tidak hanya memotong rambut, tetapi juga dapat mengangkat sel kulit mati dari permukaan kulit. Menumpuk kedua tindakan tanpa jeda berisiko membuat kulit lebih mudah mengalami iritasi, sehingga dokter kulit Corey L. Hartman menyarankan eksfoliasi dilakukan pada hari ketika tidak bercukur. Jika bercukur pada pagi hari, eksfoliasi bisa dilakukan malam hari agar kulit memperoleh waktu jeda. Aturan ini penting terutama bagi pria dengan kulit sensitif: jangan memaksakan jadwal eksfoliasi yang membuat kulit terasa terganggu. Hindari pula eksfoliasi saat eksim atau rosasea sedang kambuh, lalu lanjutkan kembali setelah kondisi kulit pulih. Intinya, rutinitas yang baik bukan yang paling banyak langkahnya, melainkan yang konsisten dan sesuai respons kulit. Mulailah dari pembersih dan tabir surya, tambahkan perawatan sesuai kebutuhan, dan beri perhatian khusus pada jadwal bercukur.

Kuybeli memperoleh komisi saat Anda berbelanja melalui tautan kami, tanpa biaya tambahan untuk Anda.

You May Also Like

Comments
Tulis sesuatu...
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berbagi pendapat!