Apa Itu Baterai Solid-State dan Mengapa Dongfeng Serta BYD Penting
Baterai solid-state adalah teknologi baterai kendaraan listrik yang mengganti elektrolit cair dengan material padat atau semi-padat untuk meningkatkan kepadatan energi, keamanan, dan ketahanan suhu, sehingga menjanjikan jarak tempuh lebih jauh dalam paket yang lebih ringan dan aman bagi kendaraan listrik masa depan.
Langkah berani Dongfeng dan BYD menandai titik balik: baterai solid-state tidak lagi sekadar proyek laboratorium, tetapi mulai menyentuh jalur produksi massal. Dongfeng Motor Group memastikan peluncuran baterai in-house 350 Wh/kg yang akan diumumkan pada Oktober 2026 dan dipasang di kendaraan listrik produksi massal pada kuartal keempat tahun tersebut. Sementara itu, Wakil Presiden Eksekutif BYD, Stella Li, mengonfirmasi bahwa perusahaannya bakal mulai memasang baterai berteknologi solid-state ke mobilnya mulai tahun depan. Pertanyaan utamanya bukan apakah solid-state akan datang, melainkan siapa yang lebih siap mengubah keunggulan teknis menjadi produk yang nyata di jalan raya.
Strategi Dongfeng: Baterai Hybrid Solid 350 Wh/kg yang Super Pragmatis
Dongfeng memilih jalan pragmatis dengan meninggalkan label baterai solid-state murni dan menyebut teknologinya sebagai baterai hybrid solid-liquid. Ini langkah jujur yang patut dihargai: alih-alih mengejar kesempurnaan teoretis, mereka menawarkan solusi semi-solid yang bisa diproduksi sekarang. Baterai hybrid solid Dongfeng menggunakan elektrolit padat berbasis oksida dan polimer yang direndam cairan pembawa untuk menjaga pergerakan ion tetap lancar.
Hasilnya tidak terlihat seperti kompromi. Dongfeng baterai hybrid solid ini menawarkan kepadatan energi hingga 350 Wh/kg, sementara baterai LFP standar hanya sekitar 140–210 Wh/kg dan kimia kaya nikel sulit menembus 280 Wh/kg dalam produksi komersial. Dalam uji ekstrem dari Wuhan ke Mohe, di suhu rutin di bawah -40°C, kapasitas daya guna tetap di atas 74 persen dalam lebih dari 70 evaluasi cuaca dingin. Jalur percontohan 0,2 GWh sudah diselesaikan pada Juni 2025, mencakup pengembangan elektroda proprietary, elektrolit komposit, dan paket struktural khusus.
Kutipan kunci: "Kimia semi-solid adalah jembatan yang dibutuhkan industri, menawarkan dua kali lipat kekuatan LFP, tahan terhadap badai salju, dan tidak mudah terbakar pada suhu ekstrem".
Peta Jalan Dongfeng: Dari 100 Unit Demo ke Puluhan Ribu EV
Secara garis besar, Dongfeng mengadopsi strategi "jalan sambil membangun jalan tol". Pengembangan dimulai sejak 2018 dengan pembentukan tim khusus solid-state, sistem operasional awal sudah ada pada 2019, dan pada akhir 2021 mereka memperoleh persetujuan jalan regulasi pertama untuk mobil penumpang dengan paket semi-solid. Lebih dari 3,2 juta kilometer uji lintasan sudah ditempuh sebelum jalur percontohan 0,2 GWh selesai pada pertengahan 2025.
Debut baterai hybrid solid di kuartal keempat awalnya dibatasi pada armada demonstrasi 100 kendaraan. Namun, ambisi sebenarnya ada di target pengiriman 50.000 kendaraan hybrid-solid pada 2027. Di sisi lain, Dongfeng menyadari bahwa sel solid-state murni 100 persen dengan kimia sulfida 500 Wh/kg belum siap massal: mereka tidak memperkirakan viabilitas komersial skala kecil hingga 2030, dan baru melihat adopsi mobil keluarga arus utama setelah 2035. Ini menunjukkan sikap realistis: semi-solid masuk dulu, solid-state murni menyusul ketika manufaktur dan keandalan benar-benar siap.
Strategi BYD: Solid-State untuk Segmen Premium dan BYD Solid-State 2027
Berbeda dari Dongfeng, BYD tetap memakai istilah baterai solid-state dan secara terbuka mengklaim berada di garis depan baik secara teknis maupun komersial. Stella Li menegaskan bahwa kendaraan BYD akan mulai memakai baterai solid-state mulai tahun depan sebagai model demonstrasi, meski jadwal peluncuran ritel belum dipastikan. Di balik panggung, divisi baterai BYD memadukan riset kimia sel dengan peningkatan kemampuan manufaktur dan desain peralatan.
Roadmap BYD solid-state 2027 relatif konservatif namun terstruktur. Chief Technology Officer FinDreams, Sun Huajun, menyebut uji coba skala kecil sekitar 1.000 kendaraan dijadwalkan pada 2027, dengan produksi komersial skala besar ditargetkan pada 2030. Uji awal akan fokus pada platform premium Yangwang dan Denza, karena segmen ini lebih sanggup menyerap biaya tambahan teknologi solid-state. BYD juga tidak berdiri sendiri; mereka ikut dalam China's All-Solid-State Battery Collaborative Innovation Platform (CASIP), sebuah inisiatif kolaboratif bernilai investasi besar yang didukung pemerintah dan melibatkan banyak pelaku industri terkait.
Kutipan kunci: Kepala Ilmuwan BYD Lian Yubo menyatakan bahwa teknologi baterai lithium-ion cair dan solid-state akan digunakan berdampingan setidaknya selama dua dekade ke depan.
Dampak Kompetisi Dongfeng–BYD terhadap Teknologi Baterai Kendaraan Listrik
Pertarungan antara Dongfeng baterai hybrid solid dan program solid-state BYD mencerminkan dua filosofi berbeda dalam teknologi baterai kendaraan listrik. Dongfeng mengedepankan solusi semi-solid yang sudah nyata dengan kepadatan energi 350 Wh/kg, hampir dua kali lipat LFP standar dan melampaui banyak kimia kaya nikel. BYD mengincar lompatan lebih besar dengan teknologi sulfida yang ditargetkan mencapai 500 Wh/kg dalam konfigurasi solid-state murni, meski viabilitas komersial skala kecil baru diperkirakan setelah 2030 dalam pandangan Dongfeng.
Secara politis dan industri, kedua jalur ini mendapatkan dukungan struktur besar. Di satu sisi, standar pengujian internasional terpadu pertama untuk baterai traksi solid-state telah diadopsi oleh International Electrotechnical Commission dengan proposal yang dipimpin oleh para insinyur dari beberapa negara. Di sisi lain, CASIP menjadi payung kerja sama penting untuk BYD dengan kucuran investasi besar yang menyatukan pemain utama dalam rantai nilai baterai solid-state.
Kesimpulannya, solid-state bukan lagi wacana jangka panjang yang samar. Dengan Dongfeng menargetkan rilis baterai hybrid solid 350 Wh/kg pada Oktober 2026 dan BYD solid-state 2027 yang mengarah ke produksi massal 2030, persaingan ini akan mendefinisikan standar baru kinerja, keamanan, dan desain baterai kendaraan listrik dalam satu hingga dua dekade ke depan.






