Pameran otomotif: etalase massal penjualan kendaraan listrik
Penjualan kendaraan listrik di GIIAS menggambarkan bagaimana pameran otomotif menjadi etalase massal yang mengakselerasi adopsi mobil listrik dan plug-in hybrid melalui kombinasi display produk, test drive terstruktur, dan interaksi langsung yang mengubah rasa ingin tahu konsumen menjadi keputusan pembelian yang konkret dan terukur dalam hitungan hari. Di ajang ini, mobil listrik pameran otomotif bukan lagi sekadar pajangan futuristik, melainkan alat ukur seberapa jauh pasar siap bergeser dari mesin bensin. Data SPK Geely dan GAC menunjukkan lonjakan minat yang tidak bisa dianggap kebetulan. Ketika ribuan orang rela mengantre test drive, lalu berujung menandatangani SPK, jelas ada perubahan pola pikir: konsumen mulai menilai mobil listrik sebagai pilihan rasional, bukan sekadar gaya hidup. Pameran semacam ini pelan-pelan menggantikan showroom tradisional sebagai titik awal perjalanan elektrifikasi bagi massa.

Geely EX2: efek "primadona" yang mengubah strategi penjualan
Lonjakan penjualan kendaraan listrik GIIAS paling terasa di kubu Geely. Geely Group menutup partisipasi dengan 3.033 SPK, naik lebih dari tiga kali lipat dibanding tahun sebelumnya. Angka ini tidak merata; Geely EX2 mendominasi sekitar 70% dari total SPK Geely Group, menjadikannya wajah utama strategi penjualan mereka di pameran. Model yang menyandang predikat No. 1 World's Best-Selling Small EV ini menawarkan kombinasi teknologi EV, efisiensi, dan kepraktisan harian yang terasa pas untuk mobilitas di kota padat. Ditambah lagi, EX2 memberikan benefit kepemilikan berupa wall charger dengan instalasi dasar dan portable charger, mencabut salah satu kekhawatiran klasik konsumen: bagaimana mengisi daya di rumah. Menariknya, lebih dari 2.000 sesi test drive tercatat, dan EX2 menjadi model paling sering dicoba, menguatkan bukti bahwa sentuhan setir langsung adalah kunci konversi di pameran.

GAC AION V dan UT: bermain di segmen keluarga dan kota
Jika Geely mengandalkan satu primadona, GAC memilih pendekatan portofolio yang tersegmentasi. Penjualan GAC di GIIAS mencatat 2.170 SPK, dengan AION V sebagai tulang punggung lewat 1.122 SPK dan AION UT menyusul 711 SPK. Kedua model menghasilkan 1.833 SPK, menjadikannya motor utama pencapaian merek ini. AION V bermain sebagai SUV listrik berkapasitas keluarga, mengedepankan kabin luas, kenyamanan, teknologi pintar, dan kemampuan jarak jauh—reseptif bagi konsumen yang butuh mobil serbaguna, bukan sekadar komuter. Sementara AION UT mengincar mobilitas perkotaan dengan desain modern, dimensi kompak, dan fitur praktis, menjawab kebutuhan pengguna yang lebih sering berkutat di rute pendek dan parkiran sempit. Tambahan model HYPTEC HT dengan 166 SPK memberi opsi premium bagi pembeli yang mengejar pengalaman berkendara lebih mewah. Kombinasi ini menunjukkan GAC paham bahwa pasar mobil listrik sudah terpecah menjadi beberapa kebutuhan spesifik, bukan satu profil konsumen generik.
Test drive: dari rasa penasaran menjadi komitmen finansial
Di balik angka penjualan, ada satu pola yang terlalu jelas untuk diabaikan: test drive dan demo langsung menjadi saluran psikologis yang mengubah pengunjung menjadi pembeli potensial. Geely mencatat lebih dari 2.000 sesi test drive, dan mengakui bahwa pengalaman berkendara, termasuk build quality dan karakter mobil, menjadi faktor penting dalam keputusan pembelian konsumen. GAC mencatat 37.823 pengunjung di booth dan 1.642 peserta test drive, dengan AION V sebagai model yang paling banyak dicoba. "Tahun ini, kami mencatatkan total 3.033 SPK dan lebih dari 2.000 sesi test drive," ujar Constantinus Herlijoso, menegaskan hubungan langsung antara test drive dan SPK. Bagi banyak calon pembeli, terutama yang baru pertama kali mempertimbangkan mobil listrik, duduk di balik kemudi dan merasakan akselerasi senyap jauh lebih meyakinkan daripada brosur atau konten digital. Pameran otomotif yang serius mengelola sesi test drive pada dasarnya sedang menggelar kelas massal edukasi sekaligus penjualan.
Mengambil pelajaran: pameran sebagai laboratorium strategi elektrifikasi
Melihat penjualan kendaraan listrik GIIAS dari Geely dan GAC, pameran otomotif layak dipandang sebagai laboratorium strategi elektrifikasi, bukan sekadar ajang promosi tahunan. Geely sudah menyiapkan lebih dari 2.000 unit EX2 untuk segera dikirim dan bahkan mulai menyerahkan unit yang dipesan selama pameran, menutup loop antara SPK dan kepuasan awal pemilik baru. Di sisi lain, GAC menyatakan pencapaian 2.170 SPK menjadi bukti tumbuhnya kepercayaan konsumen dan motivasi untuk terus meningkatkan produk, layanan, dan pengalaman mereka. Pameran seperti ini mengumpulkan umpan balik real-time: model mana yang dicoba, varian apa yang dipilih, fitur apa yang paling dibicarakan. Semua itu seharusnya diterjemahkan menjadi pengembangan produk yang lebih tajam dan komunikasi yang lebih jujur. Kesimpulannya, siapa pun produsen yang serius menjual mobil listrik dan PHEV ke pasar massal tidak bisa mengabaikan pameran otomotif; di sanalah momentum elektrifikasi paling mudah dibangun dan diukur.






