Rekor cadangan memperkuat bantalan pasokan
Stok beras nasional adalah persediaan beras yang tersedia untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dan menjaga pasokan ketika produksi atau distribusi menghadapi gangguan. Pada Oktober 2026, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyatakan stok di gudang mencapai sekitar 4,5 juta ton, tertinggi sepanjang sejarah, dalam Sidang Kabinet Paripurna pada 21 Oktober. Angka itu memperkuat ketahanan pangan Indonesia, tetapi perlu dibaca bersama sumber pasokan lain. Amran memperkirakan ada 10 juta ton dari tanaman yang masih tumbuh dan 10 juta ton persediaan di hotel, rumah tangga, serta sektor lain; jika dijumlahkan dengan stok gudang, total ketersediaan mencapai 25 juta ton. Dengan kebutuhan sekitar 2,5 juta ton per bulan, ia menaksir jumlah tersebut setara kebutuhan 10 bulan, hingga Juli tahun berikutnya. Namun, cadangan gudang, hasil panen yang masih di lahan, dan persediaan tersebar bukanlah hal yang sama: waktu panen serta kelancaran penyaluran menentukan seberapa cepat semuanya dapat menjangkau konsumen.
Kenaikan produksi ditopang perluasan panen
Rekor persediaan akan lebih bermakna jika didukung aliran panen yang berkelanjutan. Produksi padi meningkat di Sumatera Utara: BPS mencatat hasil 2025 mencapai 2.752.655 ton gabah kering giling, naik 24,84 persen dari 2.204.876 ton pada 2024. Produksi beras untuk konsumsi penduduk tercatat 1.578.968 ton, bertambah sekitar 314.220 ton. Akan tetapi, pendorong utamanya adalah perluasan luas panen sebesar 27,55 persen, sedangkan produktivitas rata-rata turun dari 52,56 menjadi 51,45 kuintal per hektare. Ini berarti tambahan lahan memberi hasil cepat, tetapi peningkatan hasil per hektare tetap penting agar pertumbuhan tidak bergantung pada perluasan area. Serdang Bedagai menjadi penyumbang terbesar dengan 356.508 ton GKG, disusul Deli Serdang, Mandailing Natal, Simalungun, dan Langkat. Di Sumatera Utara, BULOG mencatat penyerapan 58.558 ton gabah kering panen hingga laporan 9 Oktober 2026. Serapan dan akses petani ke irigasi, benih, pupuk, serta mekanisasi turut menentukan apakah kenaikan produksi berulang.
Pasokan kuat belum otomatis menjamin harga terjangkau
Bagi konsumen, cadangan besar memberi bantalan terhadap kekurangan pasokan, tetapi bukan bukti bahwa harga beras sudah turun atau akan selalu terjangkau. Dampaknya bergantung pada distribusi yang tepat waktu dan kemampuan menyerap gabah petani tanpa menimbulkan hambatan di rantai pasok. Pemerintah juga perlu bersiap menghadapi perubahan cuaca: Amran menyebut kondisi iklim perlu diantisipasi, termasuk potensi La Niña basah pada tahun berikutnya. Di sisi petani, ia melaporkan Nilai Tukar Petani mencapai 131 dan mengaitkannya dengan penurunan harga pupuk sebesar 20 persen serta kenaikan harga pembelian pemerintah untuk gabah dan beras. Untuk memperkuat pasokan jangka panjang, Kementerian Pertanian menyiapkan tambahan 2 juta hektare lahan mineral dan rawa mineral; tahap awalnya mencakup koordinasi penggarapan 500.000 hektare bersama Kementerian Pertahanan dan TNI. Rekor stok adalah modal penting, bukan garis finis. Ketahanan pangan Indonesia akan lebih kokoh bila cadangan disertai produksi berkelanjutan, kepastian serapan, serta pengawalan irigasi, benih, pupuk, dan mekanisasi.






