Temukan minat Anda, bersama

Promo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Temukan minat Anda, bersamaPromo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Guru Inovatif AI dan Coding Mengubah Wajah Kelas Modern

Guru Inovatif AI dan Coding Mengubah Wajah Kelas Modern
Minat|Pendidikan Usia Sekolah

Guru Inovatif AI Coding: Definisi Baru Pendidik Era Digital

Guru inovatif AI coding adalah pendidik yang sengaja merancang pembelajaran berbasis teknologi dengan memadukan kecerdasan buatan, pemrograman, dan pendekatan kurikulum modern untuk menumbuhkan kemampuan berpikir kritis, kreatif, dan kolaboratif siswa secara terukur, bukan sekadar mengganti papan tulis dengan layar atau aplikasi digital semata.

Kisah dua ajang berbeda menegaskan definisi ini. Di satu sisi, program Terpujilah GURU yang digelar oleh Telkomsel memberi panggung bagi guru yang berani bereksperimen dengan AI di kelas dan memenangi kompetisi berskala nasional. Di sisi lain, Anugerah Guru Prima (AGP) yang diselenggarakan organisasi guru di Gresik menjadi ruang “uji nyali” untuk mengintegrasikan coding dan kecerdasan buatan ke dalam tugas sehari-hari pendidik. Dua arena ini menunjukkan satu pesan: guru yang bertahan dengan metode ceramah tradisional akan tertinggal, sementara guru yang mengubah kelas menjadi laboratorium digital berpeluang menjadi teladan baru.

Sofie Mellyani: AI Masuk Laboratorium Kimia, Bukan Hanya Ruang IT

Penghargaan Telkomsel kepada Sofie Mellyani F, guru Kimia SMAN 4 Surabaya, bukan sekadar seremoni dan foto piala. Sofie diberangkatkan ke Tanah Suci setelah meraih juara pertama program Terpujilah GURU pada 1 Oktober 2026, sebuah program CSR yang berlangsung sejak Mei hingga September untuk menguatkan peran guru sebagai educator, creator, dan innovator. Di balik hadiah umrah, ada pesan politik pendidikan: AI layak masuk kelas sains, bukan hanya kelas informatika.

Dalam kompetisi itu, Sofie mengembangkan pembelajaran pembuatan larvasida demam berdarah berbasis STEM dengan memanfaatkan teknologi AI secara optimal. Artinya, siswa tidak sekadar menghafal reaksi kimia; mereka menggunakan AI untuk merancang, menganalisis, dan memvalidasi produk yang relevan dengan masalah kesehatan di lingkungan mereka. Sofie sendiri menegaskan, pelatihan Terpujilah GURU memberinya insight baru dalam menyusun prompt yang lebih lengkap agar output AI sesuai kebutuhan. Ini praktik pembelajaran berbasis teknologi yang konkret: AI bukan menjadi contekan, tapi asisten ilmiah di laboratorium sekolah.

Anugerah Guru Prima: Coding dan AI Masuk Arus Utama

Jika Terpujilah GURU membidik pendidik level nasional, Anugerah Guru Prima (AGP) di Gresik menggarap ekosistem lokal. Ajang ini digelar oleh PGRI Kabupaten Gresik di sebuah hotel pada 6 Oktober 2026 dan dibuka untuk guru TK/PAUD sampai SMA/SMK. Tujuannya jelas: menjadikan penghargaan guru prima sebagai ruang kompetisi dan inkubator pembelajaran digital yang nyata, bukan lomba administrasi belaka.

Di AGP, guru diminta menciptakan metode mengajar interaktif berbasis teknologi, termasuk tugas yang mengarah pada sertifikasi Gemini hingga Intel. Ketua PGRI Gresik menyebutkan, dari sekitar 7.000 guru, sudah 1.506 atau 18–20 persen yang aktif mengikuti pelatihan adopsi teknologi. Ini angka penting: transformasi kelas digital mulai menyentuh skala massal, bukan lagi eksperimen segelintir guru. Lebih jauh, para juara pertama tiap jenjang akan mewakili Gresik ke tingkat Jawa Timur pada akhir Oktober, mengangkat AI dan coding sebagai standar baru kompetisi profesional guru, bukan aksesori kurikulum.

Peran Telkomsel, PGRI, dan Pemerintah: Ekosistem, Bukan Hero Tunggal

Teladan Sofie dan para juara Anugerah Guru Prima tidak lahir di ruang hampa. Program Terpujilah GURU sendiri menjangkau lebih dari 3.800 guru SMA, SMK, dan MA melalui roadshow di 10 kota besar dan sesi daring; dari jumlah itu, 1.500 guru ikut seleksi bertahap, 400 masuk akademi daring, 80 mendapat pendampingan, hingga tersaring 12 finalis untuk pelatihan intensif luring di Jakarta. Ini menunjukkan satu hal: industri dan komunitas guru bisa bekerja bersama membangun pipeline guru inovatif AI coding.

Di wilayah lain, PGRI Gresik tidak berjalan sendiri; pemerintah daerah menunjukkan komitmen melalui alokasi anggaran pendidikan hingga 26 persen pada 2027 dan pesan tegas bahwa guru harus terus meng-upgrade diri di tengah arus informasi digital. Telkomsel berkomitmen mendukung digitalisasi pendidikan serta membuka peluang guru untuk berkembang dan berinovasi di ruang kelas. Kombinasi CSR, organisasi profesi, dan dukungan anggaran menunjukkan transformasi kelas digital hanya mungkin terjadi jika semua aktor berhenti saling menyalahkan dan memilih saling menguatkan.

Praktik yang Bisa Ditiru: Dari Prompt AI hingga Proyek Coding

Pertanyaannya sekarang: bagaimana guru lain bisa mengikuti jejak para pemenang penghargaan guru prima ini? Pertama, jadikan AI sebagai asisten pedagogis. Seperti Sofie, guru bisa melatih diri menyusun prompt yang lengkap untuk menghasilkan media ajar, soal berbasis konteks lokal, atau simulasi praktikum yang tidak mungkin dilakukan di laboratorium sederhana. Kuncinya bukan mengganti peran guru, tetapi mengalihkan waktu dari mengetik ulang materi ke merancang pengalaman belajar.

Kedua, integrasikan coding sebagai bahasa baru di kelas, bahkan untuk mata pelajaran non-IT. Guru IPS bisa meminta siswa memvisualisasikan data demografi dengan kode sederhana; guru Bahasa dapat membuat proyek cerita interaktif berbasis skrip. Ketiga, manfaatkan komunitas: ikut pelatihan yang disediakan PGRI atau program CSR seperti Terpujilah GURU untuk mendapat pendampingan dan sertifikasi. Pada akhirnya, praktik terbaik para pemenang ini bukan untuk dikagumi, tetapi untuk direplikasi, dimodifikasi, dan diperluas di setiap sekolah yang ingin pembelajaran berbasis teknologi menjadi kenyataan, bukan slogan.

Kuybeli memperoleh komisi saat Anda berbelanja melalui tautan kami, tanpa biaya tambahan untuk Anda.

You May Also Like

Comments
Tulis sesuatu...
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berbagi pendapat!