Temukan minat Anda, bersama

Promo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

Temukan minat Anda, bersamaPromo pilihan, ulasan jujur, dan cerita belanja dari mereka yang seminat dengan Anda — setiap hari di Kuybeli.

ATEEZ Umumkan Tur Dunia ZERO TO ALL: Peluang Jakarta?

ATEEZ Umumkan Tur Dunia ZERO TO ALL: Peluang Jakarta?
Minat|Jepang & Korea

ATEEZ ZERO TO ALL: Tur Dunia Baru yang Mengguncang Ekspektasi

ATEEZ world tour 2027 bertajuk ZERO TO ALL adalah proyek tur dunia baru dari boy group KQ Entertainment yang akan dimulai dengan tiga hari konser di Incheon, dilanjutkan serangkaian tanggal di Jepang, Eropa, Amerika Utara, dan Amerika Selatan, sementara jadwal Asia lain seperti ATEEZ ZERO TO ALL Jakarta masih belum diumumkan sehingga memicu spekulasi dan harapan besar di kalangan penggemar. Dari awal, pengumuman ini bukan sekadar informasi jadwal, melainkan pemicu diskusi: apakah tur dunia ATEEZ kali ini akhirnya akan memberikan panggung penuh untuk ATINY di Jakarta? Secara garis besar, konsep ZERO TO ALL menegaskan posisi ATEEZ sebagai salah satu grup K-pop paling agresif dalam ekspansi global. Mereka bergerak cepat, merencanakan tur baru bahkan sebelum GOLDEN HOUR : Part.6 resmi dirilis pada 13 November. Langkah ini menunjukkan keyakinan agensi pada kekuatan katalog musik mereka dan kemampuan mengisi venue di berbagai benua. Namun, keberanian global itu kontras dengan satu kekosongan mencolok di mata fans: belum adanya kepastian konser K-pop Jakarta 2027 dari ATEEZ.

Jadwal Resmi ZERO TO ALL: Padat, Tapi Masih Menyisakan Ruang

Poster resmi tur dunia ATEEZ ZERO TO ALL memperlihatkan struktur jadwal yang ambisius dan rapi. Tur dibuka di Incheon selama tiga hari pada 22, 23, dan 24 Januari, sebelum bergeser ke Jepang—Tokyo pada 2 dan 3 Februari, lalu Kobe pada 13 dan 14 Februari. Setelah Asia Timur, mereka terbang jauh ke Eropa: London (31 Maret), Lyon (4 April), Berlin (7 April), Krakow (10 April), Amsterdam (12 April), Cologne (15 April), dan Antwerp (17 April). Menurut sumber tersebut, “Habis dari Eropa, world tur ZERO TO ALL akan dilanjutkan ke Amerika Utara sekitar bulan Juli dan Agustus, setelah itu ke Amerika Selatan sekitar bulan September.” Kota-kota di dua kawasan itu memang belum diumumkan, tetapi pola penjadwalan menunjukkan bahwa ATEEZ memprioritaskan blok regional: Asia Timur, Eropa, Amerika Utara, lalu Amerika Selatan. Di tengah pola padat itu, kalimat kecil di poster, “akan ada tambahan lagi”, menjadi satu-satunya pintu resmi bagi spekulasi: di mana tepatnya tambahan itu akan mendarat?

Di Mana Posisi Jakarta di Peta Tur Dunia ATEEZ?

Fakta yang harus diterima fans hari ini: Jakarta belum tercantum dalam jadwal awal tur dunia ATEEZ ZERO TO ALL. Secara emosional, ini terasa pahit, apalagi mengingat bagaimana konser K-pop Jakarta 2027 sudah mulai dibayangkan sebagai tahun penuh kedatangan idol besar. Ketika grup lain mengumumkan tanggal Jakarta sejak awal, poster ZERO TO ALL yang kosong dari nama kota ini memunculkan rasa waswas. Namun, rasa kecewa itu masih dibarengi satu harapan logis. Poster tur dengan jelas menyatakan akan ada tambahan lagi, mengisyaratkan bahwa beberapa kota lain—termasuk kawasan Asia—masih menunggu giliran pengumuman. Secara strategis, Jakarta punya modal kuat: basis ATINY aktif, rekam jejak konser K-pop besar, dan pasar yang terbukti sanggup mengisi venue. Ketiadaan nama kota sekarang lebih tepat dibaca sebagai keputusan penjadwalan bertahap, bukan penolakan. Justru, pengumuman susulan akan terasa lebih dramatis jika memuat nama Jakarta dalam blok Asia berikutnya.

Produktif di Studio, Ambisius di Panggung: Mengapa Jakarta Masuk Akal

Sebelum ZERO TO ALL mulai berjalan, ATEEZ mengunci fondasi musikal mereka dengan mini album ke-15, GOLDEN HOUR : Part.6, yang dijadwalkan rilis 13 November setelah teaser bertema bajak laut tayang pada 8 Oktober. Grup ini sebelumnya sudah merilis GOLDEN HOUR : Part.4 pada Februari dan Part.5 pada Juni, dengan lagu "BAD" menjadi tren di TikTok berkat gerakan chest pop yang ikonik. Produktivitas seperti ini memperkuat alasan tur dunia ATEEZ meluas: mereka punya cukup materi untuk setlist panjang dan variasi panggung di banyak kota. Dengan katalog sebanyak itu, tidak masuk akal jika kawasan Asia di luar Jepang ditinggalkan total. ATEEZ world tour 2027 butuh titik temu dengan basis fans yang vokal, dan ATINY di Jakarta termasuk yang paling lantang menunggu konfirmasi ATEEZ ZERO TO ALL Jakarta. Dalam konteks ini, tambahan jadwal terasa bukan sekadar kemungkinan, melainkan kebutuhan bisnis dan artistik agar narasi “world tour” betul-betul terasa global.

Harapan ATINY dan Skenario Paling Masuk Akal untuk Jakarta

Kabar tur ZERO TO ALL setelah IN YOUR FANTASY disambut meriah oleh penggemar yang tak sabar melihat Hongjoong, Seonghwa, Yunho, Yeosang, San, Mingi, Wooyoung, dan Jongho kembali ke panggung besar. Bagi ATINY di Jakarta, antusiasme itu bercampur dengan kecemasan: akankah mereka harus menonton dari layar, atau bisa menyanyi langsung di venue? Di media sosial, harapan kerap diringkas dalam satu kalimat: asal ada tanggal Jakarta, mereka siap menyesuaikan waktu, tabungan, dan jadwal. Melihat pola tur—Asia Timur di awal, Amerika Utara dan Selatan di pertengahan dan akhir tahun—skenario paling masuk akal adalah blok Asia tambahan di sela-sela atau setelah Amerika Selatan. Di titik itulah ATEEZ ZERO TO ALL Jakarta berpotensi muncul sebagai kejutan manis. Sampai pengumuman resmi keluar, sikap paling realistis adalah kombinasi: tetap kritis membaca jadwal, tetapi memberi benefit of the doubt pada poster yang sudah dari awal berjanji, “akan ada tambahan lagi”.

Kuybeli memperoleh komisi saat Anda berbelanja melalui tautan kami, tanpa biaya tambahan untuk Anda.

You May Also Like

Comments
Tulis sesuatu...
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berbagi pendapat!